Jangan Remehkan Kekuatan Syukur

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – Rejeki memang tidak pernah tertukar dan pasti sudah dicukupkan karena memang itu sudah jatahnya . Kita sebagai manusia memang tugasnya untuk mencari rejeki bukan menunggu rejeki .

Seringkali kita menemukan orang disekitar kita sendiri , jika dilihat secara kasat mata pekerjaannya atau gajinya hanya sebatas untuk menyambung hidup .
Misalnya pendapatan dia hanya 50 ribu sehari dan kalau ditotal dalam sebulan hanya 1,5 juta atau dibawah upah layak , itupun belum kepotong libur , misalnya libur 4 kali ,  maka dalam sebulan total gaji yang didapat sebesar 1,3 juta .

Dengan gaji sebesar itu apakah cukup? Padahal dia harus bayar kosan sebulan 300.000, makan sehari 20.000 x 30 = 600.000 , angsuran motor 400.000 bensin 200.000 , kalau ditotal sudah 1.500.000, belum lagi ditambah memberi orang tua atau adik atau  kalau ada acara lain ,  kondangan misalnya  . Dari angka ini saja sudah sangat jelas bahwa pengeluaran bisa lebih banyak daripada gaji yang dia terima .

Kalo dihitung-hitung dengan matematika kita sebagai manusia, sering kali memang akan membuat kita mumet dan pusing. Makanya saat itu jalan satu satunya berusaha bersyukur dengan apa yang di dapat pada waktu itu.
Kenapa bersyukur ? …, ya sebagai hamba Allah swt tentu sudah hafal ayat ayat dimana disana dikatakan ketika kita bersyukur kita akan di tambah nikmatnya.

Nikmat yang Gusti Allah berikan ketika kita mau bersukur bukan hanya berbentuk materi, tapi juga sebuah ketenangan hati dan jiwa termasuk kesehatan tentunya .
Sehingga meskipun dalam keadaan kekurangan kita akan tetap bisa bahagia. Dari ketenangan dan kebahagiaan inilah akan lahir berbagai inisiatif dan gagasan yang akan mendorong kita untuk melakukan berbagai hal yang bisa merubah hidup kita.

Dalam sebuah syair, Imam Syafii pernah berkata :

وَرِزْقُكَ لَيْسَ يُنْقِصُهُ التَأَنِّي ** وليسَ يزيدُ في الرزقِ العناءُ “Rizkimu (telah terjamin dalam ketentuan Allâh), tidak akan berkurang hanya karena sifat tenang dan tidak tergesa-gesa (dalam mencarinya) Tidak pula rizkimu itu bertambah dengan ambisi dan keletihan dalam bekerja.” Dan pada akhirnya entah bagaimana caranya Gusti Allah akan selalu mencukupi semuanya.

مَنْ لَمْ يَشْكُرِ النِّعَمَ فَقَدْتَعَرَّضَ لِزَوَالِهَا , وَمَنْ شَكَرَهَافَقَدْ قَيَّدَ هَا بِعِقَالِهَا .  mensyukuri nikmat Tuhan, maka berarti berusaha untuk hilangnya nikmat itu, dan siapa yang syukur atas nikmat berarti telah mengikat nikmat itu dengan ikatan yang kuat kukuh. (AL HIKAM)

Jadi …jangan pernah meremehkan kekuatan SYUKUR .
Dengan bersyukur , kebutuhan kita akan dicukupkan , entah darimana pertolongan Allah itu datang .
Ada sebuah hadits qudsi yang berbunyi ” Aku sebagaimana prasangka hambaku ” .
Maka , kita harus selalu berprasangka baik kepada Allah sang pemilik rejeki , jangan sampai menuduh Allah tidak adil tatkala kita sudah berusaha maksimal namun belum membuahkan hasil  , selalu ucapkan Alhamdulillah .

image

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s