Cara Membuat Minuman Kesukaan Nabi

image

Masshar2000.Com  –  Bagi yang suka membuat minuman sendiri  , Yuk buat minuman kesukaan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam , namanya Nabidz (rendaman sari buah).

Kamu bisa dengan mudah membuatnya , apalagi kalau pas lagi bulan puasa , tentunya akan bisa melengkapi menu buka puasa kamu .

Sebelumnya , siapkan dulu bahan-bahannya :

1. Bahannya bisa dari Kurma atau Kismis/anggur kering. (ceritanya lagi memanfaatkan oleh-oleh orang naik haji nih)

Dari Aisyah Radhiyallahu anha menuturkan.
.
كَانَ أَحَبُّ الشَّرَابِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحُلْوَ الْبَارِدَ .
” Minuman yang paling disukai Rasulullah ialah yang dingin dan manis “. [HR Ahmad 6/38 dan 40, At Tirmidzi dalam Al Jami’ (1896)]

– Caranya : Ambil segenggam kurma bisa 3 butir (sesuai selera mau manis tentu kurmanya dibanyakin) lalu tuangkan air (banyaknya air sesuai selera kalau ingin manis ya airnya setengah gelas saja).
Kalau kita buatnya dipagi hari bisa diminum disore hari atau sebaliknya direndam di sore hari diminum di pagi hari. Ingat harus dalam keadaan tertutup rapat.
Atau kamu bisa memasukkannya ke dalam kulkas , walaupun nanti rasanya agak beda dan lebih enak yang alami .

Dalilnya :
Dari Aisyah dia berkata,
Kami membuat minuman untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam bejana minum; kami ambil segenggam kurma atau kismis dan memasukkannya ke dalam bejana tersebut kemudian menuangkan air ke dalamnya. Kami membuatnya di waktu pagi lalu beliau meminumnya di waktu sore, dan jika kami membuatnya di sore hari beliau meminumnya di waktu pagi.” [HR. Ibnu Majah No. 3389 Dishahihkan oleh Al Albani]
.
Dan dalam sebuah riwayat:
Tutuplah bejana, ikatlah kantung air. Sesungguhnya dalam satu tahun terdapat satu malam yang turun pada malam itu wabah penyakit. Tidaklah wabah itu melewati bejana yang tidak ditutup atau wadah air yang tidak diikat, melainkan wabah itu akan turun padanya”.[HR. Muslim no.3758]

2. Tidak boleh diminum lebih dari 3 hari karena sudah menjadi minuman memabukkan.

Dalilnya :
Dari Ibnu Abbas dia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasa dibuatkan perasan zabib (buah kismis), kemudian beliau meminumnya pada hari itu, esok hari dan lusa sampai sore di hari ketiga. Kemudian beliau menyuruh untuk membuangnya atau menumpahkannya.” [Shahih, HR. Muslim No.3471]

Ternyata minuman kesukaan Rasulullah saw itu biasa disebut Nabidz atau naqi’ atau air rendaman kurma dan biasanya minuman ini menjadi sajian ketika diadakannya pesta pernikahan.

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Abu Usaid As Sa’idi pernah mengundang Nabi SAW di hari pernikahannya, sementara istri Abu Usaid juga lah yang melayani mereka (para undangan) padahal ia sebagai pengantin (mempelai wanita). Isteri Abu Usaid berkata, “Apakah kalian mengetahui apa yang aku tuangkan kepada Rasulullah SAW?” “Aku tuangkan kepada beliau (minuman) dari rendaman kurma semalam di dalam kuali.” (H.R. Bukhari)

Dari riwayat lain juga diceritakan bahwa dari Abdullah bin Mas’ud ra bahwa ia pernah bersama Rasulullah SAW pada malam gelap gulita, lalu Nabi SAW bersabda kepadaku: “Wahai Abdullah, apakah engkau memiliki air?” ia menjawab; Aku membawa nabidz dalam kantong kulit. Lalu beliau meminta: “Tuangkan untukku.” Beliau pun berwudhu. Lalu Nabi SAW bersabda; “Wahai Abdullah bin Mas’ud, ini dapat diminum dan mensucikan.” (H.R. Ahmad)

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s