Perbedaan Terorisme , Radikalisme dan Separatisme

image

Masshar2000.Com – Belakangan ini marak kita temui di medsos , Banser yang menjadi garda terdepan penjaga NKRI dihujat mati-matian karena menurut mereka , Banser hanya teriak-teriak doang membela Pancasila padahal tidak berani ke Papua melawan Organisasi Papua Merdeka ( OPM ).

Banser dan GP ANSOR sebenarnya sudah mengklarifikasi masalah ini , bahwa Banser adalah organisasi atau sayap ormas NU , bukan alat negara .
Maka tugas Banser adalah menjaga negara dari pihak-pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila , sedangkan OPM adalah gerakan sparatis atau pemberontak yang ingin merdeka , mereka tidak mau mengganti ideologi tapi mau merdeka  , sehingga alat negara lah yang bekerja disana yaitu TNI / POLRI .
Dari sini sudah paham belum ?

Kalau belum .. Mari kita pelajari apa bedanya teroris , Radikal dan Separatis !

Banyak orag yang sukar membedakan antara Terorisme, Radikalisme dan Separatisme sehingga saya berkeinginan menulis hal tersebut dalam artikel saya kali ini. karena hal ini sangat penting dibedakan dalam hal ilmu pengetahuan.

Pengertian Terorisme

Teorisme dalam pengertian perang memiliki definisi sebagai serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan terror (takut), sekaligus menimbulkan korban massif bagi warga sipil dengan melakukan pengeboman atau bom bunuh diri. Sasaran kaum terorisme kebanyakan adalah fasilitas yang dianggap milik bagi lawan-lawan kelompok, seperti simbol-simbol Negara yang dianggap musuh, semisal amerika dan Israel.

Pengertian Radikalisme

Secara epistimologis, radikal berarti “berakar” atau mendalam. Namun, kini makna radikal atau radikalisme tertuju bagi kelompok agama yang menyukai kekerasan. Secara semantik radikalisme ialah paham aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan drastis. Sementara dalam ensiklopedia Indonesia, radikalisme adalah semua aliran politik, yang para pengikutnya menghendaki konsekuensi yang ekstrem, setidak-tidaknya konsekuensi yang paling jauh dari pengejewantahan ideologi yang mereka anut. Dalam dua defines ini, radikalisme adalah upaya perubahan dengan cara kekerasan, drastic dan ekstrem.

Pengertian Separatis

Secara etimonologi, separatis memiliki arti mengasingkan diri atau kelompok yang mengasingkan dirinnya dari suatu wilayah dari satu sama lain (atau suatu Negara lain). Istilah separatism dalm kamus bahasa Indonesia didefinisikan sebagai orang (golongan) yang menghendaki pemisahan diri dari suatu persatuan, golongan bangsa untuk mendapatkan dukungan.

Semantara, separatisme apat didefinisikan suatu paham yang mengambil keuntungan dari pemecah-belahan dalam suatu golongan (bangsa).
Selanjutnya menurut Dewi Fortuna Anwar, bahwa separatisme berkaitan erat dengan paham pembentukan Negara. Sejumlah gerakan separatism dapat muncul karena sejarah panjang terhadap kebencian kepada pemerintah Negara, kelompok suku atau agama yang dominan.

image
Gerakan separatis OPM

Persamaan Terorisme, Radikalisme dan Separatisme

Pengertian terorisme, radikalisme dan separatisme memang beragam menurut para ahli , namun ketiganya secara esensial emiliki kesamaan dengan adanya pertentangan yang tajam antara nilai-nilai yang diperjuangkan oleh kelompok agama tertentu di satu pihak dengan tatanan nilai yang berlaku saat itu atau yang dianggap musuh. Sehingga perbedaan separatism, radikalisme maupun terorisme sangatlah tipis.

Semoga bermanfaat ,

Salam Literasi

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s