Dihujat Karena Dukung Jokowi , Ini Jawaban Telak TGB

image

M2000 – Inilah uniknya dunia politik tanah air kita , siapapun yang beda pilihan politik pasti dihujat , dicari-cari kesalahannya , kemudian difitnah dan bahkan dilaknat .
Gampang banget melaknat orang walaupun hanya di medsos , tentu ini perbuatan keji , apalagi yang dilaknat adalah saudara seiman dan parahnya lagi dulunya disanjung-sanjung karena dalam satu barisan .

Hal ini juga terjadi pada Tuan Guru Bajang (TGB) Gubenur NTB dua periode yang juga seorang ulama yang hafidz Qur’an .
Awalnya dia disanjung-sanjung dan di gadang-gadang menjadi tokoh yang mampu menandingi Jokowi oleh kaum oposisi .
Segala puja-puji dialamatkan ke TGB saat itu , namun berubah drastis setelah TGB menyatakan dukungannya kepada Jokowi .
Beragam sumpah-serapah dan cacian fitnah kini dialamatkan kepadanya oleh orang-orang yang dulu menyanjungnya .

image

image

Apakah TGB marah ?

Tidak ..TGB adalah ulama yang tidak gila pujian , beliau hanya menyayangkan orang-orang yang gampang menghujat orang itu .
Seperti dikutip dari akun resminya , berikut jawaban TGB ,

” Apa aset kita yang tidak terlihat sebagai bangsa? Aset yang tidak terlihat itu adalah persaudaraan dan persatuan kita sebagai bangsa. Kita ini bersaudara. Apakah bapak-bapak berani mengatakan bahwa anda adalah yang haq, sementara lawan politik adalah yang bathil seperti kafir Quraisy? Siapa yang berani? Kalau saya tidak berani. . .

Siapapun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru yang saya muliakan. Tolong berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang dalam Al-Qur’an. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa. Saling mengisi dalam kebaikan. . .

Kalau kita berkontestasi politik atau apapun, letakkan itu dalam “fastabiqul khoirot”. Letakkan itu dalam “lita’arafu”. Beda-beda gagasan, semangatnya adalah untuk ta’aruf, saling mengisi dan saling belajar. Siapa yang bisa menyelesaikan masalah Indonesia sendirian? Hanya bisa dilakukan jika kita semua bersama-sama.

Apa yang kemarin ada di media-media. Saya banyak sekali menerima pertanyaan tentang masalah ini. Tuduhan-tuduhan juga banyak. Hujatan-hujatan juga lebih banyak. Ya tidak apa-apa. Kan kita hidup itu kalau ungkapan para ulama, membuat semua orang senang atau menyenangkan semua orang itu sesuatu yang mustahil. . .

Jadi kalau kita mau bikin senang, ya kepada yang menciptakan manusia saja lah. Itu urusannya pasti baik. Kalau kita berusaha mencari ridha dan keridhaan Allah supaya mencintai kita, itu pasti menguntungkan. Tapi kalau kita berepot-repot untuk mencari kecintaan manusia, atau “menjilat” manusia, itu biasanya akan kecewa dan tidak akan membawa kebaikan apa-apa “.
Wallohu a’lam bishowab

Itulah jawaban cerdas dari seorang ulama sekaliber TGB .
Saya mencatat ada kalimat yang patut kita semua renungkan dari TGB ,

” kalau kita mau bikin senang, ya kepada yang menciptakan manusia saja ” – TGB

Dari TGB saya hanya bisa berpesan , sudahlah hentikan kekonyolan ini , jangan ikut gila karena politik , biarlah kata ” gila ” hanya milik mereka yang haus kekuasaan yang menghalalkan segala cara saja .

#2019TetapNgopi

BACA JUGA :
TGB Dukung Jokowi , Ini tanggapan Ustad Abdul Somad

Apa aset kita yang tidak terlihat sebagai bangsa? Aset yang tidak terlihat itu adalah persaudaraan dan persatuan kita sebagai bangsa. Kita ini bersaudara. Apakah bapak-bapak berani mengatakan bahwa anda adalah yang haq, sementara lawan politik adalah yang bathil seperti kafir Quraisy? Siapa yang berani? Kalau saya tidak berani. . . Siapapun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru yang saya muliakan. Tolong berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang dalam Al-Qur’an. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa. Saling mengisi dalam kebaikan. . . Kalau kita berkontestasi politik atau apapun, letakkan itu dalam “fastabiqul khoirot". Letakkan itu dalam “lita’arafu”. Beda-beda gagasan, semangatnya adalah untuk ta’aruf, saling mengisi dan saling belajar. Siapa yang bisa menyelesaikan masalah Indonesia sendirian? Hanya bisa dilakukan jika kita semua bersama-sama. Apa yang kemarin ada di media-media. Saya banyak sekali menerima pertanyaan tentang masalah ini. Tuduhan-tuduhan juga banyak. Hujatan-hujatan juga lebih banyak. Ya tidak apa-apa. Kan kita hidup itu kalau ungkapan para ulama, membuat semua orang senang atau menyenangkan semua orang itu sesuatu yang mustahil. . . Jadi kalau kita mau bikin senang, ya kepada yang menciptakan manusia saja lah. Itu urusannya pasti baik. Kalau kita berusaha mencari ridha dan keridhaan Allah supaya mencintai kita, itu pasti menguntungkan. Tapi kalau kita berepot-repot untuk mencari kecintaan manusia, atau “menjilat” manusia, itu biasanya akan kecewa dan tidak akan membawa kebaikan apa-apa. Wallohu a’lam bishowab. #tuangurubajangofficial #tebarkebaikan #sebarkebenaran #tebarkandamai #tabayyundulu #bagiilmu #aset #persaudaraantanpabatas #haq #bathil #janganberpecahbelah #stop #konflik #perang #janganasal #kutip #ayat #alquran #fastabiqulkhoirot #litaarafu #salingmengisi #salingbelajar #cari #cintaallah #ridha #allahswt

A post shared by Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi (@tuangurubajang) on

Iklan

2 tanggapan untuk “Dihujat Karena Dukung Jokowi , Ini Jawaban Telak TGB”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s