Indonesia Kuasai 51 Persen Freeport .. OPOSISI Nyinyir Kontrakan

image

Masshar2000.Com – Beberapa hari lalu , pemerintah RI resmi memiliki saham freeport sebesar 51% dan sudah dibayar lunas .

Tentu saja ini menggembirakan karena terakhir di era SBY , Indonesia hanya mendapatkan 9 %  saja .
Kini dengan mayoritas pemilik saham , Indonesia akan memegang kendali salah satu perusahaan penambang emas terbesar di dunia itu .

Mungkin ada yang menanyakan kenapa tidak menunggu 2021 saja , kan kontrak freeport akan berakhir dan kita bisa MENENDANG dan menguasai 100% tanpa harus membayar tebusan .

Saya jawab , jika anda orang awam seperti saya , pasti bisa dimaklumi karena pasti mengibaratkan freeport seperti orang ngontrak rumah , kalau kontraknya habis kita bisa menghentikan atau bahkan mengusirnya .
Tapi kalau anda orang berpendidikan tinggi terlebih duduk sebagai anggota dewan , maka kapasitas dan kredibilitas anda perlu dipertanyakan .

image
Komentar nyinyir tak berdasar dari anggota dewan partai oposisi , logika orang awam

Sudah jauh-jauh hari profesor Mahfud MD mengatakan , kontrak karya freeport itu ada undang-undangnya dan freeport bisa memperpanjang kapan pun mereka masih mau dan tidak bisa diputus begitu saja . Undang-undangnya ada dan kita tunduk pada undang-undang , bahkan mantan menteri ESDM yang kini bergabung ke kubu Prabowo , Sudirman Said lah yang dulu mengatakan ini .

image
Amien rais tidak percaya Jokowi bisa menguasai freeport
image
Mereka tidak percaya Jokowi bisa melakukannya

Silahkan baca dengan seksama penjelasan Prof Renald Kasali ini ,

Begini:
[1]. Freeport itu PT. Sedangkan alam itu tanah, emas dll. Tanahnya tetap dikuasai NKRI, dan dari dulu Indonesia dapat uang konsesi, pajak dll.
Itu adalah hak atas tanah yg dikuasai asing yg di dalamnya ada emas, perak dan tembaganya.

[2]. Yang namanya PT itu berbeda dengan tanah yang dijamin konstitusi. Di dalam PT itu ada :
✅ aset
✅ modal
✅ saham-saham
✅ R&D
✅ ada tim direksi
✅ expertise, brand
✅ technolog
✅ market channel dll. ✅ ada harta-harta kelihatan
✅ ada yg intangibles.

PT ini bukan milik kita. Itu dibawa asing ke tanah Indonesia dan kalau mereka diusir, pasti aset-asetnya itu diangkut semua keluar, dan kita pasti tak bisa olah emas dll. Itu dengan cara-cara konvensional.
Jadi kalau mau diambil, ya harus bayar kompensasinya. Kalau mau tanahnya saja, usir saja PT-nya, lalu bangun sendiri PT baru. Butuh 20-30 tahun dan sangat mahal untuk bisa membentuk itu semua.

[3]. Dulu pejabat-pejabat kita senang terima bagian besar buat dirinya sendiri atau kelompoknya, sehingga dikasih kecil buat Negara mereka oke saja.
Jokowi sebaliknya. Dia rela compang-camping dihina para mafioso yang berada di balik kuasa itu.
Dia bereskan dengan tenang untuk mendapat bagian dari PT-nya yang lebih besar dan fair, yaitu bayar yg menjadi hak orang lain dan sebaliknya mereka harus bayar lebih baik yang menjadi hak kita .

[4]. Ada yang bilang itu memang sudah saatnya beralih. Ya begini, sekarang semua orang bisa bilang sudah saatnya. Tetapi menentukan saatnya sebelum waktunya tiba itulah leadership.
Dan jangan lupa, ide itu murah karena tak berisiko apa-apa.
Tetapi implementasi itu mahal karena yang menjalankan akan babak belur.

Maka jangan heran pemimpin-pemimpin yang dulu selalu memundurkan action, karena kurang berani atau mereka kurang pandai bertempur, kurang gigih, dll.
Mereka selalu geser ke belakang begitu saatnya tiba di tangan leadership mereka.
Akibatnya saat Jokowi eksekusi, Jakarta selalu digoyang. Amerika marah besar bahkan sempat kirim pasukan yang merapat di Australia.

image

image

Namun Jokowi tidak takut , demi NKRI apapun dilakukan .
Termasuk blok Mahakam , blok Rokan yang berpuluh-puluh tahun dikuasai asing kini sudah kembali ke pangkuan ibu pertiwi .
Dan ujung-ujungnya Jokowi difitnah macam-macam oleh para mafia dan politikus yang punya kepentingan bahkan targetnya Jokowi harus turun paling lambat 2019 sudah harus ganti presiden . Mungkin mereka makin gerah , ruang lingkup atau celah korupsi ditutup Jokowi .

image

Mungkin anda masih ingat pernyataan Prabowo saat Jokowi bersikeras mau menguasai Freeport ” pemerintah jangan terlalu keras pada freeport ” .
Siapa yang sebenarnya antek asing ?
Mari dukung yang benar-benar memperjuangkan kerejahteraan rakyat Indonesia .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s