Kemana ISIS Saat Muslim Seluruh Dunia Menentang Kebijakan Donald Trump

image

M2000 – Bagi yang masih percaya dengan khalifah ala ISIS atau negara Islam bentukan ISIS , mulai sekarang geser otak anda keposisi semula supaya bisa mikir bener.

Beberapa hari terakhir pasca keputusan Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel , dunia islam bahkan negara-negara mayoritas non muslim ramai-ramai mengecam dan bereaksi keras atas kebijakan sepihak Trump. 
Tak hanya ditentang banyak negara, beberapa kelompok militan seperti al-Qaeda, Taliban, Hamas dan Hizbullah menyatakan akan melakukan perlawanan.

Namun berbeda dengan kelompok militan lain, ISIS yang selama ini di gembar -gemborkan sebagai negara islam baru justru memilih diam tanpa melakukan apa-apa.
Media propaganda yang dilakukan ISIS terbilang terlambat dibandingkan dengan organisasi lain yang sudah bereaksi sejak Trump menyatakan pendapatnya.
ISIS justru menyorot militan islam lain yang dianggap memiliki kepentingan sendiri dalam menyikapi konflik.

“ISIS mengambil tusukan pada pesaing dan menuduh kelompok-kelompok Islam lain mempolitisir kepentingan Palestina sesuai dengan agenda mereka sendiri. Mengapa?,” ujar Raphael Gluck, pakar independen, seperti dikutip New York Times.

Dalam media corong ISIS Al-Naba, bentuk propaganda ISIS yang telah dianalisis SITE Intelligence Group (SIG), organisasi ini mengungkit sejarah Yerusalem yang selama 60 tahun berada dalam kekuasaan Yahudi, namun kaum militan tidak berbuat apa-apa. Sedangkan pada saat Yerusalem dibicarakan oleh Amerika, justru, banyak kalangan yang menyerukan pendapat.

”Enam puluh tahun dan Yerusalem telah berada di tangan orang-orang Yahudi, dan baru sekarang orang-orang menangis saat Tentara Salib mengumumkan hari ini sebagai ibu kota mereka,” tulis ISIS dalam situs tersebut .

Bagi ISIS bukan Amerika yang mestinya dilawan, melainkan justru negara-negara Arab yang dekat dengan pihak Israel.
ISIS mengistilahkannya sebagai ‘melindungi orang-orang Yahudi dari serangan para mujahidin’.
Sementara itu, Al-Qaeda menyatakan bahwa keputusan Trump tentang Yerusalem adalah sebuah agresi melawan Islam. Kelompok ini telah menyatakan perang sebagai bentuk balas dendam.

”Orang-orang Yahudi tidak memiliki hak atas sebiji pasir di Palestina dan Yerusalem,” kata mereka dalam propaganda yang disaksikan SIG.

Pada medio 2016 lalu , melalui Al-Naba edisi 22, dengan judul “Beit Al-Maqdis” dan “First and Foremost an Issue of Shari’a Law” , ISIS mengungkap alasan mengapa mereka tidak ber-“jihad” di Palestina untuk melawan Israel. Menurut ISIS, “jihad” di Palestina melawan Israel tidak diutamakan ketika mereka melawan musuh di negara-negara lain.

Kedua artikel itu menjelaskan posisi ISIS terkait krisis Palestina dan perang melawan Israel, baik dari perspektif ideologis dan praktis. Artikel tersebut menyatakan bahwa perjuangan melawan Israel tidak lebih diutamakan daripada “jihad” melawan orang-orang “kafir” di tempat lain.

Lebih jauh lagi, ISIS lebih mementingkan perang melawan orang-orang “kafir di dalam”, yaitu, melawan penguasa dan pemerintah Muslim yang berseberangan dengan kepentingan mereka.

Anehnya, menurut ISIS, prioritas perang melawan Israel adalah penyimpangan dari prinsip-prinsip Islam. Alasannya, karena “jihad” bertujuan untuk mewujudkan agama dan menerapkan hukum syariah. “Karena seluruh dunia kecuali untuk daerah ISIS dikendalikan dan diperintah oleh orang-orang kafir,” bunyi artikel itu media ISIS itu yang diterjemahkan Middle East Media Research Institute (MEMRI) , seperti dikutip Sindonews (23/3/2016).

Dengan kondisi tersebut , semakin membuktikan bahwa ISIS memang bukan negara Islam , bukan pula khalifah yang selama ini mereka gembar-gemborkan .
Mereka justru menunjukkan diri sebagai kelompok pemberontak bentukan Amerika .
Jadi tidak salah kalau saya menyebut ISIS adalah khilafah Washingtoniah.

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s