Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Tugas dari Malaikat maut memang hanya mencabut nyawa makluk .
Sebagaimana diceritakan dalam kitab Tadzkirah oleh Imam Qurthubi, bahwa Malaikat Maut pernah menangis saat mencabut nyawa seorang wanita. Padahal wanita itu tidak digambarkan sebagai seorang yang taat beribadah.

Lantas apa yang menyebabkan Malaikat Maut menangis saat mencabut wanita ini ?
Berikut ringkasannya ,

Dikisahkan bahwa malaikat akan mencabut nyawa seorang wanita yang saat itu sedang berada di tengah padang pasir yang tandus. Meskipun ajal sang wanita telah tiba, namun Malaikat Maut masih belum menjalankan tugasnya.

Hal ini disebabkan karena ternyata wanita itu sedang hamil, dan hendak melahirkan. Oleh sebab itu Malaikat Maut pun menunggunya sampai bayinya lahir di gurun tandus tersebut.

Sehingga ketika bayinya telah lahir, maka Malaikat Maut pun segera mencabut nyawa wanita itu sambil terisak dalam tangisnya. “Aku pernah menangis saat akan mencabut nyawa seorang wanita,” ujar Malaikat Maut. Kemudian ia berkata lagi, “Saat itu ia baru saja melahirkan putranya di padang pasir. Dan aku menangis saat akan mencabut nyawanya karena mendengar bayi tersebut menangis dan tidak seorang pun ada disana yang mengetahui hal itu.” Demikianlah Malaikat Maut, ia merasa iba dengan bayi yang dilahirkan oleh wanita itu. Dimana tidak seorang pun disana yang bisa menemukannya. Sehingga Malaikat Maut pun menangis saat mencabut nyawa ibunya.

Namun tanpa sepengetahuan Malaikat Maut, sebab ia hanya bertugas untuk mencabut nyawa, ternyata Allah SWT telah menyelamatkan bayi itu dengan cara-Nya hingga akhirnya ia pun tumbuh besar dan menjadi hamba Allah yang baik dan taat.

Dan dalam kitab Tadzkirah tersebut juga disebutkan tentang percakapan antara Allah dengan malaikat maut. Dimana saat itu Allah SWT bertanya kepada malaikat maut, “Apakah kamu pernah menangis saat mencabut nyawa anak cucu Adam ?” Maka Malaikat Maut pun menjawab, “Aku pernah menangis, tertawa dan juga terkejut serta kaget.”

Riwayat lain menceritakan dengan kisah yang berbeda. Malaikat maut sedang bertugas untuk mencabut nyawa seorang wanita yang tenggelam di suatu sungai. Malaikat maut menangis karena wanita itu mempunyai dua anak yang masih kecil.

Takdir kedua anak itu tidak meninggal jadi mereka selamat dan malaikat maut membantu menepikan kedua anak itu. Melihat dua anak yang masih kecil itu, malaikat maut pun menangis karena jika ia mencabut nyawa wanita itu maka mereka akan kehilangan ibunya dan hidup sebatang kara.

Beberapa tahun berlalu, kedua anak itu tumbuh dewasa dan atas izin Allah, mereka sama-sama menjadi raja di daerah yang berbeda.

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Library : kumpulanmisteri.com, dream.co.id

Iklan