Ini Aturan Menggunakan Pengeras Suara ( Speaker )

image

Masshar2000.Com – Media massa maupun media sosial beberapa hari ini ramai memberitakan seorang wanita yang dipenjara 18 bulan gara-gara protes penggunaan speaker masjid .

Lantas bagaimana sebenarnya aturan penggunaan speaker atau pengeras suara agar tidak melanggar aturan ?

WAPRES Jusuf Kalla pun juga mengeluhkan suara mengaji (bacaan Al-Quran) yang diperdengarkan melalui pengeras suara (speaker) di masjid-masjid.

Seperti diberitakan, JK yang juga Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menyebutnya sebagai “polusi suara“. Wapres sebelumnya, Boediono, juga pernah meminta agar Dewan Masjid melakukan pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid-masjid. Wapres menilai, suara adzan yang terdengar sayup-sayup dari jauh terasa lebih merasuk ke sanubari dibanding suara yang terlalu keras.
Ada aturan – aturan resmi pengeras suara (speaker) di masjid-masjid yang sudah dikeluarkan pemerintah sejak lama sekali, yaitu tahun 1978.

image

Aturan Kementerian Agama (Kemenag) tersebut bisa disimak di situs bimasislam.kemenag.go.id, yaitu berupa Instruksi Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam dalam Keputusan Nomor: Kep\/D\/101\/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Keputusan itu ditandatangani Dirjen Bimas Islam saat itu, Kafrawi, pada 17 Juli 1978.

Ada sebuah ayat yang pas untuk masalah ini ,supaya tidak saling otot-ototan ,

Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.(Qs: Al-A’raf ayat 205).

dari [Ibnu ‘Abbas] dia berkata; “Dahulu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mengeraskan suara dalam membaca Al Qur’an, sehingga bila orang-orang musyrik mendengarnya maka mereka segera mencela Al Qur’an dan yang membawanya. Suatu saat Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam membaca dengan suara pelan hingga tidak bisa didengar oleh sahabatnya, maka Allah Azza wa Jalla menurunkan ayat: ‘Janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalannya diantara keadaan yang demikian”(HR: An-Nasa’i no.1002)

image

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s