image

M2000 – Sesaat setelah Anies-Sandi dilantik menjadi Gubenur dan wakil gubenur DKI , Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengucapkan selamat atas dilantiknya mereka sebagai Gubernur dan wakil gubenur DKI Jakarta.

Namun ada pernyataan Yusril yang patut diperhatikan , Yusril menjelaskan bahwa terpilihnya Anies, salah satunya karena pengorbanan Yusril.
Saya sudah berikan kesempatan ke beliau dengan saya enggak maju jadi gubernur DKI,” kata Yusril di Balai Kota, Senin (16/10/2017).

Oleh karenanya, setelah kontestasi pilkada DKI, Yusril mengaku fokus ke Pemilihan Presiden 2019. Ia menyatakan kesiapannya untuk maju.
Saya akan maju di Pilpres 2019,” ujar Yusril.

Nama Yusril sempat masuk dalam radar pencalonan Partai Gerindra bersama Sandiaga Uno dan Sjafrie Sjamsoeddin.
Namun, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto akhirnya memilih mengusung Sandiaga Uno, yang akhirnya mengalah sebagai wakil gubernur berpasangan dengan Anies Baswedan.

Apakah pernyataan Yusril dengan mengatakan dirinya berkorban untuk mundur itu tepat ?

Jelas ini lelucon yang gak lucu menurut saya karena seperti kita ketahui Yusril sendiri juga ikut mendaftarkan diri dalam penjaringan balon gubenur DKI dari PDIP dan juga , Prabowo pun tidak tertarik untuk memajukan Yusril karena memang tidak bisa bersaing dalam bursa cagub waktu itu , istilahnya nama Yusril tidak sepopuler Anies , Ahok atau Sandi sekalipun atau bisa dikatakan tidak ada satu partai politikpun yang mendukungnya . Bagaimana mungkin Yusril bisa mengatakan berkorban untuk mundur atau mengalah dari Anies .

Lucunya lagi , bukannya belajar dari pengalaman pilgub DKI , Yusril malah mengatakan akan fokus maju pada Pilpres 2019 mendatang .
Pertanyaannya , memang ada partai yang mendukung ..?

Iklan