Dua Pendukung Ini Siap Potong Leher Jika Jagoannya Kalah di Pilpres

image
La Nyalla dan Joko Edi : Siap potong leher jika jagoannya kalah di pilpres wilayah Madura

Masshar2000.Com – Inilah Indonesia , seakan tak mau kalah dengan bule-bule amrik yang buka taruhan sampai milyaran saat pilpres di Amerika , di Indonesiapun ternyata tak kalah seru , bahkan lebih sadis .

Kalau pada pilpres 2014 lalu ada yang bilang akan jalan kaki Jogja-Jakarta kalau jagoannya kalah dan ternyata kalah (mana buktinya ).
Kini pendukung kedua capres memulai taruhan baru .
Hukumannya cukup mengerikan, potong leher.

Mantan anggota DPR RI, Joko Edi Abdurachman yakin Prabowo Subianto akan mengulang kemenangannya di Madura pada Pilpres 2019. Empat tahun lalu, Prabowo yang berpasangan Hatta Rajasa menang telak di sana.

Perlu dicatat 
* Jokoedy: potong leher saya jika Jokowi menang di Madura.
* La Nyalla: Potong leher saya jika Prabowo menang di Madura,” kicau Joko Edi di akun Twitternya, Selasa (30/10/2018).

image

Kicauan itu menanggapi pernyataan mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti pekan lalu.

Potong leher saya kalau Madura bisa menang suara Prabowo. Dulu Madura bisa memenangkan Prabowo. Tetapi sekarang saya akan turun langsung dan memenangkan Jokowi. Saya akan menangkan Jokowi-Ma’ruf di atas 70 persen,” kata La Nyala Rabu malam (24/10/2018) seperti dikutip dari Inews.id.

Saat itu, La Nyalla menjadi salah satu pembicara dalam diskusi yang diselenggarakan kelompok relawan Jakarta Anak Muda Satu (JAMS) di Rumah Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin DKI Jakarta, Jalan Borobudur, Jakarta.

La Nyalla adalah mantan kader Partai Gerindra. Dia hijrah untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf karena kecewa batal diusung menjadi calon gubernur Jawa Timur oleh Partai Gerindra.
Pada Pilpres 2014, Prabowo-Hatta menang telak di Madura. Perolehan suaranya mencapai 830.968. Sementara Jokowi-JK hanya mampu meraih 692.631 suara atau selisih 138.337 suara.

Rinciannya, di Kabupaten Bangkalan, Prabowo-Hatta meraup 644.608 suara dan Jokowi-JK dapat 149.258 suara. Untuk Kabupaten Sampang Prabowo-Hatta raih 474.752 suara, sementara Jokowi-JK dapat 162.785 suara.

Di Kabupaten Pamekasan, Prabowo-Hatta dapat 378.652 suara dan Jokowi-JK meraih 135.178 suara. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Sumenep. Prabowo-Hatta dapat 332.956 suara dan Jokowi-JK raih 245.410 suara.

Ya , semua bisa terjadi , pada 2014 lalu ketua tim kampanye prabowo adalah Mahfud MD yang merupakan tokoh berpengaruh di Madura yang tentu menyumbang banyak suara disana  , kini Mahfud merapat ke kubu Jokowi …Apakah keadaan akan berbalik ?

Nah , kita tunggu saja yang taruhan mau potong leher jika jagoannya kalah …Joko Edi atau La Nyalla yang akan menjadi mayat setelah pilpres !

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s