Polisi Tangkap Penyebar Isu Menteri Pertanian Selingkuh

image
Menteri Pertanian Amran Sulaiman

M2000 – Kasus pencemaran nama baik pejabat oleh netizen kembali terjadi .
Polisi Purworejo, Jawa Tengah menangkap pria terkait penyebaran fitnah perselingkuhan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Pelaku bernama Andi Mahfuri (24 tahun). Dia diringkus polisi pada Senin 11 Juni 2018.
Penyidik telah meningkatkan status hukumnya menjadi tersangka pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik alias UU ITE.

Iya (status AM) sudah tersangka (pelanggaran) ITE,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Adi Deriyan Jayamerta saat dikonfirmasi.
Kasus ini berawal dari laporan yang diterima polisi pada Minggu 10 Juni kemarin. Andi dituduh melakukan pencemaran nama baik terhadap Menteri Pertanian Amran Sulaiman di media sosial.

Melalui kuasa hukumnya, menteri kabinet Joko Widodo ini melaporkan AM terkait isu perselingkuhan dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita yang disebar melalui akun Twitter @Piyungan Cyber.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya saat ini masih memeriksa Andi yang masih berstatus sebagai mahasiswa Muhammadiyah Purworejo, Jawa Tengah.

“Yang bersangkutan menyatakan bukan dia yang melakukan. Tetapi kita masih dalami. Sampai sekarang kita masih belum mendapatkan hasil. Masih pemeriksaan,” ujar Argo.
Sementara itu, berdasarkan penelusuran VIVA, akun @Piyungan Cyber sudah tak bisa diakses lagi, pihak Twitter telah menangguhkan akun tersebut.

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s