TGB – Maghrib Yang Berkesan Di Imami Jokowi

image

Masshar2000.Com – Dalam kunjungannya ke lokasi gempa Lombok , presiden Jokowi didampingi langsung Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi .
Terlihat TGB seharian mendampingi Presiden Jokowi saat meninjau korban gempa di Lombok pada Senin (13/8).
TGB bercerita, ada beberapa peristiwa yang terjadi di luar rencana, seperti salat Magrib di mushala darurat.

Shalat Magrib di mushala darurat ini tidak direncanakan. Mulanya di jadwal beliau (Presiden Jokowi) mendengar paparan di posko utama di Tanjung, TGB mengawali ceritanya melalui keterangan yang diterima, Selasa (14/8).
Namun, paparan baru berlangsung 5 menit, tiba-tiba Jokowi tampak gelisah. TGB melanjutkan, ternyata Jokowi mengajaknya untuk melihat kondisi masyarakat yang menjadi korban gempa.

Kita jenguk masyarakat saja, Tuan Guru,” ujar TGB sambil menirukan Jokowi.

TGB kemudian menanyakan ke Jokowi, lokasi mana yang hendak ditinjau. Jokowi menyerahkan kepada TGB untuk memilih lokasi korban gempa yang akan ditinjau. “Lantas semua kalang kabut. Naik mobil, lalu turun di salah satu lokasi dekat pinggir selokan,” lanjut TGB.

Setelah sampai di salah satu lokasi pengungsi, Jokowi kemudian berbincang dengan masyarakat. Warga mendadak berkerumun mengelilingi Jokowi.
Setelah itu, rombongan kembali ke tenda karena sudah menjelang malam. Di tengah jalan, Jokowi dan rombongan sempat mampir ke tempat pengungsi di tengah lapangan.

image

Lalu datanglah waktu magrib, beliau ajak kami shalat. Ajudan ingatkan, musala tidak layak dan air minum untuk wudu, beliau tetap berkeras. Jadilah, kami salat di situ,” jelas TGB.

Saat shalat, TGB mengaku tiga kali diminta menjadi imam oleh Jokowi. Namun, TGB menolak, meminta Jokowi yang menjadi imam.
Saya minta beliau yang jadi imam. Menghormati tamu. Sekaligus ingin tahu bacaan salat sehari-hari beliau,” ujarnya.
Ternyata bacaan beliau sangat terang. Rakaat pertama membaca surat Al-Humazah dan rakaat kedua membaca Quraish,” lanjut eks politikus Demokrat ini.

image

Setelah shalat, Jokowi menutup zikir ditutup dengan doa yaitu Allohumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anna. “Lalu doa Ashabul Kahfi, “Rabbana aatinaa min ladunka..” dan ditutup dengan doa sapu jagat. Terakhir mushafahah dengan jamaah,” cerita TGB lagi.

Momen itu menjadi salah momen yang berkesan bagi TGB. 
Nikmat Tuhanmu manalagi yang kau dustakan , mendapat presiden muslim , merakyat dan tentunya tidak memanfaatkan jabatan apalagi korupsi .

image

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s