Jokowi Memainkan Politik Sabun Cuci

image

Masshar2000.Com – Uniknya Jokowi dan tim adalah soal manuver , jika kubu Prabowo selalu menyerang dan kubu Jokowi bertahan seakan dua-duanya stagnan , maka Jokowi mulai bermanufer .

Sebuah manuver unik lagi cantik tampaknya sedang dimainkan oleh Presiden Jokowi di kubu pertahanan rival politiknya di Pilpres 2019.
Bukan Jokowi namanya kalau tak melakukan hal-hal unik diluar dugaan banyak orang dan kadang tak terprediksi apa maksud dan tujuan dibalik sebuah tindakan dan keputusan yang diambilnya

Seperti yang heboh diberitakan oleh banyak media, Presiden RI Joko Widodo secara mengejutkan membuat langkah unik dengan memborong sebanyak 100 ribu botol produk sabun cuci piring dan baju yang setara dengan nilai Rp 2 miliar saat melakoni kunjungan kerjanya ke daerah Garut, Jawa Barat pekan lalu.

Bahkan Eli Liawati, seorang pegiat UMKM yang produk sabun cucinya diborong Jokowi itu, mengaku terkaget-kaget dan masih seolah tak percaya menyadari bahwa produknya telah diborong oleh seorang presiden.
Tak tanggung-tanggung, Presiden Jokowi tak membeli hanya 10 atau 20 botol saja, melainkan dengan jumlah yang amat fantastis, yaitu 100 ribu botol sabun produknya Eli dengan harga satuan sabun cuci berisi satu liter sabun itu senilai Rp 20 ribu perbotol.
Alhasil, orderan Presiden Jokowi ini akan menggelontorkan uang sejumlah 2 miliar pada UMKM yang dikelola oleh Eli.

Lalu, apa makna sebenarnya dengan pembelian sabun cuci dengan jumlah fantastis itu oleh Jokowi ?

Sebagaimana dikutip dari http://www.cnnindonesia.com (21/1/2019), menurut Siti Zuhro, seorang Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), jelas ada “citra” yang hendak dibentuk di balik pembelian sabun cuci senilai Rp 2 miliar oleh Jokowi itu.

Apalagi, pembelian fantastis itu dilakukan di Jawa Barat, daerah dimana Jokowi butuh sesuatu untuk mendokrak elektabilitasnya di Provinsi yang bukan merupakan basis suaranya jelang Pilpres 2019 itu.
Mengingat pada Pilpres 2014 yang lalu, Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla, harus menyerah kalah telak di propinsi yang terletak di wilayah barat pulau Jawa tersebut.

Apalagi Jawa barat adalah provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia . Bayangin saja selisih Jokowi dan Prabowo di Jabar sendiri sebesar 5 juta suara . Jokowi hanya mampu mengantongi 40 persen suara dan Prabowo di angka 60 persen . Tentu saja tempat ini sangat menggiurkan untuk di garap pada pilpres tahun ini .

Selain itu, Jokowi juga berhasil “menggaet” hati kalangan UMKM dengan tak ragu memborong produk-produk mereka, sehingga elektabilitas calon petahana itu terdongkrak naik di kalangan masyarakat dan pelaku usaha kelas menengah ke bawah.

Kemudian makna lain yang hendak disampaikan oleh Jokowi lewat sabun cuci itu adalah, diprediksi Jokowi ingin menegaskan dirinya sebagai figur yang bersih dan anti korupsi dengan simbol sabun cuci yang memang tugasnya untuk “bersih-bersih” dan penghancur segala “noda

Dan terakhir, lewat sabun cuci ini pula Jokowi sukses “menggoda iman” para emak-emak yang selama ini dicitrakan dekat dengan pasangan rivalnya, terutama untuk mengganggu monopoli Sandiaga Uno yang selama ini telah mematenkan diri sebagai “idolanya para emak-emak “.

Beberapa lawan politik pun sempat kebakaran jenggot gara-gara manufer Jokowi ini .
Mereka lantas menanyakan darimana uang 2 milyar ini dan mencurigai Jokowi menghambur-hamburkan uang negara serta salah menggunakan uang negara untuk kampanye .

Hal itu lantas ditanggapi Ali Muchtar Ngabalin , dia mengaku heran dengan pihak-pihak yang mempermasalahkan sumber uang untuk membeli sabun bahkan hingga menyerang pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Bilang pada siapa saja yang ngomong deh. Masa sih presiden gak punya uang sampai Rp 2 miliar? Ah kayak kita gak tahu aja kelakuan DPR. Kan saya pernah di DPR,” ungkap ‎Ngabalin, Selasa (22/1/2019) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ngabalin menjelaskan sikap Jokowi memborong sabun merupakan bentuk dorongan kepada Eli Liawati, satu kelompok usaha di Garut yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama padawangi binaan Program Keluarga ‎Harapan (KUBE PHK).

“‎Itukan yang dimaksud agar bisa memberikan dorongan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam keluarga KUBE. Karena ibu itu ternyata mendapat cara membuat sabun dari browsing. Masa sih dengan cara begitu presiden memberikan motivasi jualan kok ujungnya nyerang pribadi,” tutur Ngabalin.

Kembali Ngabalin menegaskan uang Rp 2 miliar untuk memborong sabun adalah uang pribadi ‎Presiden Jokowi.

Sementara itu pemilik UMKM  Liliawati kaget bukan main. Dia bakal jadi orang kaya baru (OKB). Sabun cuci piring yang dia pamerkan dipesan Presiden Jokowi 100 ribu botol yang nilainya Rp2 miliar.

image

Kaget. Insya Allah sanggup (memenuhi pesanan Jokowi),” katanya.

Walau Lili belum menerima uang Rp2 miliar itu, sejumlah rencana sudah disiapkan. Selain akan digunakan mengembangkan usaha, dia juga berencana menunaikan umrah bersama orang tuanya.

Atas kepercayaan Presiden terhadap produknya itu, ia turut mendoakan mantan gubernur DKI itu. Liliawati mendoakan Jokowi mendapat dukungan masyarakat dan terpilih lagi jadi presiden. “Saya ucapkan terima kasih mudah-mudahan jadi presiden lagi,” katanya.

BACA JUGA :

Kubu Prabowo memaikan politik dagang buah

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s