Didukung Ulama dan Kyai , Maman Imanul Haq Maju Dampingi Ridwan Kamil , Siapa Dia Sebenarnya ?

image

M2000 – Pertarungan pilgub Jabar 2018 tampaknya akan memanas dalam waktu dekat ini . Walaupun sampai saat ini belum nampak penantang tangguh dari Ridwan Kamil yang sudah resmi diusung partai Nasdem dan PKB , namun sepertinya dua sejoli Gerindra dan PKS akan memberikan kejutan di akhir-akhir pendaftaran calon.

Trik ini pernah dipakai kedua partai tersebut saat pilgub DKI beberapa waktu lalu , dimana sosok Anies dimunculkan di menit-menit akhir sambil menunggu momen yang tepat dan hasilnya mereka berhasil . Ya mereka sepertinya akan menghadirkan ” kuda hitam ” lagi di tanah pasundan ini , apalagi Jabar adalah kantong bagi PKS , bahkan PDIP pun dua kali gagal membungkam Ahmad Heryawan yang dengan gampang melenggang dua periode .

Tapi tunggu dulu , pada pilgub sebelumnya memang belum ada sosok yang bisa menandingi ketenaran AHER .
Kini mereka akan berpikir keras menghadirkan dan melambungkan sosok yang bisa head to head dengan walikota Bandung Ridwan Kamil yang sudah sangat populer dan jauh-jauh hari sudah dideklarasikan maju di pilgub Jabar oleh Nasdem .

PKB yang belakangan juga mendukung Ridwan kamil malah sudah punya calon sendiri , kader partai yang namanya sudah tidak asing lagi bagi warga Nahdliyin Jabar .
Dialah KH Maman Imanul Haq (45) yang selain menjadi anggota DPR RI , Kang Maman biasa ia dipanggil adalah Ketua bidang Dahwah PBNU . Kang Maman sendiri adalah pengasuh Ponpes Al-MIZAN di Majalengka dengan ribuan santri .

Seperti dikutip dari akun instagramnya @mamanimanulhaq , dirinya menjelaskan kalau hari ini Di Hadapan Ratusan Guru dan Kyai, mendeklarasikan dirinya Maju ke Pilgub Jabar mendampingi Ridwan Kamil .

” Sebagai Poilitisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),hari ini saya merespon sokongan dari berbagai pihak agar  mencalonkan diri sebagai wakil gubernur mendampingi calon gubernur Ridwan Kamil dengan mendeklarasikan  bertarung pada Pilgub Jabar 2018.
Deklarasi ini saya lakukan di hadapan orang tua, para Kyai Sepuh, ratusan guru dan ribuan jamaah, di kediaman orang tua saya , di  Majalengka, Jumat, 8 Desember2017.
“Dengan mengucapkan bismillah,
saya siap maju di Pilkada Jabar,” kata Kang Maman, sapaan akrab Maman Imanulhaq, diringi takbir dan sholawat para hadirin.

” Alhamdullah dalam tiga pekan terakhir saya memang banjir sokongan dari berbagai daeah di Jawa Barat agar  menacalonkan diri sebagai wakil gubernur mendapingi Ridwan Kamil.  Dukungan datang mulai dari ulama , tokoh masyarakat, santri, petani, nelayan, seniman, budayawan, ibu- ibu sampai kaum
muda pemilih pemula” tutup kang Maman .

Mohon doanya

Salam @jabarberkibar

Demikian caption dari akun @mamanimanulhaq hari ini , jum’at (08/12/2017).

image

Hitung-hitungan politik , deklarasi ini adalah langkah yang paling tepat dan PKB harus segera bernegosiasi dengan pihak Ridwan Kamil agar segera mendeklarasikan secara resmi pasangan ini supaya warga Jabar lebih cepat mengenal calon pemimpin mereka .
Dan menurut pendapat saya sosok Maman Imanul Haq adalah paling relevan untuk mendampingi Ridwan  Kamil karena berasal dari kalangan islam Moderat , setidaknya untuk menghalau PKS yang dibeberapa daerah selalu memakai isu agama .

Ingat Jawa Barat bukan DKI Jakarta yang hanya seluas kabupaten saja . Jawa Barat  adalah wilayah yang sangat besar dengan jumlah pemilih propinsi terbanyak di Indonesia.
Adalah langkah yang salah jika duo sejoli Gerindra dan PKS harus menunggu menit-menit terakhir untuk memunculkan sosok ” kuda hitam ” itu .

image

Mereka tidak sadar jika di Jakarta kemarin mereka tertolong dengan isu ” Penista Agama ” sehingga bisa mengambil hati para pemilih muslim .
Sedangkan di Jawa Barat , jika nanti Ridwan Kamil jadi berpasangan dengan Maman Imanul Haq , jelas isu agama tidak akan laku .
Prediksi saya adalah isu ” Jangan pilih calon yang diusung partai pendukung Penista Agama ” seperti yang beberapa waktu pernah booming di medsos .

Apakah isu itu akan mempan menggoyang Ridwan Kamil ?
Saya prediksi tidak akan mempan , karena jika dilihat isu yang berkembang saat ini di Jakarta , banyak yang tidak respek dengan berbagai kebijakan gubenur baru mereka .
Itulah salahnya jika calon kepala daerah hanya bermain isu untuk memenangkan dirinya , sedangkan isu itu hanya sesaat , dan selalu silih berganti . Sedangkan program kepala daerah adalah berkelanjutan selama 5 tahun.

image

So , akan sepanas Jakarta kah pilkada Jabar nanti , kita tunggu saja tanggal mainnya .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s