Kampanye Prabowo di NTB , Kampanye Capres Rasa Pilkades

image

M2000.NTB – Mungkin Prabowo tidak sadar atau tidak mau tahu bahwa kemenangan Prabowo di NTB saat 2014 lalu , salah satunya adalah karena ada TGB yang saat itu menjadi gubenur dan sejumlah Tuan Guru dan ormas-ormas islam yang bersatu untuk memenangkan Prabowo .

Kini TGB mantan gubenur NTB dua periode itu sudah resmi mendukung Jokowi dan tentunya di ikuti oleh koleganya para Tuan Guru disana , dan termasuk adiknya TGB yang saat ini menjadi wakil gubenur NTB yang sudah bulat mendukung Jokowi sejak diumumkan kemenangannya pada pilkada serentak tahun 2018 lalu .
Sedangkan gubenurnya yang dari PKS justru netral dan tidak mau terlibat menjadi tim sukses Prabowo .

Nah , hal ini terbukti , ketika Prabowo menggelar kampanye di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (26/3/2019) yang bisa terbilang sepi jauh dari target .
Hal ini juga ditanggapi relawan pasangan Capres/Cawapres nomor urut 01.

Reaksi dari relawan Jokowi-KH Ma’ruf Amin tersebut lantaran kubu Prabowo-Sandi yang mengklaim jumlah massa yang hadir mencapai ratusan ribu orang seperti yang diberitakan sejumlah media di daerah itu.

Ketua Solidaritas Ulama Muda Jokowi (SAMAWI) NTB, TGH Abussulhi Khairi, LC menilai, kampanye Prabowo di lapangan Karang Pule Sekarbela Mataram menunjukan ketidakmampuan BPD Prabowo-Sandi mengorganisir massa yang hadir dengan kapasitas lapangan yang sempit dan akses jalan yang relatif kecil.

Semua orang Lombok tahu luas lapangan Karang Pule tersebut sangat kecil seukuran kampanye Pilpres,” TGH Abussulhi Khairi, Lc kepada Lombokita.com, Rabu (27/3/2019).

TGH Abussulhi Khairi mengatakan, lapangan Karang Pule dihitung diamaternya, kemudian dibagi untuk ukuran 1 orang berapa centimeter, itu akan ketemu kapasitas realnya berapa.
Lebih lanjut TGH Abussulhi Khairi mengatakan, akses masuk jalan menuju lapangan Karang Pule itu tidak selebar jalan umum lainnya.

“Jalannya kecil, tidak seperti jalan umum lainnya, hari-hari biasa aja ramai apalagi ada kampanye, jelas keliatan lebih ramai. Jadi kita sama sama taulah,” kata TGH Abussulhi Khairi.

Jika Prabowo mengukur perolehan suara dari massa kampanye itu sebesar 90% di NTB, TGH Abussulhi Khairi menganggap sangat tidak rasional dan masuk akal. Apalagi di NTB ini mayoritas Ormas mendukung JokowI-KH. Ma’ruf, tidak seperti Pilpres 2014 lalu.

Pak Prabowo lupa, di NTB ini ada efek TGH Turmudzi, TGB, RTGB dan mayoritas tuan guru lainnya. Mungkin kami bisa memberi saran, lain kali bikin kampanye di lokasi sekelas Gor Turide atau lapangan yang lebih besar dari lapangan Karang Pule,” tandas TGH Abussulhi Khairi.

Dengan kampanye di lapangan Karang Pule, TGH Abussulhi Khairi menganggap kampanye Pilpres serasa kampanye Pilkades.

Library : lombokkita.com

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s