Uban Adalah Cahaya Akhirat , Jadi Jangan Risau

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Uban identik dengan usia yang semakin menua , walaupun tidak bisa dipungkiri sekarang ini orang masih muda yang usianya belum genap 30 tahun sudah banyak yang beruban , karena faktor genetik atau salah minyak rambut atau shampoo.

Namun , secara umum , seseorang yang usianya diatas 40 tahun , uban sudah mulai nampak dan terus bertambah .
Banyak yang risau akan masalah ini , dan tak heran jika banyak yang mencabutnya atau ada yang memakai pewarna rambut untuk menyamarkan uban .
Sebenarnya uban ini jika dimaknai secara benar adalah untuk mengingatkan kita akan semakin dekatnya ajal .

Dalam Al Quran disebutkan
” Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. (QS. Fathir: 37)

Ibnu Katsir rahimahullah, menerangkan dalam kitab tafsir beliau, bahwa para ulama tafsir seperti Ibnu Abbas, Ikrimah, Qatadan, Ibnu ‘Uyainah dan yang lainnya, menjelaskan bahwa maksud Sang Pemberi peringatan dalam ayat di atas adalah uban. (Tafsir Ibnu Katsir 6/542)

Uban Menjadikan Seorang Tak Lagi Rakus Terhadap Dunia

Munculnya uban membuat seorang sadar, bahwa keberadaannya dunia ini tidaklah selamanya. Hanya sebentar bila dibandingkan kehidupan selanjutnya; yaitu alam akhirat. Yang satu hari di sana sama dengan lima puluh ribu tahun di dunia.

Sufyan Ats-Tsauri berkata
Zuhud terhadap dunia akan menupuskan Angan-angan kosong. Ia tak lagi berlebihan dalam hal makanan dan pakaian.”

Uban Akan Menjadi Cahaya di Hari Kiamat

Dari Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Janganlah mencabut uban. Tidaklah seorang muslim yang memiliki sehelai uban, melainkan uban tersebut akan menjadi cahaya baginya pada hari kiamat nanti.” (HR. Abu Daud 4204. Hadis ini dishahihkan al-Albani dalam Shahih Targhib wa Tarhib, 2091)

Munculnya Uban Akan Mendorong Seseorang Untuk Lebih Giat Beramal

Uban Akan Memancarkan Sifat Tabah dan Wibawa.
Sa’id bin Musayyib, beliau berkata:
“Ibrahim adalah orang pertama yang menjamu tamu, orang pertama yang berkhitan, orang pertama yang memotong kumis, dan orang pertama yang melihat uban lalu berkata: Apakah ini wahai Tuhanku? Maka Allah berfirman: kewibawaan wahai Ibrahim. Ibrahim berkata: Wahai Tuhanku, tambahkan aku kewibawaan itu.” (HR. Bukhori dalam Al-Adabul Mufrod 120, Imam Malik dalam Al-Muwatto’ 9/58)

Berangkat dari kedahsyatan-kedahsyatan di ataslah, kemudian jumhur ulama (mayoritas ulama) menyimpulkan, bahwa hukum mencabut uban adalah makruh.

Jadi , nikmati saja ubanmu , tidak perlu risau karena justru itu akan menjadi cahaya di akhirat kelak .

Semoga bermanfaat,
Wassallamu’allaikum…

Library  : http://www.muslim.or.id

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s