Iklan
Oleh: masshar2000 | 26 November 2017

Inilah 8 Penyakit Yang Tidak Ditanggung BPJS 100%

image

M2000 – Seperti kita ketahui , setiap warga negara di himbau untuk memiliki kartu BPJS Kesehatan . Bagi yang tidak mampu pemerintah sudah pernah menerbitkan kartu Jamkesmas atau Jamkesda dan masih tetap bisa digunakan .

Karena sistim BPJS adalah patungan , maka peserta yang menggunakan layanan ini tidak akan dipungut biaya alias gratis saat berobat di tempat yang ditunjuk atau dokter yang bekerja sama dengan BPJS .
Artinya setiap rupiah yang kita bayarkan setiap bulan itu sebenarnya dikumpulkan menjadi satu , dan selanjutnya untuk membayar biaya pengobatan peserta BPJS lain dan dokter atau rumah sakit yang menerima BPJS tinggal klaim ke BPJS untuk digantikan biaya pengobatan pasien tersebut .

Saat ini BPJS Kesehatan terus berupaya mencari jalan untuk mengatasi permasalahan defisit keuangan yang selalu membebani kinerja mereka.
Wacana terbaru dengan akan melibatkan peserta dalam mendanai perawatan penyakit berbiaya tinggi dan berbahaya.

Delapan penyakit yang pendanaannya bisa ditanggung bersama antara BPJS Kesehatan dengan pasien;
1.jantung
2. kanker
3. gagal ginjal
4. stroke
5. thalasemia
6. sirosis hati
7. leukimia
8. hemofilia.

Dengan kalimat ” ditanggung bersama ” artinya kedepan BPJS tidak akan mengganti 100% biaya pengobatan pasien dengan 8 kriteria penyakit yang disebutkan tersebut .

Fahmi Idris, Dirut BPJS Kesehatan mengatakan, pembiayaan perawatan penyakit tersebut selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan.
Maklum saja, biaya yang harus dirogoh dari kantong BPJS Kesehatan untuk membiayai perawatan penyakit tersebut besar.
Untuk jantung, sepanjang 2016 kemarin, total belanja BPJS Kesehatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk membiaya perawatan penyakit tersebut mencapai Rp7,485 triliun.
Untuk kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis hepatitis, leukimia, hemofilia masing-masingnya mencapai; Rp2,35 triliun, Rp2,592 triliun, Rp1,288 triliun, Rp485,193 miliar, Rp232, 958 miliar, Rp183,295 miliar dam Rp119,64 miliar.
Jika ditotal, biaya perawatan yang harus dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk perawatan penyakit tersebut mencapai Rp14,692 triliun atau 21,84% dari total seluruh biaya pelayanan kesehatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan pada 2016 kemarin.

“Cost sharing ini harus kami sampaikan supaya masyarakat tidak kaget,” katanya Kamis (23/11) kata Fahmi seperti dilansir kontan .

Fahmi mengatakan, masih belum tahu berapa porsi pendanaan perawatan yang akan dibebankan kepada peserta BPJS Kesehatan.
BPJS Kesehatan sampai saat ini masih menghitung rincian beban yang akan dikenakan.
Fahmi hanya memastikan, pembagian beban tersebut tidak akan diberikan kepada semua peserta.
Pembagian beban hanya akan dilakukan dengan peserta dari golongan masyarakat mampu.

Oya kedepannya BPJS Kesehatan ini akan diganti dengan Kartu Indonesia Sehat ( KIS ) .
Jadi jangan kaget jika nanti diminta mengganti kartu lama anda dengan kartu baru yaitu KIS .

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: