Selain Tidak Pernah Bela Palestina , Ini 5 Kejanggalan ISIS

image

M2000 – Dimana ISIS saat konflik Palestina terjadi ?
Barangkali itu yang menjadi pertanyaan umat muslim seluruh dunia .
Dengan mengatakan kelompoknya negara Islam yang mengusung kilafah sudah seharusnya ISIS berada paling depan memerangi Israel .

Sepertinya ada sesuatu yang terjadi antara ISIS dengan negara sekutu seperti Amerika Serikat, Israel, Inggris, Perancis dan Kanada. Negara sekutu tersebut selalu vokal berteriak soal kemanusiaan dan HAM. Namun, berhadapan dengan ISIS yang kejam, mereka tampak adem-adem saja .

Sudah 3 tahun lebih kita selalu disuguhkan cerita-cerita seram dari organisasi radikal ISIS. Organisasi yang mengatasnamakan agama tersebut bertindak brutal, sebuah tindakan yang tidak akan pernah dilakukan orang-orang beradab dan beriman. Organisasi tersebut semakin hari semakin kuat basisnya dan semakin meluas ajarannya walaupun kini mulai terdesak .
Meski mereka selalu menganggap diri mereka sebagai organisasi paling benar dan “paling dekat dengan Tuhan”, namun ada beberapa kejanggalan dari organisasi ini.

Jika anda berpikir mereka sedang melakukan jihad demi kebaikan, sebaiknya anda pikir ulang karena mereka melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan muslim. Dan tidak melakukan hal yang wajib dilakukan muslim.
Dan berikut kejanggalan-kejanggalan ISIS yang berhasil kami rangkum ,

1. Teriak Jihad, Namun Diam Saja Soal Konflik Palestina
Seperti kita telah ketahui, kejahatan perang dan kebiadaban sering terjadi di Palestina. Di negara ini, ribuan anak-anak tidak berdosa dan rakyat sipil di bombardir dengan sadis. Banyak negara-negara yang mengirimkan bantuan rutin mereka kepada Palestina, termasuk Indonesia.
Namun, ISIS yang saban hari teriak bahwa mereka adalah pasukan Allah, tidak berbuat apa-apa untuk Palestina. Sejak serangan Israel di Gaza pada 8 Juli 2004 lalu, yang menewaskan sedikitnya 1.700 orang di tanah Palestina, ISIS tidak bertindak segagah apa yang selalu mengklaim mereka. Padahal, kalau mereka benar-benar membela Islam, harusnya mereka terlebih dahulu menyelamatkan saudaranya di Palestina dan memerangi Israel karena mereka mempunyai kekuatan , namun yang ada mereka malah menyerang kamp-kamp pengungsi Palestina di Yarmouk dan mengancam Hamas .

image

2. Membunuh dengan Cara Sadis
Sedikitnya 15.000 muslim dibantai oleh ISIS tanpa ampun. Padahal telah jelas dikatakan di Al-quran bahwa kematian satu orang yang tidak bersalah sama saja seperti kematian seluruh dunia.
Bagaimana ISIS bisa begitu yakin bahwa 1.500 orang yang dibantainya seluruhnya telah bersalah?
Di antara 1.500 orang tersebut, banyak sekali pemuka agama dan orang-orang yang jelas-jelas bersyahadat, namun tetap mereka bunuh.
Cara mereka membunuh juga tidak pernah dibenarkan dalam islam. Mereka membakar hidup-hidup pilot Yordania. Dan Kenji Goto, dipenggal dengan pisau yang tumpul. Itu semua tidak pernah dibenarkan dalam ajaran Islam. ISIS jelas-jelas bukan islam, namun sekelompok orang yang telah kehilangan rasa kemanusiaannya dan ingin berkuasa.

3. Amerika Tidak Bertindak
Amerika memang terkenal sebagai negara yang selalu merasa harus mencampuri urusan negara lain. Dengan embel-embel “kebebasan”, mereka menawarkan Demokrasi ke setiap negara, bahkan ketika negara tersebut jelas-jelas menolaknya. AS tidak segan-segan mengirim pasukan mereka ke negara-negara yang menurut mereka “berkonflik”.
Namun, AS menolak permintaan dari Perdana Menteri Irak, Nouri Al-Maliki untuk membantu negara mereka mengatasi krisis di negara tersebut dalam memerangi ISIS.
Pada Agustus 2014, Amerika sempat menggempur ISIS. Namun itu seperti sebuah serangan main-main saja. ISIS seolah tidak kenapa-kenapa pasca serangan tersebut, sedikit sekali dari mereka yang menjadi korban. Ini tidak biasa bagi serangan sebuah negara yang mengaku dirinya memiliki “super power”

4. Negara Sekutu Tidak Berani Menyeret ISIS ke Mahkamah Internasional
Negara Sekutu Tidak Berani Membawa ke Mahkamah Internasional .
Mereka bahkan tidak mengutuk ISIS apalagi menyeret ISIS ke Mahkamah Internasional untuk diadili. Perancis juga tidak vokal, sevokal ketika mereka berbicara soal penembakan Charlie Hebdo. ISIS juga tidak berani terang-terangan menggempur negara sekutu, khususnya Israel yang telah berlaku sangat tidak adil pada orang Islam.

5. Merusak Situs dan Peninggalan Sejarah Islam
Tidak terhitung berapa situs bersejarah yang dirusak oleh ISIS.
Mereka berdalih bahwa patung dan makam adalah sarang dari kemusyrikan. Namun tidak ada larangan untuk membuat makam dan patung dalam Islam. Yang ada adalah larangan untuk menyembah kedua benda tersebut. Jadi, makam tidak seharusnya dihancurkan. Namun lihatlah, dengan brutal ISIS telah menghancurkan makam Nabi Yunus karena satu lokasi dengan masjid .

image
Makam nabi Yunus setelah di hancurkan ISIS

Beberapa bulan terakhir mereka semakin ganas dengan membakar manuskrip kuno hasil pemikiran para sejarahwan dan ilmuwan muslim. ISIS mengatakan bahwa satu-satunya kitab yang harus dijaga adalah Al-quran. Namun hal itu sangatlah merugikan umat manusia mengingat betapa banyak ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kita yang harus hancur di tangan mereka.

Lima fakta di atas seharusnya menjadi cerminan bagi kita, bahwa ISIS sama sekali tidak memiliki agenda perdamaian. Mereka menebarkan teror dan mengorbankan orang-orang yang tidak berdosa. Sebaiknya kita mengambil sikap untuk mengecam organisasi radikal ini.
Dan semoga cepat ditumpas entah oleh siapa yang akan menumpas kelompok radikal ini .

image

Library : Rocky Panjaitan

Iklan

3 tanggapan untuk “Selain Tidak Pernah Bela Palestina , Ini 5 Kejanggalan ISIS”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s