Siapakah Ustadz Hanan Attaki ?

image

M2000 – Beberapa hari terakhir , nama Hanan Attaki menjadi viral karena videonya yang viral dan membuat pro dan kontra .
Dalam video dakwahnya , Hanan mengatakan bahwa ciri wanita sholehah beratnya tidak boleh melebihi 55 kg , yang menurutnya diambil dari hadist yang meriwayatkan keluarga nabi yang beratnya tidak melebihi 55 kg .
Walaupun sambil becanda , namun banyak pihak yang mengatakan ini tidak sepantasnya dibicarakan dalam dakwah .

Entah , apa maksud netizen yang membesar-besarkan masalah ini . Bagi saya sendiri yang lebih suka mendengar ceramah-ceramah kyai NU , ini adalah hal wajar , toh hanya selingan .
Dakwah itu yang penting nyampai ilmunya , diselingi candaan juga biasa dipakai kyai-kyai NU dan yang mungkin tersindir pun biasanya malah ikut tertawa .

Sejak kasus ini mencuat , nama Hanan Attaki mulai dicari netizen dan mulai ingin tahu siapa ustadz milenial yang bernama Hanan Attaki ini .
Jika kamu googling dengan mengetik Hanan Attaki , maka akan muncul banyak berita mengenai dirinya .
Oke deh , daripada kamu repot-repot mencari tahu , disini saya mau kasih perjalanan hidup singkat mengenai Hanan Attaki hingga menjadi ustadz milenial .

Lahir: Tengku Hanan Attaki, 31 Desember 1981, Aceh
Pendidikan: Universitas al-Azhar-Mesir, Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir al-Qur’an
Akun media sosial: instagram @hanan_attaki
website: http://pemudahijrah.com/ 

image

Ustadz Hanan Attaki, Lc. adalah seorang penceramah asal Aceh yang kini tinggal dan berdakwah di Bandung.
Anak ke 5 dari 7 bersaudara ini kerap memberikan kajian di Masjid Trans Studio Bandung. Kajian yang dilakukan setiap hari Rabu selalu penuh dengan jamaah yang isinya remaja yang didominasi oleh ikhwan (laki-laki).

Gaya ceramah Hanan attaki ringan dan mudah diterima bagi remaja.
Hanan selalu memberi support pada setiap kajiannya untuk para jomblo agar segera menggenapkan setengah dien nya. Istilahnya jomblo memang karena ingin menjaga diri dari zina, dan terus mencari ilmu untuk segera menyempurnakan agama. Jomblo fii sabilillah katanya .

Pengalamannya mengenal al-Qur’an secara lebih dekat diawali pada usia kanak-kanak. Sejak SD ustadz Hanan sudah mendapat beasiswa. Beberapa kali memenangkan Musabaqah Tilawatil Quran dari mulai dapat sepeda dipakai ke sekolah, dan pernah juga dapat Televisi.

Terakhir ia berhasil menjadi qori terbaik versi Fajar TV, Kairo 2005, dan mengisi acara tilawah al-Qur’an “Min Ajmalis Soth” di dua Channel (Fajar Tv & Iqro’ Tv).
Saat kuliah pun mendapat beasiswa. Di keluarga, dialah orang pertama yang kuliah dan kuliahnya pun ke luar negeri.
Perjalanan ke Mesir,  adalah awal ke luar negeri dengan Visa Turis. Selanjutnya setelah ditanya saat pengetesan apakah bisa membaca Al Qur’an, dan dijawab bisa, Ustadz Hanan Attaki bisa langsung masuk ke Al Azhar dengan mendapat prioritas mendapat beasiswa.

Saat  mengenyam pendidikan di Universitas al-Azhar-Mesir ia menekuni Fakultas Ushuluddin, Jurusan Tafsir al-Qur’an hingga memperoleh gelar licence (Lc) pada tahun 2004. Selama di Kairo, ia juga pernah aktif sebagai pemred buletin “Salsabila” yang diterbitkan oleh kelompok studi al-Qur’an dan ilmu-ilmuislam.

Selama di Kairo, ia juga pernah aktif sebagai pemred buletin “Salsabila” yang diterbitkan oleh kelompok studi al-Qur’an dan ilmu-ilmuislam. kelompok ini dibimbing langsung oleh beberapa tokoh Ikhwanul Muslimin.
Ikhwanul Muslimin sendiri sekarang sudah dibubarkan di berbagai negara karena dianggap teroris , seperti di Libya yang terlibat penggulingan pemerintah yang sah .

Di Mesir, Hanan muda pernah berbisnis, dari mulai jual bakso, catering, hingga sempat menjadi joki hajar aswad (pada saat musim haji), semua bermodalkan nekad, dan keyakinan kepad Allah SWT. Ustadz Hanan Attaki juga pernah membuat buku, judulnya Tadabbur Quran.

Sejak kembali dari negeri “seribu menara”, Hanan Attaki bersama isteri dan putri pertamanya (Aisyah) tinggal di Bandung. Di kota inilah ia mulai terjun langsung dalam dunia dakwah; sebagai direktur Rumah Qur’an Salman-ITB, pengajar Jendela Hati (JH) dan STQ Habiburrahman.

image

Di kota Bandung, Ustadz Hanan Attaki berdakwah lewat Pemuda Hijrah. Pemuda Hijrah berdiri sejak Maret 2015. Gerakan Pemuda Hijrah yang memiliki akun Instagram @pemudahijrah, didirikan oleh kurang lebih 5 orang. Logonya sendiri adalah Shift yang suka ada di laptop/PC ada tombol Shift yang berarti pindah atau berubah. Pemuda Hijrah juga memiliki akun Fanpage @pemudahijrah dan akun Twitter di @PemudaHijrah.

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s