Kenapa Umat Islam Bersujud ke Ka’bah

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Kita semua yang muslim tahu bahkan yang non muslim pun tahu bahwa dalam Ajaran Islam, menyembah berhala merupakan perbuatan yang sangat diharamkan dan dilaknat oleh Allah SWT.

Mengagungkan berhala atau memuja-muja patung atau berhala jelas terlarang di dalam Islam. Ia termasuk bagian dari perbuatan syirik yang dapat menghapus seluruh amal kebaikan. kejelasan hukum tersebut telah ditegaskan dalam banyak nash, baik dari Al-Qur’an maupun hadits Nabi Muhammad SAW.

Namun, larangan ini seolah-olah sulit diterima oleh logika sebagian orang non-Muslim apalagi mereka yang kritis atau alergi dengan muslim . Pasalnya pada satu sisi, Islam menentang keras pemujaan dan pengagungan terhadap benda mati atau patung. Akan tetapi di sisi yang lain, mereka mempertanyakan status umat Islam sendiri yang “seperti” memuja-muja Ka’bah yang menurut mereka adalah batu .

Umat Muslim diseluruh dunia bersujud menghadap ka’bah ketika mereka menjalankan kewajiban sholat, salah satu rukun islam kedua. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari kalangan non-Muslim bahkan Muslim sendiri tentang alasan sujud ke ka’bah.
Apakah umat muslim menyembah Ka’bah? Apakah sebenarnya isi yang ada di dalam Ka’bah? Ternyata faktanya sangat mengejutkan.

Mari kita simak dengan seksama agar tidak salah persepsi mengapa sholat harus menghadap ka’bah :

1. Sejarah Awal Dibangunnya Ka’bah

image

Hal ini sebenarnya merupakan sejarah yang paling tua di dunia. Nabi Adam merupakan Nabi yang pertama kali mendirikan Ka’bah. Pada tahun 1500 SM, tercatat Ka’bah kembali didirikan dan diperbaiki. Nabi Ibrahim bersama dengan putranya yang taat, Nabi Ismail, mulai membangun Ka’bah dari bebatuan yang berasal dari Bukit Hira, Qubays, dan tempat-tempat lainnya. Semakin tinggi dari hari ke hari mereka membangun Ka’bah, dan akhirnya selesai dengan dengan tinggi sekitar 39 kaki 6 inci (kira-kira 11 meter).

Pada awalnya, Ka’bah hanyalah bangunan tanpa atap dengan empat tembok persegi dan dua pintu. Di salah satu celah sisi bangunan yang diisi dengan batu hitam besar dikenal dengan nama Hajar Aswad. Batu ini tersimpan di Bukit Qubays pada zaman Nabi Nuh ketika banjir besar melanda. Batu ini sangat istimewa, karena batu ini diberikan oleh Malaikat Jibril.

2. Isi Di Dalam Ka’bah

image

Banyak orang yang bertanya-tanya tentang isi Ka’bah. Selain orang Muslim sendiri, banyak juga non-Muslim yang penasaran dengan isi bangunan yang disucikan oleh umat Islam ini. Bahkan ada rumor mengira bahwa di dalam Ka’bah itu terdapat minyak dan emas. Padahal rumor tersebut tidak benar sama sekali.

Ternyata di dalam Ka’bah tidak ada apa-apa kecuali sebuah kotak putih tempat menyimpan berbagai macam parfum yang nantinya akan dicampur dengan air zam-zam untuk mencuci atau membersihkan bagian dalam Ka’bah. Lalu ada tiga tiang utama penyangga atap Ka’bah, dan berbagai hiasan gantung berisi parfum untuk pengharum ruangan didalam Ka’bah.

3. Alasan Muslim Sujud Ke Ka’bah

image

Beberapa dari non-Muslim mungkin punya pikiran bahwa Umat Muslim menyembah dan memuja Ka’bah saat shalat di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Namun ternyata alasan sebenarnya mereka sujud menghadap Ka’bah adalah Ka’bah merupakan kiblat atau arah kaum Muslimin menghadap dalam shalat mereka.

Perlu dicatat bahwa, walaupun kaum Muslimin menghadap Ka’bah dalam shalat, mereka sebenarnya tidak menyembah Ka’bah. Kaum Muslimin hanya menyembah dan bersujud kepada satu tuhan, Allah SWT. Alasan menghadap kiblat ialah untuk menyatukan kaum Muslimin dalam beribadah kepada Allah, maka kaum Muslimin di mana pun berada diperintahkan hanya menghadap ke satu arah kiblat, yaitu Ka’bah.
Maka dari itu Ka’bah disebut baitullah atau rumah Allah .

Umat Islam sendiri sangat mengedepankan kebersamaan dan kekompakan saat beribadah kepada Allah SWT karena akan mendapat ganjaran dan pahala yang lebih besar jika beribadah dilakukan secara berjama’ah atau bersama-sama.

image

Kaum Muslimin yang tinggal di sebelah barat Ka’bah, mereka salat menghadap timur. Begitu pula yang tinggal di sebelah timur Ka’bah, mereka menghadap barat. Yang tinggal di sebelah utara Ka’bah, mereka menghadap selatan sedangkan yang tinggal di sebelah selatan Ka’bah, mereka menghadap utara. Subhanallah, sungguh indah sekali, bukan?

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum …

Library : eramuslim.com

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s