Khotbah Sholad Ied Diisi Orasi Politik , Jamaah Pergi Meninggalkan Lokasi

M2000.Bandung – Di hari yang fitri dan berbahagia ini seharusnya semua pihak yang sebelumnya bermusuhan mulai merajut tali silaturahmi , saling bermaaf-maafan , karena memang hari ini hari kemenangan umat islam .

Selagi kita masih dalam satu aqidah , kita itu saudara .Bahkan sayidina Ali pernah mengatakan ” Dia saudaramu yang bukan seiman adalah saudara dalam kemanusiaan ” . Kurang apalagi dalil-dalil tentang persaudaraan coba ?

Seperti yang baru saja terjadi di Bandung , Di hari kemenangan yang fitri ini, malah dirusak oleh Khotib sholat Ied yang malah berorasi politik di mimbar dengan menyerang pemerintah dengan menuduh KPU tidak jujur, pemilu curang, dan pemerintah bertanggung jawab atas korban tewas sebanyak 60 orang pada kerusuhan tanggal 22 Mei.

Dan yang paling luar biasa, pak Khotib ini mengatakan “jika 100 juta rakyat Indonesia yang merasa terzholimi berdoa, maka Allah PASTI akan menurunkan adzab bagi pemimpin yang tidak adil ini”. Luar biasa. Ustadz kok menebar kebencian begini.

Dan akhirnya , banyak jamaah yang langsung berdiri meninggalkan mesjid Istiqomah Jl. Citarum Bandung sebelum “orasi politik” Khotib selesai. Astagfirullah.

Bukan sekali ini saja DKM Mesjid Istiqomah Bandung mengundang tokoh2 yang secara terang2an memberi ceramah yang memprovokasi, partisan dan menjelek-jelekkan pemerintah yang sah.

Sebagai informasi saja , mesjid ini didirikan di atas tanah milik Pemda. Sudah seharusnya Pemda melakukan evaluasi terhadap mesjid yg jadi sarang pendakwah-pendakwah radikal, provokator dan anti-pemerintah yang sah.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil harus segera mengambil tindakan tegas terhadap DKM mesjid ini dan juga membekukan Ormas Radikal yang seringkali memprovokasi dan memecah belah masyarakat. Apalagi di hari Fitri seperti sekarang ini.

Kalau dilihat lebih jauh lagi kebelakang , apa masih kurang panjang waktu kampanye nya . 8 bulan bukanlah waktu yang pendek untuk menyerang pemerintah bagi kubu oposisi . Sewaktu di himbau pemerintah agar tidak menggunakan masjid sebagai ajang kampanye politik praktis saja , mereka tidak mengindahkannya , masih tetap nekad . Dan kini waktu kampanye habis , pilpres juga sudah selesai di gelar , pemenangnya pun juga sudah ada , mau apalagi ?

Hai oknum-oknum penceramah yang di atas mimbar , kenapa kalian masih saja memprovokasi dan memecah belah umat , apa kalian tidak ingin umat bersatu . Apa kalian tidak ingin negri ini damai . Sehari di hari yang kita agung-agungkan saja kalian tidak mau menghormatinya . Sudah kehabisan kata buat kalian-kalian ini .

Oya , kadang saya berpikir mungkin mereka menganggap Jokowi dholim itu karena Jokowi menghilangkan ” tradisi macet mudik ” yang sudah berpuluh-puluh tahun kita temui .

Terakhir ijinkan admin Masshar2000.com mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum , minal aidzin wal faidzin , mohon maaf lahir dan batin . Mungkin tulisan-tulisan kami selama ini dianggap menyerang kelompok lain secara terstruktur , sistematis dan masif , percayalah itu hanya faktor kebetulan dan hiburan semata .

Jaga persatuan umat , Jaga NKRI Kita

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s