Bukan Prabowo , Ini Lawan Kuat Jokowi di Pilpres 2019

image

Masshar2000.Com – Sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2018 , itu artinya kita akan memasuki tahun politik , dimana di sejumlah daerah akan menggelar pilkada serentak .

Ya , tahun politik segera tiba. Pilkada 2018 sudah di depan mata. Menyusul setahun kemudian pemilihan pemilihan legislatif dan presiden. Suhu politik pun meningkat. Sebenarnya kalau mau jujur, bahkan suhu politik tak pernah turun sejak 2014 dan anda juga tahu itu .Sepanjang tahun pendukung capres yang kalah belum bisa move on dan tidak mau mengakui kemenangan Jokowi padahal sudah jelas Jokowi menang secara konstitusional dan menjadi presiden yang sah .

Saat ini kekuatan-kekuatan yang akan bertarung dalam kontestasi politik baik Pilkada maupun Pilpres sudah terlihat. Mereka mulai memunculkan tokoh-tokoh yang akan meramaikan bursa. Ada tokoh lama, tokoh baru, ada tokoh gagal pecatan pemerintah juga.

Sah-sah saja sepanjang memang di dalam koridor norma, dan tidak menyalahi aturan yang berlaku. Oleh karena Pilkada 2018 dan pilpres 2019 memang untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin bangsa. Pemimpin yang benar-benar tulus  melayani rakyat .

Pilkada maupun Pilpres sudah seharusnya menjadi pesta demokrasi yang sehat , namanya juga pesta harusnya seneng-seneng bukan malah berantem .
Jangan sampai pilkada dan pilpres menjadi ajang peperangan SARA seperti pada pilpres 2014 lalu dan pilkada Jakarta 2017.

Namun dari hasil pengamatan saya pribadi dari kejadian demi kejadian yang ada belakangan ini , isu SARA akan tetap mendominasi sampai Pilpres 2019 .

Ya , isu SARA akan menjadi musuh utama Jokowi jika maju lagi di pilpres 2019 .
Jika dilihat dari berbagai survey yang menempatkan Jokowi sebagai presiden menduduki nomor satu  dengan selisih prosentase yang mencapai 20% jelas Prabowo bukan ancaman serius Jokowi .

Dengan isu SARA , mereka menggiring opini agar orang tidak memilih Jokowi atau Asal Bukan Jokowi . Sebab kalau mereka tetap mengandalkan pesona Prabowo , jelas diatas kertas masih kalah jauh dibanding Jokowi .
Maka isu SARA pun di hembuskan .
Berita-berita seperti diskriminalisasi ulama , isu Cina Aseng , Pembela penista agama , isu PKI jelas akan dipersiapkan dengan matang untuk selanjutnya digoreng di awal tahun 2019.

image

Jelas isu-isu semacam ini hanya akan menunjukkan kemunduran bangsa kita , seharusnya adu program lah yang dimunculkan , bukan isu murahan seperti itu .
Sudahilah perang dengan saudara sendiri menggunakan isu SARA.
Jadikan Pilkada DKI kemarin sebagai pelajaran bersama betapa isu-isu dan sentimen SARA yang terus digosok hanya membuat polarisasi masyarakat kita makin tajam. Masyarakat makin terpecah belah.

image

Kita sebagai anak bangsa harus menyadari bersama bahwa bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, bahasa. Sehingga persatuan harus menjadi yang utama. Semua anak bangsa apapun latar belakangnya berhak menjadi untuk memilih dan dipilih asalkan punya niat baik untuk melayani seluruh rakyat Indonesia tanpa diskriminasi .
Hal ini hanya bisa terjadi asalkan kita punya niat bersama untuk kebaikan bangsa ini. 

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s