Bedanya Anies dan Risma Soal Becak Dikotanya

image
Meme becak online yang viral di medsos

Masshar2000.Com – Seorang pemimpin yang baik akan dilihat kerja dan visi misinya kedepan dalam membenahi kota dan meningkatkan taraf hidup warganya .

Beberapa hari terakhir media sedang ramai membahas soal becak di ibukota yang akan dihidupkan gubenur Anies Baswedan .
Publik pun bertanya-tanya , ada apa dengan Anies , kenapa malah berpikiran mundur ke belakang , apakah tidak ada program yang setidaknya lebih baik dari menghidupkan becak lagi .

Sekedar informasi saja , pelarangan becak di ibukota sudah dimulai sejak gubenur Ali Sadikin pada tahun 1966-1977 dan menurut catatan sejarah sudah menenggelamkan becak sebanyak 40ribu unit . Kemudian tranportasi berubah menjadi bajaj . Gubenur selanjutnya mengupayakan penghapusan bajaj dan menggantinya dengan tranportasi yang lebih layak dan ramah lingkungan yaitu kancil yang belakangan tidak begitu populer karena mahalnya harga per unitnya .

image

Kini setelah 40 tahun Anies ingin menghidupkannya lagi , bener-bener program yang aneh menurut saya .
Walaupun kata Anies hanya di wilayah tertentu saja , namun tetap saja hal ini cukup mengganggu pikiran waras para netizen yang ramai di medsos .
Ya mungkin hanya pendukung Anies saja yang setuju becak beroperasi , itupun mungkin karena terlanjur memilih dia jadi harus tetap mendukung apapun kebijakannya .

image
Fahira Idris , senator pendukung Anies

Apakah Anies ingin mendapat cap keberpihakan kepada wong cilik ?
Jika itu benar , maka jelas Anies sudah salah langkah karena seharusnya Anies harusnya mencari solusi yang lebih baik .
Saya tidak menganggap pekerjaan tukang becak itu hina  , tapi menurut saya seharusnya sebagai gubenur yang mempunyai akses luas , Anies harus mempertimbangkan pekerjaan yang lebih layak , setidaknya dalam hal pendapatannya .

Coba bandingkan dengan kebijakan walikota Surabaya Tri Risma .
Pemerintah Kota Surabaya menawarkan pengayuh becak untuk beralih profesi yang layak di Surabaya. Sebab, saat ini pengayuh becak hanya memperoleh pendapatan Rp 600.000 per bulan.

image

Mereka ingin becak benar mereka bisa survive. Sekarang becak banyak, mereka tawarin karena pendapatan mereka setiap bulan 600 ribu,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Kamis (5/9/2017) seperti dikutip dari detik.com

Risma mengatakan, pekerjaan yang layak bagi pengayuh becak masih tersedia di Surabaya. Pekerjaan yang ditawarkan mulai, penyapu sekolah hingga satpam. Sehingga mereka bisa memperoleh pendapatan yang sesuai upah minimum kota (UMK) Rp 3,2 juta.
“Saya alihkan tukang sapu, satpam sekolah jadi mereka bisa mendapatkan umk 3,2 juta sehingga saya bisa menaikan income mereka,” ujar Risma.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya melakukan penertiban di beberapa kawasan yang biasa dipakai untuk mangkal pengayuh becak. Hal itu untuk dilakukan pendataan becak di Surabaya.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahjudrajat menyatakan penertiban terhadap becak sudah dilakukan beberapa wilayah termasuk di kawasan Jembatan Merah. “Sesuai perintah Bu Wali (Wali Kota Surabaya) nantinya pengayuh becak ini akan diganti dan nanti dicarikan solusi untuk diberikan pekerjaan dengan penghasilan yang layak,” kata Irvan di Jalan Dupak, Surabaya, Rabu

image
Warga Indramayu siap serbu Ibukota jadi tukang becak
image
Meme becak online yang viral di medsos

Ah , mungkin yang penting ” keberpihakan ” pada rakyat kecil , seperti saat Anies diprotes soal PKL di jalan dan trotoar Tanah Abang .
Jalan yang dibangun dengan uang bermilyar-milyar dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan malah pedagangnya disuruh berdagang di jalan , sudah gitu malah bandinginnya dengan Meikarta dan Reklamasi  , ujung-ujungnya kata-kata sakti muncul ” KEBERPIHAKAN “.

Salam Literasi

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s