Pelaku Penganiayaan Ustadz di Cicalengka Akhirnya Tertangkap

image

Masshar2000.Com – Sehari setelah penganiayaan terhadap KH Emon Umar Basri , polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku .
Pelaku itu adalah pria berumur 50 tahun.

Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto menyebut pelaku berinisial A itu ditangkap beberapa jam kemudian di Musala Al- Fadhulah, Margahayu, Cicalengka.
Musala tersebut, kata dia, berjarak dua kilometer dari lokasi penganiayaan.
Saat ini pelaku penganiayaan terhadap Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Alhidayah Cicalengka itu ditahan di Mapolda Jawa Barat guna proses pemeriksaan.

“Saat ditangkap pelaku sedang tiduran di musala tersebut,” ujar dia di Cirebon, Minggu, 28 Januari 2018 malam.

Agung Budi mengungkapkan, pelaku menganiaya korban setelah salat Subuh berjemaah. Korban, KH Emon Umar Basyri atau yang akrab disapa Ceng Emon, kala itu sedang berzikir.
Di tengah korban berzikir, pelaku mendadak masuk masjid dan langsung menganiaya korban secara membabi-buta pada Sabtu, 27 Januari 2018 sekitar pukul 05.30 WIB di Mesjid Al Hidayah Kampung Santiong RT.03/01 desa Cicalengka Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dia mengungkapkan, pelaku sengaja menunggu korban selesai wirid.
Begitu selesai wirid, korban bertanya kepada pelaku, ‘Siapa Kamu? ‘Saya orang sini, kamu berani sama saya?’ percakapan itu pakai bahasa Sunda setelah itu dianiaya,” ungkap Agung Budi.

image
Pelaku penganiayaan ustadz

Dia menyebutkan pelaku menganiaya korban menggunakan kayu. Korban dipukul bagian perut satu kali dan ke arah kepala dua kali.
Setelah menganiaya korban, pelaku lari keluar mesjid. Pelaku diduga gangguan jiwa,” kata dia.

Pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Sartika Asih. Atas kejadian itu, pelaku dikenai Pasal 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

image
Ustadz Emon ( korban penganiayaan )

Tentu dugaan gangguan jiwa ini perlu diteliti lebih lanjut , karena masyarakat terlanjur beranggapan bahwa pelaku adalah orang yang beraliran lain , dalam hal ini adalah garis keras karena pelaku sempat menyebut ” kalian semua calon penghuni neraka ” hanya karena wiridan . Lagi pula pelaku juga ikut sholat berjamaah di masjid tersebut .

BACA :

Gara-gara Wiridan , Ustadz dianiaya di Masjid , Indonesia darurat Radikalisme

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s