Soal Larangan Bercadar di Kampus UIN Yogya , Ini Pendapat Mahfud MD Yang Bikin Adem

image

M2000 – Larangan bercadar di kampus UIN Jogja ternyata masih ramai dibicarakan .
Namun ternyata di medsos sudah melebar kemana-mana , ada yang membandingkan dengan rok bikini bahkan LGBT .

Inilah Indonesia , walaupun banyak yang sudah tidak gaptek dengan gadget dan informasi , tapi kemampuan literasi atau memahami berita atau masalah masihlah sangat rendah dan gampang terprovokasi sehingga kalau menanggapi suatu masalah selalu keluar dari topik dan melebar kemana-mana .

Seperti pelarangan cadar di kampus UIN Jogja ini , sudah jelas ini kampus Islam Negri , kog ya ada yang menanggapi ” cadar dilarang , rok mini silahkan ” misalnya , ini kan contoh kekonyolan netizen kita yang sangat minim literasi . Lagian mana ada sih kampus Islam mahasiswinya pakai rok mini .Terus ada yang mengatakan LGBT tidak dilarang , semua gara-gara rezim Jokowi , ini adalah ” kekonyolan yang terakreditasi “.

Beberapa tokoh termasuk menteri agama sudah mengomentari ini yang mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa menginterverensi kebijakan kampus . Pemerintah hanya sebagai mediator saja .
Profesor Mahfud MD yang juga mantan ketua MK pun juga ikut menanggapi masalah ini .
Seperti biasa Mahfud MD yang juga pakar hukum ini selalu menanggapi dengan bijak dan sesuai aturan hukum yang berlaku .

Terkait masalah cadar ini , Mahfud MD  berkicau soal kebijakan larangan bercadar terhadap mahasiswi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dipaparkan, tidak ada yang berhak melarang orang menutup diri dengan cara berpakaian apa saja.
Tapi jangan pula menista orang yang berpakaian biasa saja sebagai melanggar agama. Pakaian itu boleh apa saja, asal sopan saja,” kicau @mohmahfudmd, Senin (6/3/2018) malam.

Apakah keputusan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta salah atas larangan bercadar itu?
Kalau itu wewenang rektor UIN. Ahli hukum administrasi negara mengatakan orang yang mengikatkan diri (seperti bekerja atau belajar) di suatu institusi harus rela jika hak asasinya diatur atau dikurangi sesuai dengan kewenangan pimpinan institusinya. Seperti jam tidur dan berpakaian,” cuitnya lagi menanggapi pertanyaan netizen.

Kita punya hak untuk tidur kapan saja. Tapi kalau jadi PNS hak anda untuk tidur dikurangi, yakni, tak boleh tidur pagi krn hrs masuk kantor. Jadi jika Anda mengikatkan diri dengan satu institusi maka hak asasi bisa dikurangi sesuai kebutuhan aturan institusi. Itu contoh dari teorinya Buys,” demikian Mahfud MD.

Sebelumnya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan pendataan dan pembinaan pada sejumlah mahasiswinya yang mengenakan cadar. Hal ini tertuang dalam surat yang ditandatangani Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi kepada Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas, dan Kepala Unit/Lembaga tersebut tanggal 20 Februari 2018.

Yudian juga menjelaskan bahwa pembinaan saat ini akan dilakukan oleh tim khusus. Kebijakan mendata mahasiswi bercadar di kampus dilakukan karena belakangan ini marak berkembang ideologi radikal yang tidak sesuai dengan esensi Islam dan budaya keislaman di Indonesia.

Timnya sekitar 5 (dosen) dari fakultas, nanti anak dikonseling. Kalau sampai 7 kali masih pada pendiriannya, kita minta mereka mengundurkan diri (dari kampus),” kata Yudian kepada wartawan di Kampus UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin (5/3) lalu.

Selain untuk meluruskan paham atau ideologi radikal yang diduga berkembang di kalangan mahasiswi bercadar, kebijakan pendataan ini diambil kampus untuk mempermudah administrasi kampus. Termasuk administrasi saat kampus menyelenggarakan ujian.

Kalau sudah menjadi aturan ya harus diikuti , ini kan sebenarnya sama saja , saat perusahaan melarang karyawannya berjilbab , ya sudah taati saja , masih banyak kog tempat lain yang memperbolehkan karyawannya berjilbab .Atau misalnya saat puasa , tidurnya itu ibadah , dan kalau dibilang hak ya hak , tapi apakah perusahaan memperbolehkan karyawannya .
Sama kan dengan yang di UIN , ya sudah kalau masih mau bercadar pindah kampus aja , masih ada banyak kampus kog di Jogja .
Gak usah dibesar-besarkan !

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s