Nyanyian La Nyalla Hadang Prabowo Menuju Istana

image

Masshar2000.Com – Walaupun nama besar Prabowo sudah tidak bisa diragukan lagi , namun Jawa Timur adalah daerah pemilihan yang kurang ramah bagi Gerindra dan Prabowo.

Beberapa cara telah ditempuh Prabowo untuk menguasai suara pemilih Jawa Timur, tapi belum menunjukkan hasil. Eh, yang terjadi malah sebaliknya. Dia dihebohkan oleh kadernya sendiri bernama La Nyalla Mattalitti yang bernyanyi kepada media tentang uang Rp 40 miliar yang diminta oleh Prabowo Subianto, terkait pencalonannya sebagai gubernur Jawa Timur dalam pemilihan kepala daerah 2018 (tempo.co, 12/01/18)

Daerah pemilihan Jawa Timur sangat penting bagi Prabowo yang sudah mengumumkan akan maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.
Menurut data.kpu.go.id, di sini berkumpul 30.664.958 penduduk Indonesia yang mempunyai hak pilih. Bersama Jawa Barat dan Jawa Tengah, plus Jakarta serta Sumatra utara jumlah suara di sini melebihi 50% dari total suara di seluruh Indonesia. Jika Prabowo menang di propinsi yang ada di Jawa, tentu akan lebih mudah baginya untuk memenangkan kursi presiden pada 2019.

Prabowo bersama Gerindra tentu sangat paham tentang matematika meraih suara itu. Karena itu, partai ini berusaha keras memenangi Pilkada serentak pada 2018. Prabowo memperlihatkan keseriusan menggarap empat wilayah ini agar bisa memang pada pilkada di sana. Modal yang dimiliki oleh Prabowo cukup handal yaitu  pengalaman menjatuhkan Ahok-Djarot dan mendudukkan Anies-Sandi di Balai Kota DKI Jakarta.

Bagaimana hasilnya?
Kita tunggu Pilkada 2018 berlangsung pada 27 Juni 2018.
Namun, tampaknya jalan Prabowo sangat terjal, dan mungkin jagoannya akan kalah di beberapa propinsi besar itu pada Pilkada serentak 2018 nanti. Yang pasti, Prabowo sudah keok di Jawa Timur. Dan, parahnya dia sudah keok dua kali di Jatim.

Keok terakhir terjadi pekan-pekan ini, seperti ramai diberitakan media massa pekan lalu. Peristiwanya adalah La Nyalla ngamuk di media karena merasa dirugikan oleh Prabowo dan Gerindra. Omongan Nyalla ke media memang pedas sekali seperti disampaikannya dalam Konferensi pers di Jakarta, Kamis 11 Januari 2018.

Dia marah-marah. Marahnya seperti orang kesurupan. Pokoknya seperti bukan Prabowo Subianto lah,” ujar La Nyalla tentang Prabowo soal duit Rp40 miliar itu.

La Nyalla juga mengemukakan para calon kepala daerah yang diusung Partai Gerindra banyak yang bukan berasal dari partai itu sendiri.
Coba dilihat, siapa calon kepala daerah yang diusung Gerindra dan asli dari partai itu. Enggak ada. Itu kan jadi bukti bahwa ini transaksional sekali,” ujarnya.

Nah, ini yang gawat. La Nyalla menyatakan keluar dari Partai Gerindra dan tidak akan mendukung partai tersebut. Ia juga akan mempengaruhi teman-temannya agar tidak mendukung Gerindra.

image

Sebelum perkara Nyalla meledak ke media, Prabowo sudah diambang kalah di propinsi ini. Dia ditolak oleh putri alm . Abdurahman Wahid atau Gusdur yang sangat disegani di Jawa Timur .
Yanny Wahid menolak untuk maju sebagai calon gubernur dari Gerindra, PKS, dan PAN. Sebenarnya tawaran Prabowo sukar ditolak oleh Yenny karena suami Yenny adalah kader Gerindra, dan jabatan gubernur Jatim sangat menggiurkan. Tapi Yenny menolak karena nilai-nilai yang dianut Prabowo tidak sejalan dengan nilai yang dikembangkan Gus Dur, ayahnya yang juga tokoh nasional yang sangat menghargai keberagaman dan perbedaan keyakinan.

Sekarang Gerindra dan PKS mengusung Gus Ipul di Jatim. Jika pun Gus Ipul yang akhirnya terpilih jadi Gubernur, benefit yang diterima Prabowo agar dia didukung sebagai capres pada 2019 tidak terlalu besar atau bisa dibilang tidak ada saking kecilnya .
Ya jelas saja , Gus Ipul adalah calon yang dijagokan PDIP , sementara PKS , PAN dan Gerindra hanya ngekor saja yang tentu saja tiga partai itu tidak akan se All Out PDIP sendiri .

Jadi, kesimpulannya, jalan Prabowo menuju istana negara semakin jauh pada 2019. Dan, mungkin tidak ada jalan lain menuju istana negara bagi Prabowo , kecuali Prabowo mau menjadi wakil Jokowi .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s