Biar Seperti Orang-Orang

image
Buya Syafii mantan Ketua Umum Muhammadiyah

Masshar2000.Com – Kebanyakan orang ingin tampil seperti yang lain walaupun harus dibela-belain seperti pingin motor baru , hape baru , mobil baru ataupun yang lain-lain .

Ya kadang , seseorang pingin tampil lebih hanya untuk dicap setara sama seperti lainnya hanya untuk memuaskan nafsu dunianya , yang parahnya adalah jika sudah tertanam rasa iri dalam dirinya dan tidak mau kalah dengan yang lain disekitarnya .

Tapi ada juga lho , biar seperti orang-orang ternyata juga di lakukan oleh tokoh besar bahkan sekelas tokoh nasional yang justru tampil seperti orang-orang kebanyakan .
Saya pernah bertemu ibu Iriana Jokowi yang belanja di supermarket sendirian , kadang ditemani anaknya kaesang .
Atau juga tokoh seperti Ganjar Pranowo yang terbiasa bergaul dengan warga , atau bu menteri Susi yang tak canggung ngobrol atau naik motor sendiri saat berkunjung ke daerah .
Saya gak usah menceritakan pak Jokowi saat menjabat walikota Solo , karena pasti ada yang bilang pencitraan .

Dan salah satu tokoh yang paling menyita perhatian publik adalah Buya Syafii Maarif .
Dari candid kamera yang banyak beredar di medsos , sering tampak si Buya belanja sendiri ke warung , ngantri di rumah sakit PKU sendiri dan tidak minta di spesialkan , padahal beliau adalah tokoh yang pernah memimpin organisasi Muhamaddiyah ini . Bayangkan Buya mau mengantri di Rumah Sakit dari yayasan yang pernah dipimpinnya , padahal jika mau , beliau bisa minta spesial .

image

Coba simak catatan bagus dari seorang netizen ini ,

SEPERTI ORANG-ORANG

Saya sering membaca di Facebook orang menggunakan ungkapan “biar seperti orang-orang…” ketika mereka bisa melakukan sesuatu atau memiliki sesuatu yang bisa ia ceritakan. Misalnya, sedang piknik dan ia bilang “biar seperti orang-orang…”
.
Sebagian melakukan itu dengan niat bergurau. Saya pun akan menggunakan kalimat itu bila diperlukan. Biasa saja. Orang boleh punya keinginan agar bisa “seperti orang orang…”
.
Di tempat-tempat seperti bandara, kadang juga saya ingin seperti orang-orang yang saya lihat bawa tas bermerek, baju rapi, kelihatan sukses… Ngaso di executive lounge. Manusiawi saja kan?
.
Tetapi. Apa iya harus seperti orang-orang?
.
Tadi, dlm penerbangan pulang dari Jakarta, saya duduk sebaris dengan ORANG INI. Ia tidak seperti orang2. Selama di pesawat, saya lirik beliau dan gerak geriknya. Sangat biasa. Sangat TIDAK seperti orang orang. Meskipun punya nama besar dan pengaruh penting di negeri ini, beliau ya begitu saja. Duduk, istirahat sejenak, lalu salat maghrib di kursinya. Tidur.
.

image

Saya tdk sempat ngobrol di pesawat karena duduk kami yang berjarak. Tetapi begitu turun dari pesawat, saya segera mengejar, menjabat dan mencium tangannya (saya tahu beliau Muhammadiyah, tetapi biarin! Beliau saya anggap guru koq).
.
“Pak Syafi’i, saya Arif. Saya pernah ke rumah Bapak dulu utk menemani Prof. Merle Ricklef. Saya dulu asisten risetnya.”
.
“Oh, itu dulu Anda?” katanya sambil senyum.
.
Selepas tangan saya dari tangan kanan beliau, tangan kirinya yg ganti memegang erat. Sepanjang perjalanan, saya biarkan tangan kanan saya menjadi tongkat bagi tangan kirinya, melengkapi tongkat kayu di tangan kanannya.
.
Kami lalu berbincang bnyak hal. Kami baru berpisah persis di depan loket taksi bandara. Tdk ada yg menjemput beliau. Ketika saya tanya mengapa tidak ada yang menjemput, jawabnya “Gampang, ini saja sampai rumah.”
.
Saya sering mendengar cerita tentang  kesederhanaan beliau. Hari ini saya merasakan sendiri. Kalau melihat apa yg sdh disumbangkan Buya utk Indonesia, di satu sisi, dan kesederhanaannya di sisi lain, koq saya yakin bahwa saya tdk ingin seperti orang2. Cukuplah seperti orang ini.

Catatan : arif maftuhin

Apakah anda juga ingin tampil seperti orang-orang ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s