Asal Mula Nama IRIAN JAYA , Ini Sosok Pencetusnya

image

Masshar2000.Com – Papua adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur wilayah Papua milik Indonesia.
Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini.

Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua Bagian barat, namun sejak tahun 2003 dibagi menjadi dua provinsi dengan bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya memakai nama Papua Barat. Papua memiliki luas 808.105 km persegi dan merupakan pulau terbesar kedua di dunia dan terbesar pertama di Indonesia.

Bagi generasi milenial , mungkin tidak pernah mengalami Papua yang sekarang dulunya sempat bernama Irian Jaya atau Irian .
Dirangkum dari berbagai sumber , nama IRIAN sendiri dicetuskan oleh salah satu pahlawan nasional dari Irian atau Papua . ia adalah Frans Kaisiepo .
Jika kamu tidak mengenalnya atau tidak tahu wajahnya , kamu cukup ambil uang kertas 10 ribu terbaru , maka kamu akan mengenal sosok ini .

image

Frans terlibat dalam Konferensi Malino tahun 1946 yang membicarakan mengenai pembentukan Republik Indonesia Serikat sebagai wakil dari Papua.  

Rasa kebangsaan Frans Kaisiepo tumbuh saat ia berkenalan dengan seorang guru Taman Siswa.
Frans Kaisiepo sangat gigih memperjuangkan kemerdekaan Papua dari penjajahan Belanda dan menuntut bergabung dengan Negara Indonesia.
Sikap dan rasa cintanya pada Indonesia, Frans Kaisiepo buktikan dengan menentang pembentukan Negara Indonesia Timur (NIT) dalam Konferensi Malino (Juli 1946).
Bahkan, Frans Kaisiepo lalu mengganti nama ‘Papua’ menjadi ” IRIAN ” yang merupakan singkatan dari ‘Ikut Republik Indonesia Anti-Netherland’.

image
Frans muda

Selanjutnya, pada Konferensi Meja Bundar (23 Agustus—2 November 1949), Frans Kaisiepo juga menolak menjadi anggota delegasi Belanda.
Gara-gara penolakan itu, Frans Kaisiepo dihukum dan dibuang ke tempat terpencil.
Konferensi Meja Bundar sendiri menghasilkan keputusan pengakuan kedaulatan NKRI.

Namun, Belanda masih bersikeras, bahwa Irian masih masuk wilayah Kerajaan Belanda.

Akhirnya, pada 19 Desember 1961, Presiden Soekarno mengumumkan Trikora sebagai upaya untuk membebaskan Irian Barat.

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cendrawasih, Jayapura. Untuk mengenang jasanya, namanya diabadikan sebagai nama Bandar Udara Frans Kaisiepo di Biak.
SK Pres: 077 /TK/ 1993 bertanggal 14- 9-1993 .

image
Lahir : Biak Papua, 10 Oktober 1921
Wafat : Biak, Papua, 10 April 1979

Lahir : Biak Papua, 10 Oktober 1921
Wafat : Biak, Papua, 10 April 1979

Library : @info.sejarah

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s