” Sombong Terhadap Orang Sombong Adalah Sedekah ” Bukanlah Hadits

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – Kita tentu pernah mendengar kalimat ” Sombonglah dengan orang sombong ” atau ” Sombong harus dibalas dengan dua kali sombong ” atau “Sombong terhadap Orang Sombong adalah Sedekah”.

Kemudian ada yang bertanya bukankah sombong walaupun sebesar biji sawi adalah tempatnya di neraka , lantas kenapa kita harus ikut-ikutan sombong kepada orang sombong ?

Mari kita jabarkan disini ,
Seperti dikutip dari konsultasisyariah.com , bahwasanya ada pertanyaan :
Sahihkah hadis dengan matan terjemahan, “Sombong terhadap orang sombong adalah sedekah.” Bila sahih, bagaimana syarahnya menurut ulama?

Jawaban:
Bismillah. Teks kalimatnya adalah,

التكبر على المتكبر صدقة
“Bersikap sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah.”
Dalam keterangan yang lain,
التكبر على المتكبر حسنة
“Bersikap sombong kepada orang yang sombong adalah perbuatan baik.”

Penyataan di atas bukanlah hadits, melainkan hanya perkataan manusia yang banyak tersebar di masyarakat, sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Ajluni dalam kitabnya, Kasyful Khafa, dengan menukil keterangan dari Al-Qari. Kemudian, Al-Qari mengatakan, “Hanya saja, maknanya sesuai dengan keterangan beberapa ulama.”

Penulis kitab Bariqah Mahmudiyah mengatakan, “Bersikap sombong kepada orang yang sombong adalah sedekah, karena jika kita bersikap tawadhu di hadapan orang sombong maka itu akan menyebabkan dirinya terus-menerus berada dalam kesesatan. Namun, jika kita bersikap sombong maka dia akan sadar. Ini sesuai dengan nasihat Imam Syafi’i, ‘Bersikaplah sombong kepada orang sombong sebanyak dua kali.’ Imam Az-Zuhri mengatakan, ‘Bersikap sombong kepada pecinta dunia merupakan bagian ikatan Islam yang kokoh.’ Imam Yahya bin Mu’adz mengatakan, ‘Bersikap sombong kepada orang yang bersikap sombong kepadamu, dengan hartanya, adalah termasuk bentuk ketawadhuan.’”

Sementara, ulama yang lain mengatakan, “Terkadang bersikap sombong kepada orang yang sombong, bukan untuk membanggakan diri, termasuk perbuatan terpuji. Seperti, bersikap sombong kepada orang yang kaya atau orang bodoh (yang sombong).”

image

Jadi sudah jelas bukan , bahwasanya kalimat ”   membalas sombong adalah sedekah ” itu bukanlah hadits , karena memang tidak ada riwayatnya .
Bahkan yang ada malah hadits suci tentang sombong ,
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, beliau berkata bahwa Rasulullah s.a.w bersabda: “Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman: ‘Kesombongan adalah seledang-Ku, dan keagungan adalah kain(sarung)-Ku. Barangsiapa bersaing (turut memiliki) dalam salah satu dari kedua hal tersebut, maka benar-benar akan Aku lemparkan dia ke neraka.’ ”
( HR. Abu Dawud juga Ibnu Majah dan Imam Ahmad, dengan sanad yang shahih )

Kandungan Isi Hadits

1. Manusia, sehebat apapun dia tidak berhak untuk sombong

2. Manusia, semulia apapun dia tidak berhak untuk merasa mulia/agung/ujub

3. Kesombongan dan Keagungan mutlak milik Allah, tidak untuk dimiliki manusia

4. Manusia hanya sekedar dititipi sedikit kelebihan, banyak kekurangan, diliputi ketergantungan, dijatah dengan keterbatasan

5. Manusia yang melampaui batasan dan ketentuan Allah karena sombong atau mengesampingkan Allah karna merasa mulia maka ia akan menerima azab di dunia dan atau di akhirat.

image

Jika sudah jelas , maka anda akan mengikuti fatwa manusia atau firman Allah ?

Allahu a’lam.

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…

NarasumberUstadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).

Iklan

One thought on “” Sombong Terhadap Orang Sombong Adalah Sedekah ” Bukanlah Hadits”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s