Erdogan Menang …Salam Dua Periode

image

M2000 – Jika di Indonesia sedang ramai pilkada serentak yang digelar tanggal 27 juni , di belahan bumi lain tepatnya di Turki pada hari minggu 24 juni sudah digelar pemilihan presiden .

Presiden petahana Erdogan telah mengkalim atas kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres) tersebut sementara pihak oposisi belum bisa mengakui kekalahan, karena penghitungan surat suara belum selesai.

Dikutip dari http://www.sindonews.comMasyarakat Turki telah mengamanatkan saya sebagai presiden sesuai dengan hasil yang belum resmi,” kata Erdogan pada Minggu malam.

“Saya berharap tidak ada yang akan merusak demokrasi dengan memberikan bayangan pada pemilu ini dan hasilnya untuk menyembunyikan kegagalan mereka,” lanjut Erdogan, yang merupakan calon presiden (capres) petahana.

Kantor berita Anadolu melaporkan dengan 95,5 persen suara yang telah dihitung, Erdogan telah meraih 52,72 % suara tingkat nasional. Sedangkan capres dari partai oposisi CHP, Muharrem İnce, meraih 30,75 % suara.
Partai pro-Kurdi, yang dikenal sebagai HDP, meraih lebih dari 10 % suara dan memungkinkan mereka ikut menduduki kursi parlemen untuk periode kedua secara berturut-turut. Hal itu juga membuat partai AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) pimpinan Erdogan gagal mencapai angka yang diperlukan untuk menjadi partai mayoritas yang berkusa di parlemen.

Dengan meraih lebih dari 50 % suara, Erdogan bisa membuat kubu oposisi kecewa. Sebab, selama kampanye, kubu oposisi berharap Erdogan akan bertarung dengan Muharrem Ince pada putaran kedua dan ternyata gagal dan hanya menjadi satu putaran saja .

image
Kampanya partai oposisi

Oposisi selama ini juga berambisi merebut kendali legislatif dari AKP untuk mengakhiri kekuasaan AKP dan Erdogan di Turki yang sudah 16 tahun.

Kita tahu , beberapa tokoh oposisi ditahan sejak upaya kudeta tahun 2016 lalu . Setidaknya ribuan orang ditahan atau diberhentikan dari pekerjaannya .
Pemilu berlangsung di lapangan yang tidak merata, dengan latar belakang pelanggaran hak asasi manusia yang digambarkan Amnesty International sebagai “iklim ketakutan”.

Erdogan menuduh Fethullah Gulen, ulama Turki yang tinggal di pengasingan di Pennsylvania, Amerika Serikat, sebagai dalang kudeta. Namun, Gulen membantah tuduhan tersebut dan curiga percobaan kudeta hanya rekayasa dari kubu Erdogan.

image
Kampanye kubu Erdogan

Ince, yang kampanyenya telah menggalang kembali kekuatan oposisi, berjanji membuat Turki tidak terperosok ke dalam kekuasaan otoriter di bawah Erdogan.

“Jika Erdogan menang, ponsel-ponsel Anda akan terus dikupingi. Ketakutan akan kembali berjaya. Jika Ince menang, pengadilan akan independen,” cetusnya di hadapan sekitar sejuta orang di Istanbul.

Ince juga mengatakan bahwa jika dirinya terpilih, dia akan mencabut status darurat dalam 48 jam. Status darurat yang diterapkan Erdogan saat terjadinya kudeta membuat pemerintah dapat melangkahi parlemen.

Sebanyak 60 juta rakyat Turki dapat memberikan suara mereka sebanyak dua kali mulai pukul 08.00 waktu setempat. Satu suara untuk pemilihan legislatif, lainnya untuk pemilihan presiden.
Walaupun pengumuman resmi masih akan diumumkan pada hari jumat 29 juni nanti , namun bisa dipastikan Presiden Recep Tayyip Erdogan akan meneruskan masa jabatannya yang kedua.

Sementara , Erdogan dalam kampanyenya
menuduh Ince mantan guru dan anggota parlemen selama 16 tahun tidak punya keahlian untuk memimpin.

“Satu hal untuk menjadi guru fisika, tapi beda lagi untuk memimpin negara. Menjadi presiden perlu pengalaman,” sebutnya.

Erdogan kemudian berjanji kepada para pendukungnya untuk menciptakan proyek infrastruktur besar untuk mendorong ekonomi, jika dia terpilih kembali.

image

Pada pilpres, sebanyak enam kandidat tersedia untuk dipilih. Jika salah satu dari mereka meraih lebih dari 50% suara, dia dipastikan langsung memenangi pilpres.
Namun, jika tidak ada seorang kandidat pun yang mencapai lebih dari 50% suara, pilpres putaran kedua akan digelar pada 8 Juli mendatang.
image

image

Dan hasilnya Erdogan mendapatkan 52% suara sehingga pilpres hanya satu putaran saja dan Erdogan melanjutkan untuk dua periode kepemimpinannya .
#Erdogan2Periode

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s