Hukumnya Sholat Jum’at Bertepatan Dengan Sholat Ied

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

M2000 – Insya Allah kita sebagai umat muslim akan merayakan hari lebaran atau hari raya idul fitri tahun 2018 ini pada hari jum’at .
Bertepatan dengan hari jum’at tersebut kita akan melaksanakan shoalat ied pada pagi harinya .

Sholat jum’at adalah sholat wajib bagi laki-laki dengan berbagai ketentuan misalnya tidak dalam keadaan sakit atau melakukan perjalanan jauh .
Banyak pertanyaan tentang hukumnya sholat jum’at yang bertepatan dengan sholat ied , apakah juga wajib atau sunah .

Dikutip dari pernyataan Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berikut penjelasannya ,

◾PERTANYAAN
Apakah benar bahwa ketika hari id bertemu dengan hari jum’at berarti shalat id telah mencukupi (mewakili) shalat jum’at?
.
◾JAWABAN
Benar, bisa mewakili shalat jum’at bagi siapa saja yang shalat id bersama imam. Adapun imamnya sendiri maka wajib untuk menegakkan shalat jum’at.
Sehingga bagi yang telah menghadiri shalat ied bisa memilih, dia boleh menghadiri shalat jum’at atau shalat dhuhur.
Adapun bagi yang tidak menghadiri shalat ied maka wajib melakukan shalat jum’at.

Dengan demikian jelaslah bahwa seorang imam tidak gugur kewajiban shalat jum’atnya. Dia harus menegakkan shalat jum’at.
Adapun para makmum, maka ada perincian tentang keadaan mereka.
Seseorang yang telah shalat ied bersama imam, maka boleh baginya untuk menghadiri shalat jum’at bersamanya dan ini lebih afdhal. Namun boleh baginya untuk mengerjakan shalat dhuhur di rumahnya.
Namun jangan menegakkan shalat dhuhur di masjid-masjid.

Adapun seseorang yang belum menghadiri shalat ied bersama imam, maka dia wajib melakukan shalat jum’at.

Diriwayatkan dari Iyas bin Abi Romlah Asy Syamiy, ia berkata, “Aku pernah menemani Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan ia bertanya pada Zaid bin Arqom,

أَشَهِدْتَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عِيدَيْنِ اجْتَمَعَا فِى يَوْمٍ قَالَ نَعَمْ. قَالَ فَكَيْفَ صَنَعَ قَالَ صَلَّى الْعِيدَ ثُمَّ رَخَّصَ فِى الْجُمُعَةِ فَقَالَ « مَنْ شَاءَ أَنْ يُصَلِّىَ فَلْيُصَلِّ ».

“Apakah engkau pernah menyaksikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertemu dengan dua ‘ied (hari Idul Fitri atau Idul Adha bertemu dengan hari Jum’at) dalam satu hari?” “Iya”, jawab Zaid.
Kemudian Mu’awiyah bertanya lagi, “Apa yang beliau lakukan ketika itu?” “Beliau melaksanakan shalat ‘ied dan memberi keringanan untuk meninggalkan shalat Jum’at”, jawab Zaid lagi.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang mau shalat Jum’at, maka silakan.” (HR. Abu Daud no. 1070, An-Nasai no. 1592, dan Ibnu Majah no. 1310. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

image

Jadi bisa diambil kesimpulan , sholat jum’at yang bertepatan dengan sholat ied adalah sunah bagi makmum yang sudah melaksanakan sholat ied dan wajib bagi imam yang sudah melaksanakan sholat ied .
Imam masjid dianjurkan untuk tetap melaksanakan shalat Jum’at agar orang-orang yang punya keinginan menunaikan shalat Jum’at bisa hadir, begitu pula orang yang tidak shalat ‘ied bisa turut hadir.

Semoga bermanfaat,
Wassallamu’allaikum …

Library : 📠 hikmahsalafiyyah || IG: @tawheed_id 

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s