Ini Pasal Penggunaan Senjata Api Oleh Anggota Kepolisian

image

Masshar2000.Com – Beberapa hari terakhir , kita dikejutkan dengan berita tertembaknya kader Gerindra oleh salah satu anggota Brimob .

Beritanya sendiri masih simpang siur , ada beberapa versi dari pihak Brimob dan pihak korban yang merupakan ajudan Prabowo Subijanto dan tentunya keduanya merasa dipihak yang benar . Yang jelas satu orang meninggal yaitu kader Gerindra dan satu brimob beserta teman wanitanya babak belur karena pengeroyokan .

Okelah kita tunggu saja nanti penyidikan dari pihak kepolisian , apakah ada unsur kesengajaan atau karena pembelaan diri atas kejadian di diskotik Lipss Club Bogor tersebut .
Sekarang mari kita bahas saja , syarat atau pasal tentang penggunaan senjata oleh anggota POLRI .

Pasal 47 Perkap 8/2009:

1. Penggunaan senjata api hanya boleh digunakan bila benar-benar diperuntukkan untuk melindungi nyawa manusia.

2. ‎Senjata api bagi petugas hanya boleh digunakan untuk:

a.  dalam hal menghadapi keadaan luar biasa ,
b.  membela diri dari ancaman kematian dan/atau luka berat ,
c.  membela orang lain terhadap ancaman kematian dan/atau luka berat ,
d.  mencegah terjadinya kejahatan berat atau yangq mengancam jiwa orang;
e.  menahan, mencegah atau menghentikan seseorang yang sedang atau akan melakukan tindakan yang sangat membahayakan jiwa; dan
f.  menangani situasi yang membahayakan jiwa, dimana langkah-langkah yang lebih lunak tidak cukup. . .

Pasal 8 ayat 1 Perkap 1/2009: (Kapan penggunaan senpi)

a.  Tindakan pelaku kejahatan atau tersangka dapat secara segera menimbulkan luka parah atau kematian bagi anggota Polri atau masyarakat;

b.  Anggota Polri tidak memiliki alternatif lain yang beralasan dan masuk akal untuk menghentikan tindakan/perbuatan pelaku kejahatan atau tersangka tersebut;

c.  Anggota Polri sedang mencegah larinya pelaku kejahatan atau tersangka yang merupakan ancaman segera terhadap jiwa anggota Polri atau masyarakat. . .

Pasal 48 huruf c Perkap 8/2009:

Dalam keadaan yang sangat mendesak di mana penundaan waktu diperkirakan dapat mengakibatkan kematian atau luka berat bagi petugas atau orang lain di sekitarnya, peringatan tidak perlu dilakukan.

Nah , dari beberapa pasal tadi setidaknya kita tahu bagaimana seharusnya seorang anggota Polri boleh menggunakan senjata api karena memang diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu .

Library : @polantasindonesia

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s