Kronologi Kerusuhan Rutan Solo , Ada Yang Teriak Takbir

image

Masshar2000.Com – Hari ini , kamis 10 januari 2019 , Rutan Surakarta dibuat gaduh oleh dua kelompok yang berbeda , bukan oleh dua kelompok napi tapi , justru napi bentrok dengan kelompok pengunjung .

Kronoloi kejadian adalah sekitar pukul 11.00 WIB bertempat di Rutan Kelas I Surakarta Jl. Brigjend Slamet Riyadi Kel. Kauman Kec. Pasar Kliwon Kota Surakarta .
Keributan terjadi antara Tahanan kelompok Laskar Umat Islam Solo (LUIS) dengan Napi Kriminal Biasa (Blok C1)

Tahanan kelompok Laskar :
a. Isan alias Abdullah Ihsan (33 th, kasus UU Darurat, Ekspirasi 2 Februari 2019)
b. Rahmad Sardiansyah (20 th, pasal 170 KUHP/Penganiayaan, Ekspirasi 28 Januari 2019)
c. Komari alias Komar (39 th, pasal 170 KUHP/Penganiayaan, Ekspirasi 16 Januari 2019)
d. Harnang Tedy T (40 th, pasal 170 KUHP/Penganiayaan, Ekspirasi 16 Januari 2019)
e. Geri Angger Raharjo (19 th, pasal 170 KUHP/Penganiayaan, Ekspirasi 28 Januari 2019)

Adapun tokoh Napi Kasus Kriminal antara lain :
a. Agus Ardiansyah als Bebek (30 tahun, Napi kasus 363 KUHP/Pencurian, putusan 30 hari dan ekspirasi1 Februari 2019)
b. Ucok Devran Devries (Napi kasus 363 KUHP/Pencurian, putusan 30 hari dan Ekspirasi 16 Januari 2019)
c. Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet (Kasus 170 KUHP/penganiayaan, putusan 5 bulan 15 hari dan Ekspirasi 12 Januari 2019)

Kronologis kejadian sbb :
1. Kejadian kericuhan bermula dari jam besuk tahanan, di mana pada pukul 10.00 WIB sekitar 20 orang  laskar tiba ke Rutan Kelas I Surakarta untuk membesuk tahanan dari kelompoknya .

2. Pada saat itu para pembesuk dari kelompok laskar dibagi per kelompok 5 orang dengan waktu sekitar 20 menit untuk menemui tahanan laskar di Aula Rutan. Kelompok I kunjungan berjalan dengan aman.

3. Sekitar pukul 10.55 pada saat kloter kedua dan pembesuk kelompok laskar hendak pulang, mereka meneriakkan takbir. Teriakan Takbir dari kelompok laskar dibalas suara “Guk-Guk” dari tahanan Blok C1 (Napi kriminal) kelompok Agus Ardiansyah als Bebek (Napi kasus 363 KUHP/Pencurian), Ucok Devran Devries (Napi kasus 363 KUHP/Pencurian) dan Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet (Kasus 170 KUHP/penganiayaan) yang sebelumnya pernah terjadi keributan antara kedua belah pihak .
Jika anda masih ingat , dua kelompok ini memang dulu pernah bentrok . Laskar yang melakukan razia tempat maksiat dilawan oleh mereka dan ujungnya mereka di penjara di dalam rutan yang sama .

image

Teriakan balasan dari napi tersebut membuat kelompok laskar emosi selanjutnya mendatangi Napi Blok C1.
Merasa didatangi , kelompok napi melempari mereka dengan batu kemudian dibalas , sehingga terjadi saling lempar batu .

4. Melihat kejadian tersebut, pembesuk dari kelompok laskar langsung disuruh keluar oleh pihak Pengamanan Rutan dan tahanan dari kelompok laskar juga dipindahkan ke Ruang Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan.
Sementara itu dari pihak Napi Kriminal biasa berusaha merangsek hingga menjebol pintu Blok C1 dengan Blok B.

image

5. Sekitar pukul 11.00 WIB 1 SST Dalmas Polresta Surakarta tiba di Rutan Klas I Surakarta dan langsung mengambil tindakan untuk menetralkan keadaan.

image

6. Pukul 11.35 WIB Wakapolresta Surakarta AKBP Andi Rifai didampingi Danramil 05/Pasar Kliwon Kapten Kurdi tiba di Rutan Klas I Surakarta selanjutnya menuju ke Blok B.

7. Pukul 11.50 WIB Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali Achwan tiba di Rutan Klas I Surakarta.

8. Pukul 13.10 sekitar 150 orang ikhwan laskar Islam mendatangi Rutan Klas I Surakarta meminta Iwan Walet dikeluarkan untuk dibunuh.
Namun jelas permintaan tersebut tidak di gubris petugas .

Wakil Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan massa yang mengatasnamakan salah satu ormas awalnya mencoba menerobos masuk rutan.
Situasi dapat dikendalikan oleh aparat keamanan gabungan Polres Surakarta, Brimob Detasemen C Polda Jateng, dengan bantuan pasukan TNI. Aparat keamanan bahkan membuat benteng di depan pintu masuk Rutan Kelas 1A Surakarta.

image

Ketua Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan keributan tersebut.

Kami berharap untuk pengamanan di rutan ditingkatkan karena sudah tiga kali kejadian yang sama,” kata Endro.

Endro berharap pengunjung maupun napi bisa merasakan kenyamanan sehingga tidak ada kejadian keributan di dalam rutan. Ia menjelaskan kejadian tersebut berawal 30 orang membesuk temannya.

View this post on Instagram

WASPADA NAPI BENTROK!!!! . Terjadi Kericuhan di Rutan Klas 1A Surakarta, 13 Napi Dipindah ke Lapas Semarang. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ . Kamis (10/1) Pagi, terjadi kericuhan di Rutan Klas 1A Surakarta atau Rutan Solo. Kejadian ini bermula saat pembesuk yang berjumlah 30 orang datang ke rutan untuk menjenguk salah-satu napi bernama ‘Ichsan’. . Namun pada saat berada di dalam rutan, pembesuk sempat terlibat adu mulut dengan narapidana lain. Setelah selesai bertemu Ichsan, para pembesuk yang tak terima datang kembali ke Rutan Solo dengan membawa massa yang lebih banyak dan memaksa masuk ke dalam rutan. . Kericuhan antara massa dan napi Rutan Solo pun tidak dapat dihindari. Setelah kondisi kembali kondusif, aparat kepolisian langsung menerjunkan 1 unit Mobil Baracuda dan Canon untuk berjaga-jaga dan memindahkan 13 orang napi ke Lapas Semarang. 🎦 by. @netyogya. . . from @netyogya . . Duuh kalo jenguk kerabat toh yoo jangan bikin rusuh… . Piye Lurrr menurutmu??? Monggo Kritik, Saran, lan Urun Rembug’e dikolom Komentar… . #rutansolo #bentrok #bentrokan #soloraya #solorayaactivity #solorayahitz #solorayahits #rutansurakarta #beritasoloraya #jelajahsolo #beritainaja #beritaviral #soloupdate #kabarsolo #solokota #solokotaku #kabarsoloraya #surakartakita #surakartahits #surakartasolo #polressurakarta #solorayahits #infosurakarta #kotasurakarta #solosurakarta #beritaviral #videoviral #infosoloraya #soloinfo #infosolo #infosurakarta #netyogya

A post shared by Surakarta – Kota Solo (@surakartakita) on

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s