Bagaimana Jika Jokowi Kalah ?

image

M2000.Jakarta – Pilpres 2019 bisa dikatakan sebagai pilpres terheboh dalam sejarah pemilu di Indonesia .
Bagaimana tidak , saat ini kita di hadapkan pada dua kubu yang sama kuat dan masing-masing punya basis massa yang militan .

Rakyat bersatu padu pada dua kelompok yang saling bersebrangan , mereka rela menjadi relawan tanpa dibayar bahkan tidak sedikit yang justru mengeluarkan biaya untuk calon pemimpinnya .

Tensi kedua kubu jelas sama-sama tinggi .
Kemudian muncul pertanyaan , bagaimana jika calonnya kalah ?

Jika Jokowi kalah

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan Jokowi jika tak menjabat sebagai presiden.
Untuk pak Jokowi pribadi , jelas tidak ada masalah ,
“Untuk pak jokowi pribadi? Gak jadi presiden mah santai: ngemong cucu & lanjutin bisnis meubel. Selama orang butuh kursi, meja, lemari, martabak & pisang goreng, bisnis pak Jokowi & kedua anaknya tetap berkembang,” jawab Budiman Sudjatmiko.

image

Diketahui, saat menjabat jadi presiden, Jokowi juga pernah menceritakan pengalamannya jadi pengusaha mebel.

Hal itu disampaikan Jokowi melalui Facebook Presiden Joko Widodo di tahun 2017.

Saya sudah 27 tahun jadi pengusaha meubel. Usaha saya sampai sekarang masih berjalan. Perusahaan saya mengekspor meubel ke Eropa, Amerika, lalu sekarang banyak juga ke Korea dan Jepang. Jadi saya tahu betul seluk-beluk berusaha.

image

Seperti yang saya ceritakan dalam acara Entrepreneurs Wanted! di Bandung siang tadi, saya tahu betul bagaimana susahnya cari modal usaha di awal-awal, kemudian keliling-keliling mencari pembeli, mengurus perizinan yang rumit, mengisi SPT pajak, mengurus karyawan, pegawai, dan mengurusi alat-alat produksi.

Tapi, terus terang, saya sedih tiga anak saya tak satu pun yang mau meneruskan usaha saya. Kurang apa? Pabriknya ada, alat-alat produksinya ada, karyawannya ada.

Yang bikin “shock”, waktu anak sulung saya Gibran datang: “Pak, saya mau jualan martabak”. Dalam hati saya, “Waduh, jualan martabak.”

Tapi kemudian apa yang terjadi? Saya terkejut, hanya dalam rentang waktu lima tahun saja “brand value” pabrik kayu yang saya bangun ternyata sudah kalah jauh dari “brand value” martabak milik Gibran. Merek usaha martabak Gibran nilainya lima kali lipat dari merek pabrik kayu saya.

Rupanya ini yang membedakan antara generasi tua dengan generasi muda saat ini. Generasi dahulu seperti saya lebih bangga jika memiliki aset besar, karyawan banyak, dan ekspor besar. Saat ini ada hal yang lebih besar nilainya yakni “brand value”.

Itulah sebabnya saya tidak kaget lagi ketika tiga bulan lalu, anak bungsu saya Kaesang, juga datang dan menyampaikan: “Pak, saya mau jualan pisang goreng.” Ya sudah,” tulis Jokowi di Facebooknya.

Jika Prabowo Kalah Lagi

Jika Prabowo kalah lagi , jelas ini yang bermasalah karena Prabowo sangat bernafsu ingin menjadi presiden.
Kalau kata pengamat , nafsu Prabowo untuk menjadi Presiden itu sudah di ubun-ubun , jadi bagaimanapun harus jadi presiden.

Maka tak heran pada pendukungnya yang tahu watak Prabowo akan terus berjuang mati-matian memperjuangkan Prabowo dan sangat militan. Bahkan beberapa diantaranya menghalalkan segala cara , seperti menebar fitnah door to door , jika Jokowi menang lagi maka adzan tidak akan lagi terdengar , bahkan terakhir secara terang-terangan mengatakan akan dilegalkannya LGBT dan pernikahan sejenis.

Ya mungkin jika memang Prabowo kalah lagi dia akan meneruskan bisnisnya yang asetnya bisa untuk 7 turunan itu sambil menikmati hobinya beternak kuda .

image

Tapi apa iya Prabowo bisa tenang seumur hidupnya jika ambisinya tidak pernah tercapai . Tentunya pertanyaan seperti itu hanya Prabowo yang bisa menjawab.

Dari penjelasan sederhana tadi , dapat di ambil kesimpulan sekaligus juga pertanyaan , sebenarnya ” Jokowi panik di ganti apa Prabowo panik gagal lagi ?”

Ngobrol disini !

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s