Iklan
Oleh: masshar2000 | 31 Oktober 2017

Apakah Prabowo Masih Dipercaya Rakyat Sebagai Penerus Suharto ?

image

M2000 – Seperti kita ketahui , pasca jatuhnya Orde Lama Sukarno dan munculnya Orde Baru Suharto , kekuatan loyalis Sukarno dibungkam .

Hingga saatnya kini PDIP yang notabenenya kepanjangan tangan dari Sukarno lewat Megawati berkuasa . Meskipun pucuk tertinggi pemerintahan dipegang Jokowi yang jelas jauh dari keluarga Sukarno , antek-antek Orba tetap menganggap itulah kekuatan Sukarno yang harus dilawan .
Entah sampai kapan kedua kekuatan ini akan saling menjatuhkan satu sama lain ..

Kita tahu , kekuatan ORBA ada di Golkar , setelah Suharto tumbang , Golkar pun berubah nama menjadi partai Golkar , bahkan tokoh-tokohnya pun sudah keluar dan membuat partai baru , lihat saja Prabowo dengan Gerindranya , Wiranto dengan Hanura kemudian Surya Paloh dengan Nasdem . Dan semua partai tersebut terbukti sukses dengan bisa memiliki kursi di parlemen .

Kini , kekuatan Orba tidak lagi ada di Partai Golkar , terbukti keluarga Suharto tidak lagi menduduki posisi strategis di partai berlambang pohon beringin itu .
Kini kekuatan Orba itu ada di Gerindra lewat Prabowo yang juga pernah menjadi menantu pak Harto .
Biarpun beberapa kali Prabowo terlihat akrab dengan presiden Jokowi , tapi tampaknya itu hanya sebagai pemanis media .
Nyatanya Prabowo tak henti-hentinya mengkritik kebijakan Jokowi dan nyaris tidak ada kebijakan Jokowi yang didukung Prabowo dan Gerindranya , apalagi Prabowo dari awal tahun pasca kekalahannya di pilpres selalu berkampanya ”  Prabowo Presiden ” dan itu tidak kita lihat kandidat dari partai manapun …Artinya Prabowo sangat ingin berkuasa melebihi ambisi siapapun orangnya di negri ini …Ya tanpa malu-malu basa-basi .

Apakah cara Prabowo yang tanpa basa-basi mengajukan diri sebagai penantang Jokowi di Pilpres 2019 bisa dimaklumi rakyat Indonesia ?

Kalau kita melihat dari satu sisi pendukung Prabowo,  jelas Prabowo layak menggantikan Jokowi entah darimana menilainya .
Di sisi lain bagi pendukung Jokowi , Prabowo pun ternyata adalah nama yang paling diwaspadai karena pendukung militan Prabowo yang katanya masih belum bisa ” move on ” masih gigih memperjuangkan Prabowo siang malam lewat akun-akun medsos mereka .

Bagaimana menurut kacamata umum ?

Saya pernah menanyakan ke beberapa pendukung Prabowo dan Jokowi yang saya kenal .
Menurut kesimpulan saya , para pendukung Prabowo pada pilpres 2014 lalu adalah pemilih yang masih beranggapan Prabowo adalah macan Asia yang punya ketegasan sehingga disegani negara-negara lain .
Dan uniknya , Jokowi yang terpilih menjadi presiden seakan mengubah persepsi itu bahwa Indonesia tidak perlu menjadi macan untuk ditakuti , tapi perlunya memajukan perekonomian untuk disegani dunia .
Dan faktanya setelah Jokowi membangun megaproyek infrastruktur yang tentunya bertujuan untuk memajukan perekonomian dan keadilan yang merata , tidak banyak suara sumbang ataupun demo yang menuntut keadilan .

Kita lihat trik Jokowi saat menaikkan harga BBM mengikuti harga pasar , hampir tidak ada demo karena bisa naik bisa turun .Bayangkan jaman SBY yang setiap mau menaikkan harga BBM selalu didemo bahkan berhasil menurunkan harga BBM sampai 3 kali saja dijadikan bahan kampanye pilpres 2009 ..sekarang pola itu dimentahkan Jokowi , ada yang inget gak berapa kali harga BBM mengalami turun naik ?

Kita kembali ke Prabowo , apakah dengan cara selalu mengkritik kebijakan pemerintah akan didukung rakyat ?
Jawabannya adalah tidak , karena Prabowo belum pernah bekerja di pemerintahan .
Jaman pak Harto pun Prabowo juga masih aktif di militer dan belum pernah sekalipun duduk di pemerintahan sampai sekarang .
Apalagi ingin mewujudkan negri yang aman sandang pangan murah tentu ini hanya slogan semata .

Ibarat kata kalau cuma mengkritik , orang sambil tiduran juga bisa , sedangkan yang dikritik adalah orang yang bekerja keras siang malam .
Ini adat timur ya .. Orang lebih menghargai seseorang yang bekerja walaupun banyak kekurangan daripada yang belum pernah bekerja sama sekali .

Jadi menurut hemat saya , jika Prabowo dan Gerindranya terus-terusan mengkritik pemerintah maka Gerindra akan mulai di tinggalkan pemilihnya , seharusnya Prabowo bermain cantik seperti SBY dan Demokratnya .
Ingat ya , SBY pernah berkuasa dua periode di negri ini .
Kalau kata SBY dulu ” Politik itu Pencitraan ” bukan nafsu yang ditonjolkan .

image

Bagaimana menurut kamu sob ?

Salam Literasi

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: