Pesan Jokowi Pakai Bahasa Medan buat Kahiyang-Bobby

image

M2000 – Pada acara ngunduh mantu di Medan , presiden Jokowi ayah dari mempelai wanita Kahiyang Ayu yang diperistri BAnanda Muhammad Bobby Afif Nasution sempat memberikan wejangan memakai bahasa daerah Medan.

Jokowi tampak tidak fasih mengucapkannya walaupun memakai teks , yang ditandai ibu Iriana senyam-senyum , mesam-mesem sendiri saat suaminya tersebut membacakan wejangannya .

Berikut isi dari wejangan yang dibacakan Jokowi :

Sebagai orang tua, inilah ajar poda sebagai bekal menjalani kehidupan ke depan.

1) Pantun hangoluan, teas hamatean.
Untuk hidup bahagia haruslah menjaga sopan santun. Jika tidak menjaga sopan santun,maka malapetaka bisa datang.
2) Suan tobu di bibir, dohot di ate-ate.
Manis bukan hanya di mulut, tetapi juga di hati. Kebaikan yang dikatakan juga kebaikan yang dilakukan sepenuh hati.
3) Tangi di siluluton, inte di siriaon.
Jika ada kemalangan, walaupun tidak diundang, kita wajib berupaya untuk datang dan menolong. Namun demikian, jika ada kegembiraan, kita hanya wajib datang kalau diundang.
4) Bahat disabur sabi, anso adong salongon.
Kalau kita banyak menanam, maka kita akan banyak memetik hasilnya. Artinya, banyak-banyaklah berbuat kebaikan, agar ananda memetik kebahagiaan.

Dengan selesainya acara ngunduh mantu ini , Kahiyang Ayu mendapatkan gelar marga dari keluarga besar Bobby, sehingga namanya menjadi Kahiyang Ayu Siregar .

View this post on Instagram

Ananda Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar, sebagai orang tua, inilah ajar poda sebagai bekal menjalani kehidupan ke depan. 1) Pantun hangoluan, teas hamatean. Untuk hidup bahagia haruslah menjaga sopan santun. Jika tidak menjaga sopan santun,maka malapetaka bisa datang. 2) Suan tobu di bibir, dohot di ate-ate. Manis bukan hanya di mulut, tetapi juga di hati. Kebaikan yang dikatakan juga kebaikan yang dilakukan sepenuh hati. 3) Tangi di siluluton, inte di siriaon. Jika ada kemalangan, walaupun tidak diundang, kita wajib berupaya untuk datang dan menolong. Namun demikian, jika ada kegembiraan, kita hanya wajib datang kalau diundang. 4) Bahat disabur sabi, anso adong salongon. Kalau kita banyak menanam, maka kita akan banyak memetik hasilnya. Artinya, banyak-banyaklah berbuat kebaikan, agar ananda memetik kebahagiaan. Video: Istimewa

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Selamat buat Bobby-Kahiyang dan seluruh keluarga besarnya .

HORAS

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s