Waspadai Gerakan Khawarij di Sekitarmu , Ini Ciri-Cirinya

Assallamu’allaikum mass-miss sadayana

image

Masshar2000.Com – Musuh yang paling besar dan sulit dikalahkan oleh kita sendiri adalah hawa nafsu , sedangkan musuh paling sulit dideteksi adalah musuh dalam selimut atau teman-teman kita sendiri .

Dalam islam musuh yang paling membahayakan adalah kaum munafik dan golongan khawarij .
Sebelum membahas apa itu khawarij dan ciri-cirinya , sebelumnya simak dulu kisah memilukan dari kaum khawarij ini .

Tubuh Abdullah bin Khabab, sahabat Nabi saw itu diseret kemudian disiksa hingga tewas.
Belum puas, Hubla istri Abdullah mengalami nasib lebih tragis. Perutnya dibelah dan isinya dikeluarkan. Keluarganya, dari anak anak hingga orang tua juga dibantai tidak tersisa.
Begitulah cerita yang di kutip dari Dr. Mustafa Murad, guru besar ahlussunah universitas Al-Azhar.

Pelaku sadis tersebut adalah kaum Khawarij, kaum pembangkang dijaman pemerintahan Imam Ali, sepupu dan sahabat Nabi Muhammad saw.
Peristiwa memilukan itu lalu menjadi alasan sahih bagi Imam Ali untuk memulai operasi militer menumpas Khawarij.

Sesaat sebelum perang melawan pembangkang khawarij di Nahrawan meletus, Imam Ali mengutus sahabat besar Nabi Muhammad saw, Abdullah bin Abbas ra untuk berdialog dan menyelidiki keadaan mereka.
Mari kita dengarkan penjelasan Abdullah bin Abbas tentang khawarij .

Ciri Ciri Khawarij

Mereka adalah kaum yang menakjubkan dalam hal ibadah. Tampak gosong di dahi mereka.
Siang hari mereka berpuasa dan malam hari diisi dengan tahajjud dan membaca al-Quran. Mereka adalah qori dan kaum penghafal al-Quran.
Tubuh mereka kurus dan pucat karena banyak berpuasa. Pakaian mereka tampak kasar asal-asalan dan menjauhi dunia.

Mungkinkah mereka tersesat ?

Ketika mendengar penjelasan ibnu Abbas, sambil memandang kejauhan,
Imam Ali menjawab :

Wahai Ibnu Abbas, seandainya tidak ada aku (setelah Rasulullah), maka tidak ada seorangpun yang sanggup dan yakin melawan mereka. Tapi cukuplah sebagai bukti kebenaranku, bahwa esok setelah peperangan, tidak lebih 10 orang dari mereka yang masih hidup, dan tidak lebih dari 10 orang pasukanku yang binasa.”

Ucapan  Ali terbukti.
Setelah perang, hanya 7 orang pasukan Imam Ali yang syahid dan hanya 9 orang pasukan Khawarij yang masih hidup.

Jauh sebelum Perang Nahwaran terjadi, Rasulullah saw sudah meramalkan kedatangan mereka.
Dahulu, di jaman Nabi saw di Madinah, ada seorang yang jika sholat, dia sudah datang sebelum sahabat nabi datang.
Dan masih sholat, saat sahabat Nabi pulang.
Kagum atas ibadah orang ini, sahabat Nabi menceritakan kepada Nabi saw.

Ketika Nabi melihatnya, Nabi berkata,

Aku seperti melihat bekas tamparan setan diwajahnya.” (Dahi yg gosong).

Lalu Nabi mendatangi orang tersebut dan bertanya,

Apakah waktu kamu sholat, kamu merasa tidak ada yang lebih baik dari dirimu?…
“Benar, “ jawab orang tersebut, sambil masuk ke mesjid.

Nabi Muhammad lalu berkata kepada sahabatnya,

”Kelak akan muncul kaum dari keturunan orang tersebut. Bacaan al-Quran kamu tidak ada nilainya dibandingkan bacaan mereka,  dan sholat kamu tidak ada nilainya dibandingkan sholat mereka, dan puasa kamu tidak ada artinya dibandingkan puasa mereka.
Mereka membaca al-Quran sehingga kamu akan menyangka bahwasanya al-Quran itu milik mereka saja, padahal sebenarnya al-Quran itu akan melaknat mereka.
Umatku akan menderita di tangan mereka. Merekalah seburuk-buruknya manusia.
Jika aku hidup saat itu, aku akan bangkit melawan mereka”
(Shahih Bukhari Muslim).

Jadi, manusia paling buruk dimuka bumi, menurut Nabi Muhammad saw, ternyata bukanlah kaum pagan, atau kaum musyrik, atau kaum penyembah berhala atau ateis.
Ternyata manusia yang paling buruk menurut Nabi, adalah mereka yang justru menjadi ahli ibadah, ahli sujud, ahli al-Quran dan ahli puasa tetapi merasa paling baik dan merasa paling benar dlm menjalankan syariah Islam.

Mereka menganggap sholat kita tidak sebanding dengan sholat mereka,
Puasa kita dipandang tidak ada apa-apanya dibandingkan puasa mereka .
Tetapi saat bersamaan , mereka mengkafirkan siapapun yang tidak sependapat dan tidak segolongan dengan mereka.
Selain itu, mereka berani menumpahkan darah siapapun yang beroposisi atau bertentangan dengan mereka.

Maka jika Anda melihat orang berjidat hitam karena banyak sujud, maka Anda jangan kagum terlebih dahulu.
Perhatikan, apakah dia mudah mengkafirkan orang lain atau merasa kelompoknya yg paling baik dan paling nyunah ?

Ternyata , kaum khawarij ini sudah ada sejak jaman nabi , namun mereka belum bergerak secara fisik untuk bertindak kasar .
Mereka hanya menyalahkan yang lain dan sombong saja atau masih secara verbal saja .
Tetapi mereka mulai bertindak kasar saat Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah .

Mereka berani menentang tidak hanya secara verbal tapi sudah main fisik dan berani menumpahkan darah pada siapa saja yang menentangnya .
Bahkan khalifah Ali pun , akhirnya dibunuh dengan pedang saat subuh oleh seorang khawarij yang dikenal dengan nawa Ibnu Muljam .

Dari Abu Sa’id Radhiyallahu anhu bahwasanya ketika beliau ditanya tentang al-Haruriyyah, beliau menjawab, “Aku tidak tahu apa al-Haruriyyah itu? Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَخْرُجُ فِـي هَذِهِ اْلأمَّةِ -وَلَمْ يَقُلْ مِنْهَا- قَوْمٌ تَحْقِرُونَ صَلاَتَكُمْ مَعَ صَلاَتِهِمْ، يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَـاوِزُ حُلُوقَهُمْ أَوْحَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهْمِ مِنَ الرَّمِيَّةِ.

Akan keluar di dalam umat ini -beliau tidak mengatakan di antaranya- suatu kaum yang kalian menganggap remeh shalat kalian dibandingkan shalat mereka, mereka membaca al-Qur-an namun tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang keluar dari busurnya.” [HR. Al-Bukhari].

Al-Imam al-Bukhari rahimahullah berkata, “Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anhuma menganggap mereka sebagai makhluk Allah yang paling jelek, dan beliau berkata, ‘Sesungguhnya mereka mengambil ayat yang turun untuk orang-orang kafir, lalu menjadikannya untuk orang-orang yang beriman.’”

Jadi hati-hati saja dengan kaum ini , mereka gemar menggunakan simbol-simbol agama dan merasa paling benar . Mereka menyukai kekerasan baik verbal maupun fisik .

image

Banyak orang yang suka dan tertipu dengan golongan ini sehingga mereka bergabung atau merasa menjadi bagian mereka .
Jadi jauhi paham mereka yang suka menyalahkan amalan-amalan golongan lain , suka membid’ah-bid’ahkan , suka mengkafir-kafirkan dan gampang menyebut saudara seimannya dengan sebutan munafik .

image

Di negara kita , mereka saat ini hanya bermain verbal saja , tapi nanti saat jumlah mereka banyak dan punya senjata , bukan tidak mungkin akan terjadi seperti di Irak , Suriah , Libya yang semuanya adalah pemberontak yang melawan pemerintah yang sah untuk merebut kekuasaan .
Jadi kalau ada orang yang gemar mencaci pemerintah , menghujat kelompok lain , bisa jadi mereka adalah bibit-bibit khawarij .
Karena dalam ajaran islam sudah jelas bahwa kita harus mentaati pemimpin , kecuali pemimpin tersebut memerintahkan untuk berbuat maksiat .

Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ

Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (QS. An Nisa’ [4]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّوَجَلَّ , وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكَ عَبْدٌ

“Saya memberi wasiat kepada kalian agar tetap bertaqwa kepada Allah ‘azza wa jalla, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memerintah kalian seorang hamba sahaya (budak)”. (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih).

image

Bahkan nabi besar pernah bersabda , agar memerangi kaum khawarij ini .
Nabi juga menjelaskan bahwa dalam memerangi mereka terdapat pahala dan ganjaran bagi orang yang membunuh mereka. Hal ini merupakan dalil kesesatannya kelompok ini dan jauhnya mereka dari Islam, juga bahayanya yang besar terhadap umat ini disebabkan fitnah dan kekacauan yang ditimbulkan oleh mereka.

Dijelaskan dalam ash-Shahiihain, dari ‘Ali Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

سَيَخْرُجُ قَوْمٌ فِـي آخِرِ الزَّمَانِ، أَحْدَاثُ اْلأَسْنَانِ، سُفَهَاءُ اْلأَحْلاَمِ، يَقُولُونَ مِنْ خَيْرِ قَوْلِ الْبَرِيَّةِ، لاَ يُجَـاوِزُ إِيْمَانُهُمْ حَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّيْنِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ، فَأَيْنَمَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاقْتُلُوهُمْ، فَإِنَّ فِي قَتْلِهِمْ أَجْرًا لِمَنْ قَتَلَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

Akan keluar satu kaum di akhir zaman, (mereka) adalah orang-orang yang masih muda, akal mereka bodoh, mereka berkata dengan sebaik-baiknya perkataan manusia, keimanan mereka tidak melewati kerongkongan, mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang keluar dari busurnya, di mana saja kalian menjumpai mereka, maka (perangilah) bunuhlah, karena sesungguhnya dalam memerangi mereka terdapat pahala di hari Kiamat bagi siapa saja yang membunuh mereka.’”

Semoga bermanfaat ,
Wassallamu’allaikum…
Library : dari berbagai sumber

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s