Lama Tak Turun Hujan , Israel Ingin Merobek Pintu Gerbang Surga dari Dinding Ratapan

image

Masshar2000.Com – Salah satu sumber kehidupan dan berlangsungnya kehidupan adalah air .
Dengan air kita bisa minum , memasak , menyuburkan tanaman yang kelak akdn kita makan . Bagaimana jika tidak ada air atau air dalam jumlah sedikit ?

Dibeberapa negara yang dilanda kekeringan , air ibarat emas di kehidupan pada umumnya , sangat berarti untuk melangsungkan kehidupan , bahkan air bisa menjadi penyebab orang saling membunuh . Dan bisa jadi suatu saat negara-negara disana akan saling berperang untuk mendapatkan air , bukan merebutkan minyak seperti sekarang ini .

Dinegara timur tengah , air dikelola dengan sangat baik sekali karena disana adalah wilayah gurun pasir dan hujan hanya turun beberapa kali saja dalam setahun .
Tak terkecuali di israel .
Kesulitan air tengah melanda negeri yang doyan perang itu .Mereka pun berinisiatif mendatangkan air dari sumbernya .

Suasana di situs suci Tembok Barat, Yerusalem atau tembok ratapan , pada Kamis lalu berbeda dari hari biasa. Di hari itu, sejumlah umat Yahudi, bahkan beberapa pejabat utama Israel hadir di situs tersebut.
Momen berkumpul ini diinisiasi oleh Menteri Pertanian Israel, Uri Ariel.
Bersama Kepala Rabbi Israel, David Lau dan Yitzhak Yosef, Ariel mengajak umat Yahudi berdoa bareng agar turun hujan.

Dilaporkan Times of Israel, tahun ini menjadi tahun kelima Israel mengalami kekeringan. Para ahli cuaca dari Israel menyebut musim kekeringan ini terburuk dalam kurun waktu 40 tahun terakhir.
Selama bertahun-tahun, Israel hanya menerima 45 persen hujan sejak September hingga November. Pada Desember 2017 ini hujan hanya turun dua kali.

“Saya meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam acara,” kata Ariel saat mengumumkan acara awal pekan ini, “dan untuk membawa payung, karena bersama-sama kita akan ” merobek pintu gerbang surga.”

Warga Israel lain mengkritik upaya Ariel tersebut. Mereka mengatakan cara tersebut tidak akan berguna.
Tapi Ariel menegaskan , ”  kekeringan tidak dapat disembuhkan, namun doa bersama itu diharapkan dapat membantu , ” kata Ariel dalam wawancara di Ynet.

Ariel pun mengatakan pemerintah telah melakukan sejumlah upaya seperti mengebor sumber air bawah tanah di Dataran Tinggi Golan dan Galilea. Juga membangun pabrik desalinasi tambahan untuk melengkapi yang sudah ada, serta melakukan penelitian pertanian untuk menciptakan varietas tanaman yang membutuhkan lebih sedikit air.
Sejak musim dingin yang lalu, Danau Galilea hanya menghasilkan 10 persen air rata-rata per tahunnya. Kondisi ini terburuk selama 100 tahun terakhir.

Sementara itu, Sungai Yordan juga mengalami kekeringan. Debit air Sungai Yordan turun menjadi 30 juta meter per kubik per tahun.
Meskipun Israel dapat memproduksi semua kebutuhan air minum dari lima pabrik desalinasi yang ada di pantai Mediterania, kekeringan berdampak serius terhadap pertanian.

Ahli meteorologi Israel menyebut pada bulan-bulan yang akan datang kondisi akan lebih kering daripada musim dingin tahunan rata-rata.

Bisakah israel ” merobek pintu gerbang sorga “ untuk mendapatkan air ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s