Iklan
Oleh: masshar2000 | 3 Desember 2017

Konggres Alumni 212 Tetapkan Rizieq Shihab Sebagai Imam Besar Indonesia

image

M2000 – Acara reuni alumni 212 yang digelar kemarin memang berjalan sukses .
Walaupun pesertanya hanya puluhan atau ratusan ribu saja , tidak sampai jutaan seperti klaim panitia 212 , namun bisa terbilang cukup sukses .
Setidaknya para peserta yang hadir tidak dari sekitaran Jakarta saja , yang dari luar jawa juga ada .
Peserta reuni akbar 212 berkumpul di lapangan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017).

Sebelum reuni akbar di Monas , telah digelar Kongres Alumni 212 ‎yang menghasilkan sejumlah keputusan.
Kongres sendiri digelar di Wisma PHI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Kamis (30/11/2017) hingga Jumat (1/12/2017) kemarin.
Keputusan itu dijadikan maklumat dan disampaikan dalam acara reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017).

“‎Kami sudah sudah melakukan kongres Alumni 212 yang diikuti oleh perwakilan dari 22 provinsi. Dan alhamdulillah kami selama dua hari kemarin sudah menyepakati akan membuat simpul-simpul di wilayah-wilayah 22 provinsi yang ada,” ‎tutur Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif di Monas.

Keputusan pertama kongres itu menyatakan, perwakilan dari 22 provinsi yang hadir menetapkan Rizieq Shihab sebagai Imam Besar Umat Indonesia.

image

“Ingin kami sampaikan intinya, dari maklumat kami dari hasil kongres, dari 22 provinsi yang hadir, menguatkan kembali, berkomitmen kembali, bahwa seluruh alumni 212 menyatakan ikrarnya untuk mengangkat ‎al habib Muhammad Rizieq Husein Shihab sebagai Imam Besar Umat Indonesia,” paparnya seperti dikutip tribunnews.

Kemudian, kongres tersebut juga meminta pemerintah untuk segera menghentikan kriminalisasi terhadap Rizieq. Sebab, kasus yang menimpa Rizieq mereka anggap manipulatif, penuh kebohongan, dan fitnah.

“Kemudian, kami alumni 212 merasakan tiga tahun pemerintah sekarang tidak terlalu ramah dengan umat Islam. Bahkan, kami rasakan semakin lama semakin menggigit. Sikap pemerintah kurang ramah terhadap umat Islam. Bahkan, ada yang merasa ‎pemerintah ada indikasi menghendaki Islamofobia,” paparnya.

“‎Etika ujaran kebencian oleh orang-orang yang pro penista agama, terlihat begitu leluasa. Begitu terlihat dilindungi, sementara jika berkenaan dengan berseberangan dengan kekuasaan, begitu sigap mengejar, menangkap, dan melakukan proses hukum secara cepat,” tuding Slamet.

Dia mencontohkan kasus dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat di NTT beberapa waktu lalu. Menurutnya, kasus ini tidak ditangani dengan baik.‎

“Yang kami rasakan, kasus Viktor Laiskodat yang pidatonya menunjukkan sikap Islamofobia, bahkan mengancam pembunuhan di mana-mana, tetap hidup nyaman dan dilindungi oleh kekuasan. Sementara, seseorang yang berjasa menyadarkan adanya penistaan Islam, dijatuhi hukuman pidana 1 tahun 6 bulan. Itulah Pak Buni Yani,” bebernya.‎

Slamet menerangkan, maklumat ini akan disebarkan ke seluruh Indonesia dan ditembuskan kepada instansi pemerintah.

“Dan, perjuangan kita belum selesai. Setelah 212 tahun kemarin, perjuangan kita belum selesai. Justru, reuni kita di 212 menjadi semangat baru untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi,” tambahnya.

Ketua GNPF Bahtiar Nasir juga mengatakan acara ini rencananya akan digelar setiap tahunnya .
Banyak kalangan yang menilai bahwa reuni 212 adalah bukan aksi bela agama , bela islam atau sebangsanya . Mereka menilai reuni 212 adalah sebuah gerakan politik , karena memang dalam setiap aksinya selalu ada bau-bau politik atau sengaja disisipkan .

Iklan

gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: