Menghitung Jumlah Massa 212 di Monas , Ternyata Jauh dari Klaim 7 juta

image

Masshar2000.Com – Reuni 212 sudah berakhir dengan damai dan dihadiri ratusan ribu atau bahkan mungkin jutaan orang .

Namun ada yang masih menarik untuk dibahas dan diperbincangkan , apalagi kalau bukan jumlah massa yang datang di Area Monas itu .

Mulanya, massa Reuni 212 berkumpul di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Namun, area itu sudah tak mampu menampung seluruh massa yang hadir. Mereka meluber hingga memadati kawasan Thamrin.

Selain memadati jalan Thamrin, massa juga berkumpul di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ada di Thamrin.

Menurut keterangan dari Ketua Panitia Reuni 212, ustaz Bernard Abdul Jabbar, massa yang hadir mencapai 8-10 juta orang , bahkan capres Prabowo yang menjadi tamu kehormatan menyebut angka 11 juta orang .

Menurut informasi dari media yang menggunakan drone, itu hampir sekitar 8-10 juta yang hadir,” sebut ustaz Bernard selaku panitia , seperti yang dilansir di tribunnews.com (03/12/18).

Benarkah massa sampai jutaan orang bahkan 11 juta orang ?

Seorang mahasiswa doktoral asal Indonesia yang kuliah di Universitas Oxford, Inggris, Muhammad Firmansyah Kasim menawarkan cara untuk mengecek kebenaran ‘jumlah massa’ menurut perhitungan matematis.

Awalnya, Firmansyah menghitung luasan jalan Monas, Tugu Tani hingga Jalan Thamrin. Menurutnya, jika per meter persegi (1 x 1) bisa menampung 3 orang, maka jumlah keseluruhan massa mencapai 757.840 orang . Sementara jika hanya mampu menampung 2 orang saja, massa diperkirakan mencapai 505.227, seperti yang dilansir di bbc.com (03/12/18).

image

Di samping itu, kita juga bisa mengecek kebenaran ‘jumlah massa Reuni 212’ melalui jumlah transportasi.
Jika per bus bisa menampung 40 orang, maka 10 juta orang membutuhkan 250.000 bus. Satu bus kita perkirakan memiliki panjang 12 meter, maka 250.000 panjangnya mencapai 3.000 km tanpa celah sedikitpun ,  seperti yang dilansir di bbc.com (03/12/18).

Artinya, kalau kendaraan massa diparkir secara memanjang dan saling berdempetan tanpa celah maka panjangnya mencapai 3.000 km , kira-kira sampai negara mana ya , padahal jalan Anyer sampai Panurukan saja hanya 1100 km , atau dari Solo-Jakarta , menurut jalur kereta api sekitar 600 km , maka bis tersebut dijejer 5 kekanan dan antri sepanjang Solo-Jakarta . Bayangkan betapa penuhnya jalan-jalan raya .

Atau begini , penduduk Jakarta dengan luas 661 km persegi di huni sekitar 10 juta penduduk dan itu sudah sangat macet sekali .
Bandingkan dengan luas monas yang tidak sampai 1 km persegi .

Kalau seluruh bagian lapangan Monas (Monumen Nasional) Jakarta dipenuhi manusia pengunjuk rasa, yang meluber sampai ke Jalan Medan Merdeka Utara-Timur-Selatan-Barat dan ditambah area rumput dan pepohonan, lalu tiba-tiba Anda ditanya, kira-kira berapa perkiraan jumlah massa yang hadir ketika itu, mungkin sebagian orang akan gagap menjawabnya dan langsung menyebut jutaan . 

Mari menghitungnya secara faktual !

Memperkirakan kerumunan massa di sebuah titik itu ada “ilmu”-nya.
Dikutip dan disadur dari kompasiana , berikut langkah-langkahnya :

(1) Harus dibedakan antara massa bergerak (berjalan) dengan massa diam. Biasanya, kalau massa bergerak, jarak antara satu orang dengan orang lain di depan-belakangnya sekitar 1meter, sementara orang lain di samping kiri-kananya sekitar 0,75 -1 meter.
Tetapi kalau massa diam (tidak bergerak) rata-rata jarak antara satu orang dengan orang lain di depan-belakang-kiri-kananya sekitar 0,5 meter.

(2) Dipastikan berapa luas lokasi perkumpulan massa. Sebagai contoh, Taman Monas itu seluas 480 hektar, kalau digabung dengan Jalan Medan Merdeka Utara-Timur-Selatan-Barat.

(3) Perhitungkan jarak antara satu orang dengan orang lainnya di samping kanan-kiri dan muka-belakangnya, lalu dikalikan dengan luas lokasi kumpul massa.

image

Berdasarkan fakta, luas lapangan Monas sekitar 800m x 600m. Kalau dipenuhi massa yang diam (jarak antar satu orang dengan orang lain di samping kakan-kiri dan muka-belakangnya hanya satu meter), berarti jumlah massanya adalah 800 orang x 600 orang = 480.000 orang.
Itupun belum memperhitungkan ruang yang dipakai pedagang gerobak kaki lima, kendaraan mobil-motor yang parkir, gedung fasilitas di dalam monas seperti area taman , rumput , pohon, pagar, tiang listrik dll . Padahal area di sekitaran monas , setengahnya adalah area rumput atau taman yang tidak di injak orang .

Lain lagi kalau massanya bergerak (berjalan). Katakanlah ada massa yang berjalan memenuhi semua ruas di satu arah jalan Sudirman-Thamrin, dan bagian kepala/depan massanya di Monas dekat Gedung RRI, sementara ekornya ada di Jembatan Semanggi, menghitungnya sangat sederhana.

Panjang jalan Thamrin-Sudirman dari Semanggi sampai Monas sekitar 4 km, Lebar jalan Sudirman Thamrin sekitar 15 meter (3 lane di jalur cepat dan 2 lane di jalur lambat). Dengan asumsi jarak antara satu orang dengan orang lain di depan-belakangnya sekitar 1,5 meter, sementara jarak antara satu orang dengan orang lain di samping kiri-kananya sekitar 1 meter, hasilnya hanya sekitar 40.000 orang (4.000m dibagi 1,5 meter = 2.667 x 15 orang ke samping kiri-kanan = 40.005 orang ).

Karena itu, kalau ada klaim yang mengatakan jumlah massa yang hadir di Monas dalam rangka unjuk rasa sebanyak 7 atau 8 juta orang, pastilah itu bohong besar.
Sebab kapasitas normalnya hanya sekitar 480.000 orang. Bahkan kalau orang-orang yang hadir itu didempet-dempetin seperti ikan sarden sekalipun, lalu jumlah itu dikali dua, hasilnya maksimal 960.000 orang (2 x 480.000 orang), atau paling jauh: 1.000.000 (satu juta) orang.

Dan perhitungan itu sesuai dengan keterangan Kepala Unit Pengelola Kawasan Monumen Monas Nasional, Mundijirin ((Tempo.com Sabtu 1 Desember 2018), yang menegaskan kapasitas kawasan Monumen Nasional (Monas) mampu menampung 500 ribu orang. “Kalau semua space taman digunakan, jumlahnya bisa sampai satu juta orang. Kalau bagian kerasnya saja, 500 ribu”.

image
Kalau memakai denah ini , yang diblok adalah lokasi kepadatan massa , maka jumlahnya malah tidak sampai 1 juta orang

Masih belum jelas dan kurang percaya ?
Cobalah baca lagi dari atas dan pakai logika anda .
Jadi klaim 7 juta itu mungkin 700 ribu , atau yang bilang 11 juta itu mungkin 1,1 juta orang .
Padang Arafah aja yang luasnya 1200 hektar kapasitasnya hanya 3 juta orang itupun full tanah lapang  , masak monas yang luasnya hanya 480 hektar dan ada tamannya bisa menampung 7 juta orang ….

Anda lebih percaya mana, klaim ketua panitia atau logika hitungan matematika terkait jumlah massa Reuni 212 ?
Ya tentu saja dua-duanya hanya perkiraan saja  , kalau mau tahu jumlah pastinya tahun depan pakai nomor antrian saja pasti lebih tepat .

Jangan marah ya dengan data ini …

Iklan

3 tanggapan untuk “Menghitung Jumlah Massa 212 di Monas , Ternyata Jauh dari Klaim 7 juta”

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s