Inilah Raja Saudi Yang Paling Membela Palestina

image

M2000 – Sekarang ini , hampir tidak bisa diharapkan lagi negara-negara Arab dalam pembelaannya kepada Palestina atas kebiadaban Israel .
Selain karena perang di negara masing-masing , kedekatan dengan Amerika adalah salah satu sebab mereka tumpul terhadap kekuatan Barat .

Yang jelas masih bisa diharapkan atas pembelaan dan kedaulatan Palestina adalah OKI , yaitu organisasi negara-negara Islam yang didalamnya ada Indonesia .
Namun , jauh sebelum hari ini di negara Arab Saudi ada seorang raja yang sangat cinta dengan Palestina , dia adalah raja Faizal yang berkuasa pada 1964-1975 .

Berikut ini salah satu dialog antara Raja Faisal Bin Abdul Aziz dengan Presiden Perancis Charles de Gaulle tentang Palestina.
Dalam dialog ini Raja Faisal dengan sangat tegas menyatakan pembelaan terhadap Palestina dan gaya bahasanya yang sangat lugas membuat Presiden Charles kehilangan kata-kata (speechless).

Presiden Charles : “Kami dengar Tuan Raja ingin sekali menendang Israel ke laut, sementara keberadaan Israel ini sudah menjadi sebuah realita yang harus diterima, dan tidak seorangpun di dunia ini boleh menolak keberadaannya“

Raja Faisal Menjawab : “Saya benar-benar heran dengan pernyataanmu itu tuan Presiden. Hitler pernah menduduki Paris, dan pendudukan itu sudah menjadi realita yang harus diterima. waktu itu seluruh Prancis sudah menyerah kalah dan bertekuk lutut. Tapi waktu itu anda tidak menyerah dan terus berjuang melawan apa yang tadi anda sebut sebagai sebuah realita yang harusnya anda terima begitu saja, sampai akhirnya anda sukses. Baik anda maupun bangsa anda tidak pernah mau menerima sebuah realita yang sudah terjadi. Makanya saya sangat heran ketika anda meminta saya untuk menyerah begitu saja menerima realita israel ini. Anda sudah pernah merasakan bagaimana bangsa lemah dijajah oleh bangsa kuat, wahai Tuan Presiden “.

Kagum dan kaget mendapatkan jawaban super telak tersebut, Presiden Charles de Gaulle menurunkan intonasi bicaranya: “tetapi wahai tuan raja, orang-orang yahudi mengatakan bahwa Palestina adalah tanah leluhur asli mereka, dan nenek moyang senior mereka dilahirkan disana“.

Raja Faisal menjawab, “Tuan Presiden, saya masih belum bisa memahami anda, bukankah anda orang yang taat beragama dan mengimani kitab suci anda. Tentunya anda senantiasa membaca kitab suci anda. Anda tentunya pernah membaca bahwa yahudi datang dari Mesir lalu mereka menyerang Palestina, membakar kota-kota, membunuh anak-anak dan wanita, lalu menaklukkan Palestina. Bagaimana mungkin anda bisa mengatakan bahwa Palestina adalah tanah leluhur mereka? Palestina adalah tanah asli suku Arab Kan’an, dan yahudi adalah penjajah. Itu yang tertulis dalam alkitab anda”.

Berikut silsilah raja Saudi Modern :

1. Abdul-Aziz bin Abdul-Rahman (15 Januari 1876– 9 November 1953)
Berkuasa 1932–1953

2. Saud bin Abdul-Aziz (15 Januari 1902 – 24 Januari 1969)
Berkuasa 1953–1964

3. Faisal bin Abdul-Aziz (April 1906 – 25 Maret 1975)
Berkuasa 1964–1975

4. Khalid bin Abdul-Aziz (13 Februari 1913 – 13 Juni 1982)
Berkuasa 1975–1982

5. Fahd bin Abdul-Aziz (16 Maret 1920 – 1 Agustus 2005)
Berkuasa 1982–2005

6. Abdullah bin Abdul-Aziz (1 Agustus 1924 – 23 Januari 2015)
Berkuasa 2005–2015

7. Salman bin Abdul-Aziz (lahir 31 December 1935) sejak 2015

Library : @muslim.fact , wikipedia

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s