Pendiri PKS Bergabung ke PDIP

image

M2000 – Tidak ada lawan abadi , yang ada politik kepentingan . Begitulah para pengamat mengungkapkan apa itu politik .
Yang dulu kawan dekat , sekarang jadi musuh bebuyutan dan sebaliknya , jadi politik itu cair dan tidak perlu serius-serius banget membela partai , apalagi sampai mati-matian membela partai sampai mengorbankan akal sehat , apalagi kita yang hanya pendukung alias tukang coblos saja.

Seperti berita yang menghebohkan ini , Pendiri Partai Keadilan yang merupakan cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Yusuf merupakan mantan kader PKS yang pernah menjadi anggota DPR periode 2004-2009.

Yusuf mengakui sudah pindah partai dan kini menjadi kader partai banteng dan mendukung Jokowi. Pada hari ini, Selasa (17/7/2018), dia  pergi bersama rombongan PDIP untuk mendaftar ke KPU.
Meski demikian, Yusuf belum mau mengungkap lebih jauh soal statusnya di PDIP. “Siaran persnya nanti saat di DPP (PDIP),” kata Yusuf seperti dikutip dari kumparan.com (17/7/2018).

image

Yusuf sendiri dipecat dari PKS pada 2010. Kala itu dia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Syariah PKS, jabatan yang cukup mentereng di partai yang mengaku partai dakwah itu .
Dalam bukunya yang berjudul, ‘Yusuf Supendi Menggugat Elite PKS,’ dia mengaku dipecat karena dituduh mengganggu istri orang dan menyelewengkan dana sumbangan.
Namun, Yusuf merasa difitnah. Dia juga merasa pemecatannya tidak sesuai prosedur karena surat keputusan tidak kunjung sampai kepadanya. Yusuf kemudian menggugat PKS ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Yusuf Supendi mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) melalui Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan atas tindakan pemecatan tidak sah yang dilakukan PKS.

Proses pemecatan tidak prosedural telah melanggar Anggaran Dasar dan/atau Anggaran Rumah Tangga PKS, akan tetapi putusan hakim menyatakan sebagai kebijakan partai,” ujar Yusuf dilansir dari sindonews.com (17/7/2018).

Yusuf menilai, tindakan dan perbuatan PKS dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum yang diatur dalam ketentuan Pasal 1365 KUHPerdata.

Tidak ada upaya pemanggilan kepada saya, bahkan saya tidak mendapatkan kesempatan untuk membela diri atas tuduhan yang dikenakan partai. Saya merasa telah dizalimi dan itu tidak menjadi pertimbangan hukum oleh majelis hakim,” tegasnya.

Tentu Yusuf ini tidak semujur Fahri Hamzah yang juga menggugat PKS dan memenangkan gugatannya , sehingga Fahri tetap bisa menjadi wakil ketua DPR walau tidak punya partai .

Dengan masuknya Yusuf , maka akan mengangkat pamor PDIP yang selama ini dicap sebagai partai yang jauh dari umat islam .
Kalau kata orang , ” Semua akan cebong pada waktunya ” .

Iklan

One thought on “Pendiri PKS Bergabung ke PDIP”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s