SAH ..PBB Tolak Jerusalem sebagai Ibukota Israel

image

M2000 – Gelombang protes diseluruh dunia yang menolak kebijakan Amerika yang menetapkan Yerusalem sebagai ibukota Israel akhirnya membuahkan hasil.

Dikutip dari Anadolu, pada Jumat 22 Desember 2017, sebanyak 193 anggota Majelis Umum PBB melakukan pemungutan suara atas resolusi yang menolak keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel pada 6 Desember lalu.

Sebelumnya, langkah mundur Presiden Trump tersebut telah mengundang kecaman dari seluruh dunia arab dan muslim. Bahkan, sejumlah sekutu AS pun mulai menentang tindakan atau klaim sepihak AS tersebut seperti Jepang dan sejumlah negara Eropa .

Dari 193 anggota, sembilan negara yang menolak resolusi tersebut yaitu Israel, Honduras, Togo, AS, Palau, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, dan Guatemala.
Sementara dua pertiga negara anggota PBB termasuk Jerman, Prancis, Italia, Belanda, Belgia, Portugal, Swiss, Swedia, Norwegia, Spanyol dan Yunani memilih untuk mendukung resolusi tersebut.
Kali ini, berbeda dengan di Dewan Keamanan PBB, AS tidak memiliki hak veto di Majelis Umum.

image

Hukum internasional memandang Tepi Barat termasuk Yerusalem Timur sebagai “wilayah yang diduduki” dan menganggap semua permukiman Yahudi yang dibangun di wilayah tersebut ilegal.
Yerusalem masih menjadi poros konflik Israel-Palestina, karena orang-orang Palestina menginginkan Yerusalem Timur menjadi Ibu Kota Palestina di masa yang akan datang.

Resolusi tersebut menekankan bahwa dimensi spiritual, religius dan budaya yang unik dari Yerusalem perlu dilindungi dan dilestarikan. Resolusi juga menyerukan agar semua negara menahan diri untuk mendirikan misi diplomatik di Yerusalem.
Resolusi tersebut juga menegaskan bahwa isu mengenai status akhir Yerusalem harus diselesaikan melalui negosiasi sesuai dengan resolusi PBB yang relevan dan menyatakan bahwa keputusan yang mengubah status kota tersebut batal demi hukum.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memotong bantuan ke negara-negara yang mendukung resolusi Yerusalem pada Rabu.
“Biarkan mereka memberikan suara melawan kita,” ungkap Trump dalam rapat kabinet.
“Mereka menerima ratusan juta dolar bahkan miliaran, namun mereka voting dan melawan kita,” Trump menambahkan.

Dan nyatanya ancaman Trump tersebut tidak menggoyahkan negara-negara yang selama ini mendapatkan bantuan dari Amerika .
Ya , kali ini Amerika kalah telak , uang tidak bisa berbicara kalau sudah menyangkut kemanusiaan .
Karena hampir semua negara menganggap masalah Palestina-Israel bukan masalah agama tapi masalah perebutan kekuasaan yang tentu saja akhirnya berujung pada tragedi kemanusiaan .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s