Setya Novanto Diprediksi Akan Bebas Lagi

image
Setya Novanto sudah berbaju orange

M2000 – Bukan Setya Novanto kalau tak pandai bermanufer . Setelah lolos dari jerat hukum pada kasus E-KTP jilid pertama , kini
Tersangka kasus korupsi e-KTP Setya Novanto kini sudah mendekam di penjara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sudah sudah tiga kali menjalani pemeriksaan.

Namun, bukan Setnov namanya jika tak bermanufer cantik dan melakukan perlawanan yakni menempuh jalan melalui sidang praperadilan.
Dua pengacara kondang siap mendampingingi , setelah pada jilid pertama hanya mengandalkan Fredrich Yunadi , kini Setnov biasa dia di panggil mengajak pengacara hebat yang pernah menangani kasus Jesica kopi sianida . Ya siapa lagi kalau bukan Otto Hasibuan , yang waktu kasus Jesica wajahnya kerap muncul di layar kaca .

Nah, kali ini, hakim tunggal yang akan bertindak sebagai pengetuk palu adalah hakim Kusno .
Kusno sendiri mendapat perhatian khusus dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Sebab, terdapat temuan yang membuat ICW meragukan komitmen antikorupsi hakim Kusno.
Hal itu diungkap Koordinator Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan ICW, Emerson Yuntho kepada JawaPos.com pada Minggu (26/11).

“Muncul kekhawatiran Setya Novanto akan menang lagi dalam praperadilan jilid II,” ujar Emerson.

Emerson mengungkap, saat menjabat sebagai hakim di Pengadilan Pontianak, Kusno tercatat empat kali membebaskan terdakwa korupsi.

image
Hakim Kusno yang akan menjadi hakim tunggal sidang praperadilan Setya Novanto.

Keempat orang tersebut diantaranya, Dana Suparta yang terseret dalam perkara korupsi Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan di Kab Kapuas Hulu tahun Anggaran 2013.
Kusno memberikan vonis bebas itu pada 8 Desember 2015 lalu.
Lalu, Muksin Syech M Zein, terdakwa perkara korupsi Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan di Kabupaten Kapuas Hulu tahun Anggaran 2013 yang divonis bebas pada 8 Desember 2015.
Di hari yang sama, Kusno juga membebaskan Riyu dalam perkara yang sama.
Terakhir, vonis bebas juga diberikannya kepada Suhadi Abdullani di perkara korupsi jual beli tanah untuk pembangunan terminal antar negara di belakang Terminal Induk Singkawang pada 22 Februari 2017.

Yang cukup menonjol, Kusno juga menjatuhkan vonis ringan yakni 1 tahun penjara kepada anggota DPR RI Zulfadhli terdakwa perkara korupsi dana bantuan sosial Provinsi Kalimantan Barat
Dalam program tahun anggaran 2006-2008 itu, negara dirugikan hingga Rp15 miliar.

“Berdasarkan data KPK, Kusno juga tercatat baru 1 kali melaporkan harta kekayaannya, yakni tahun 2011,” pungkas Emerson.

Untuk diketahui, Novanto sebelumnya dimenangkan lewat sidang praperadilan dalam penetapan tersangka kali pertama oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di PN Jaksel Jumat (29/9) lalu.
Dalam putusannya, hakim Cepi Iskandar memutus bahwa penetapan tersangka Novanto oleh KPK tidak sah.
Menurut hakim, KPK harus menghentikan penyidikan kasus Novanto.

Apakah Setya Novanto akan bebas lagi ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s