Qana’ah – Tak Perlu Istimewa Jika Sederhana Saja Sudah Bahagia

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – Kita seringkali diingatkan oleh orang tua agar selalu bersyukur atas apa yang kita peroleh , biasanya orang tua selalu bilang ” Ojo ngoyo ” yang artinya jangan memaksakan diri atau jangan terlalu bernafsu .
Ini tentu ada hubungannya dengan nafsu dunia , mengejar duniawi .
Dalam ajaran Islam , hal seperti itu disebut qana’ah .

“Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari dan Muslim) .

“Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah menjadikannya merasa puas dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim)

Mari kita pelajari apa itu Qana’ah

1. Pengertian qana’ah
Qana’ah adalah sikap rela menerima dan merasa cukup atas hasil yang diusahakannya serta menjauhkan diri dari dari rasa tidakpuas dan perasaan kurang.
Orang yang memiliki sifat qana’ah memiliki pendirian bahwa apa yang diperoleh atau yang ada didirinya adalah kehendak allah .

2. Fungsi qana’ah
Qana’ah berfungsi sebagai:
a. Stabilisator
Seorang muslim yang memiliki sifat qana’ah akan selalu berlapang dada, berhati tenteram, merasa kaya dan berkecukupan, dan bebas dari keserakahan.
b. Dinamisator
Kekuatan batin yang mendorong seseorang untuk meraih kemengan hidup berdasarkan kemandirian dengan tetap bergantung kepada karunia ALLAH SWT.

3. Bagaimana cara qana’ah?
Sering-seringlah melihat/membandingkan yang di bawah kita masalah dunia.
Coba deh, duit gaji cuma buat beli motor, tapi gaulnya sama yang punya mobil, pasti nyesek terus dan kurang bersyukur , atau rumah tipe 2-1 (bukan kuburan lho), trus sering main-main ke rumah temen-temen yang mewah, serba lengkap, pasti nyesek juga kan .

Tapi coba sering-sering bergaul dengan orang miskin atau teman yang agak kurang, lihat kekurangan mereka dan dengar kesempitan mereka, isnyaallah hati lapang dan terus bersyukur bahwa kita lebih beruntung dari mereka .
kuncinya kalau punya teman itu pilihlah yang dunianya di bawah kita.

“Lihatlah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau lihat orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.”(HR. Bukhari dan Muslim)

“Jika salah seorang di antara kalian melihat orang yang memiliki kelebihan harta dan bentuk (rupa) , maka lihatlah kepada orang yang berada di bawahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari pengertian diatas , seorang yang kufur nikmat jelas bukan seorang yang Qana’ah , atau seorang istri yang tidak pernah bersyukur atas pemberian suami atau tidak menghargai suami jelas bukan orang yang Qana’ah .

Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Semoga kita selalu diberikan rasa qana’ah, bersyukur menerima takdir dan apa yang telah diberikan dan dibagikan berupa rezeki dari Allah , Insya Allah hidup akan bahagia.

image

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Library : muslimafiyah.com

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s