Iklan
Oleh: masshar2000 | 12 Januari 2018

Romantika Cinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Putri Rosulullah …Jangan Baper Yaaa

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Kisah cinta seseorang tidak akan berkesan seandainya kedua insan sama-sama rupawan , sama-sama kaya atau sama-sama dari keturunan darah biru .
Namun akan sangat berkesan jika keduanya beda kasta atau beda soal kekayaan ataupun rupa .

Dijaman modern tentu kita tahu kisah cinta pangeran Charles dan putri Diana yang berasal dari warga biasa , kisah cintanya begitu mempesona untuk ditulis para kuli tinta dan selalu menghiasi media .

Namun jangan salah , jaman dulupun saat nabi masih ada , ternyata ada kisah cinta yang menarik untuk disimak , yaitu kisah cinta Ali bin Abi Thalib sang khalifah dengan Fatimah Az Zahra putri Rosulullah .
Kisah cinta Ali-Fatimah ini sungguh menarik untuk disimak dan dikenang karena perbedaan keduanya , Ali berasal dari keluarga kurang mampu mencintai Fatimah yang anak dari pemimpin Islam paling dihormati .

Kamu penasaran bukan ?
Nah kalau sudah penasaran silahkan membacanya sendiri dalam keheningan malam biar Baper …Hehehe…

Ada rahasia terdalam di hati Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah , karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya. Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya. Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta. Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta. Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya.

Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad ibn ‘Abdullah Sang Tepercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya!
Maka gadis cilik itu bangkit. Gagah ia berjalan menuju Ka’bah. Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba diam. Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali.

Mengagumkan…Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta. Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar yang mengejutkan. Fathimah dilamar seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan Sang Nabi. Lelaki yang membela Islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah. Lelaki yang iman dan akhlaqnya tak diragukan; Abu Bakr Ash Shiddiq, Radhiyallaahu ’Anhu”Allah mengujiku rupanya”, begitu batin ’Ali. Ia merasa diuji karena merasa apalah ia dibanding Abu Bakar. Kedudukan di sisi Nabi? Abu Bakar lebih utama, mungkin justru karena ia bukan kerabat dekat Nabi seperti ‘Ali, namun keimanan dan pembelaannya pada Allah dan RasulNya tak tertandingi.

Iklan

Laman: 1 2 3 4


gunakan suaramu

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: