Habib Rizieq Dicekal Pemerintah Arab Saudi , Ini Tanggapan Polri

image

Masshar2000.Com –  Kabar mengejutkan datang dari Rizieq Shihab Imam Besar FPI .
Kabar mengejutkan itu muncul dari pernyataan
Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak yang mengungkapkan bahwa Habib Rizieq Shihab atau HRS dicekal saat Yusuf menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TVONE.

Sebelum menjelaskan alasan Habib Rizieq Shihab dicekal Arab Saudi, Yusuf Muhammad Martak terlebih dahulu menyinggung soal omongan Kapitra Ampera.
Menurut Yusuf, mantan pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera untuk tidak berbicara bohong.

Saya memohon kepada saudara Kapitra untuk jangan terlalu banyak mengembangkan isu bohong,” katanya.

Habib Rizieq statusnya saat ini statusnya dicekal, tidak bisa keluar dari Saudi Arabia,” kata Yusuf Martak .

Menurut Yusuf ketika itu, visa Habib Rizieq masih berlaku.
Keluarga Habib Rizieq sempat dibebaskan oleh pihak imigras Arab Saudi.

Visa masih hidup, beliau akan meninggalkan saudi, keluarganya dibebaskan imigrasi, Habib Rizieq dicekal,” katanya.

Yusur Martak kemudian mempertanyakan kesalahan dari Habib Rizieq hingga dicekal oleh Pemerintah Arab Saudi.

Pertanyaan ada kesalahan apa Habib Rizieq dengan Pemerintah Saudi, kalau seandainya ada kesalahan sudah pasti ditahan, sudah pasti dipanggil,” katanya.

Ini yang perlu saya sampaikan agar ini berita lebih penting atau berita bohong atau nyanyi yang tidak bermanfaat, untuk kelanjutan keamanan ketenangan negara dan semau rakyat yang sedang melihat kita, mohon agar ini dimengerti apa alasan Habib Rizieq walaupun sudah 2 kasusnya di-SP3 masih ada 17 rekayasan kasus yang belum diproses, ini menurut informasi dari Habib Rizieq dan beliu saat ini dicekal,” tutupnya.

Apa tanggapan POLRI ?

Diketahui bersama bahwa beberapa waktu lalu Prabowo menandatangani pakta integritas berisi 17 poin kontrak politik.

Pakta itu diteken oleh Prabowo dan perwakilan peserta Ijtima Ulama II, yaitu KH Abdul Rosyid Abdullah Syafii serta Ketua GNPF Yusuf Muhammad Martak

Poin ke-16 dari pakta integritas GNPF Ulama yang disetujui Prabowo menyebutkan siap menggunakan hak konstitusional dan atributif yang melekat pada jabatan presiden untuk melakukan proses rehabilitasi, menjamin kepulangan, serta memulihkan hak-hak Habib Rizieq Shihab sebagai warga negara Indonesia.

Berikut bunyi poin ke-16 pada pakta integritas tersebut.

“Siap menggunakan hak konstitusional dan atributif yang melekat pada jabatan Presiden untuk melakukan proses rehabilitasi menjamin kepulangan, serta memulihkan hak-hak Habib Rizieq Shihab sebagai warga negara Indonesia, serta memberikan keadilan kepada para ulama, aktivis 411, 212, dan 313 yang pernah/sedang mengalami proses kriminalisasi melalui tuduhan tindakan makar yang pernah disangkakan. Penegakan keadilan juga perlu dilakukan terhadap tokoh-tokoh lain yang mengalami penzaliman.”

Hal tersebut terlampir pada bagian Lampiran Keputusan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional II Nomor: 02/IJTIMA/GNPF-ULAMA/MUHARRAM/1440 H yang dibagikan kepada para peserta Ijtima Ulama 2.

Menanggapi kabar pencekalan tersebut, Polri pun angkat bicara. Dilansir dari inilah.com (19/9/2018), Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo malah mengungkapkan keheranannya.
Gimana kok bisa sampai dicekal, kan dia WNI. Kalau ada masalah ya normalnya di deportasi,” begitu ujarnya.

Memang ada benarnya apa yang disampaikan oleh Brigjen Dedi Prasetyo. Jika ada masalah keimigrasian atau semacamnya, tentu logikanya HRS akan dideportasi ke tanah air. Tidak ada yang namanya pencekalan, yang ada adalah apabila WNI melakukan tindak pidana disana maka akan dilakukan pencekalan atau penahanan dan diproses sesuai kesalahannya.

Nah, memangnya HRS melakukan tindak pidana di Saudi ?
Maka dari itu kabar pencekalan ini tentu saja menjadi misteri yang belum diketahui kebenarannya.

Bagaimana pendapatmu ?

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s