Hati-Hati Terjebak Pinjaman Uang Online dengan KTP

image

Masshar2000.Com – Jaman semakin maju , apa-apa sekarang bisa online , bayar pajak online , jual beli online bahkan pinjam uang pun bisa online .

Berbeda dengan zaman dahulu, kini kamu bisa meminjam uang tanpa ribet dan bahkan hanya bermodalkan KTP saja .
Ya, semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat dengan dana tunai membuat bermunculan lembaga keuangan non-bank dengan fasilitas pinjam uang online.
Jika mengajukan pinjaman di bank, calon nasabah harus memberikan beberapa syarat dokumen seperti KTP, slip gaji, NPWP hingga kartu kredit dan mungkin dianggap ribet oleh beberapa orang .
Sedangkan di pinjam uang online syaratnya hanya KTP calon pemijam saja. Jadi gak heran kalau banyak orang yang terbuai dengan penawaran tersebut.

Tapi hal itu justru harusnya diwaspadai karena jika syaratnya gampang pasti tanggung jawabnya lebih besar. Yap , bunganya pasti sangat besar!
Karena itu yuk cari tahu tentang pinjam uang online sebelum kamu terjerumus yang ujung-ujungnya malah bikin kamu tekor berikut ini.

Pinjaman kecil, bunga besar

Pinjam uang online biasanya hanya menyediakan plafon pinjaman yang kecil, yaitu mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.
Untuk pengembalian, mereka biasanya menggunakan “biaya layanan” sebagai pengganti bunga dan dana yang dipinjam harus dikembalikan secara penuh dalam jangka waktu 30 hari atau satu bulan , sangat-sangat singkat .
Dan memang bisa dibaca , ini memang menyasar pada masyarakat yang butuh uang cepat atau untuk hal yang sangat mendesak .

Pinjam uang secara online memang sekilas cocok untuk orang yang membutuhkan dana kecil dan gak mau ribet sama syarat dokumen yang biasa diterapkan oleh pihak Bank.
Tapi biar kamu lebih yakin, coba yuk kita bandingin pinjaman online modal KTP dengan pinjaman dari perbankan.
Lebih baik ribet sedikit kan dibanding harus mengeluarkan uang berkali-kali lipat atau bahkan bunganya saja hampir sama dengan dana yang kamu pinjam.

Pinjaman Online Modal KTP

Sebagai contoh , Heru adalah seorang karyawan dengan gaji Rp 4 juta per bulan. Saat itu, dia membutuhkan dana sebesar Rp 3 juta untuk biaya masuk sekolah anak. Kebetulan, dia melihat salah satu tawaran pinjaman online dengan modal KTP di internet.

Berikut contoh perhitungan cicilan yang harus Risna kembalikan:
Pokok pinjaman: Rp 3.000.000
Tenor: 30 hari
Biaya layanan: Rp 1.043.000
Jumlah biaya yang harus dilunasi adalah pokok pinjaman + biaya layanan, yaitu Rp 3.000.000 + Rp 1.043.000 = Rp 4.043.000.

Nah coba hitung , untuk tenor yang hanya 30 hari, pinjaman online mengenakan kamu biaya layanan atau bunga hingga 34,77 persen. Total bunga yang sangat besar bukan?

image

Pinjaman di Perbankan

Salah satu layanan pinjaman yang diberikan oleh bank adalah KTA (Kredit Tanpa Agunan). Biasanya KTA memberikan penawaran yang lebih besar yaitu mulai dari Rp 5 juta.
Heru pun akhirnya memutuskan untuk melakukan pinjaman KTA sebesar Rp 5 juta di Hana Bank.

Yuk, lihat perhitungannya berikut:
Pokok pinjaman: Rp 5 juta
Tenor pinjaman: 12 bulan
Bunga per tahun: 11,4 persen (0,95 persen per bulan)
Nilai bunga setahun: 11,4 persen x Rp 5 juta = Rp 570 ribu
Nilai bunga per bulan: Rp 570 ribu : 12 = Rp 47.500
Cicilan per bulan: (pokok pinjaman : 12) + nilai bunga per bulan = (Rp 5 juta : 12) + Rp 47.500 = Rp 464.166
Jumlah yang harus dilunasi adalahpokok pinjaman + nilai bunga setahun yaitu Rp 5 juta + Rp 570 ribu = Rp 5.570.000

Kamu bisa melihat perbedaan bunga antara ke dua pinjaman ini, untuk KTA bunganya hanya sebesar 0,95 persen bandingkan dengan pinjaman online modal KTA yang hingga mencapai 34,77 persen.
Untuk karyawan seperti Heru ,  pinjaman uang perbankan dalam bentuk KTA tentu lebih meringankan , lagian sebagai karyawan , syarat-syarat seperti NPWP , slip gaji dan lain-lain tentu mudah dipenuhi karena memang punya .

Nyatanya , bukan hanya bunganya aja yang lebih kecil, waktu pelunasannya pun juga lebih lama yaitu hingga 12 bulan.
Heru hanya perlu membayar cicilan sebesar Rp 464.166 dalam sebulan. Hal itu tentu saja masih aman untuk finansial Heru karena idealnya utang gak boleh lebih dari 30 persen penghasilan.

Coba jika Heru melakukan pinjam uang online modal KTP. Dia harus mengembalikkan dalam waktu sebulan beserta bunganya sebesar Rp 4.043.000 sedangkan gaji per bulannya saja hanya Rp 4 juta.
Bagaimana dengan biaya hidup Heru selama sebulannya kalau gajinya aja habis untuk bayar utang.

Ada kebutuhan mendesak memang kadang membuat gelap mata, ditambah lagi ada penawaran pinjam uang online dengan modal KTP saja.
Tapi ini soal utang, jadi kamu gak boleh gegabah dan terburu-buru karena kalau gak nanti kamunya yang bakal kesusahan sendiri.
Jadi, lebih bijak dalam memilih pinjaman uang ya apakah aman, legal, dan biaya-biaya tambahannya wajar.

Semoga membantu!

Library : duitpintar.com

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s