Kisah Anjing dan Ulama

Masshar2000.com – Apakah binatang seperti anjing wajib dimusuhi bahkan dibunuh ?

Tulisan ini mungkin akan menyadarkan anda bahwa tidak semua yang dianggap buruk perlu dimusuhi termasuk anjing .

Dulu , waktu kecil , ditempat penulis atau dikampung sebelah yang terkenal agamis sangat memusuhi binatang berkaki empat ini , warganya tidak ada yang memelihara anjing , bahkan kalau ada anjing di daerah ini ujung-ujungnya dibunuh .

Waktu itu saya maklum , karena mungkin bagi mereka anjing adalah binatang yang layak dibunuh karena membawa kotoran atau najis , lagian juga bukan kampung saya kog . Oya dulu dirumah saya ada satu anjing untuk menjaga rumah , seminggu atau setidaknya sebulan sekali ayah saya memandikannya , dishampoin , pokoknya selalu bersih deh .

Kalau ada yang bilang saya dan keluarga saya tidak sholat , anda salah . Kami sekeluarga sholat dan anjing itu tidak pernah mengganggu kami atau mengotori rumah kami . Bahkan dulu waktu anjing putih saya kakinya pincang dan tidak bisa jalan karena digebuk atau ditabrak orang saya gak tahu pasti , saya selalu berdoa sehabis sholat agar anjing saya diberi kesembuhan . Bahkan saat anjing kami yang kecil mati ketabrak mobil dan mobilnya langsung bablas dan tidak bertanggung jawab , saya ingat bagaimana marahnya ayah saya waktu itu , sampai beliau bilang ” kalau aku tahu itu yang nabrak , aku pecahin itu kaca mobilnya ” .

Gak tahu kenapa waktu itu kami sangat menyayangi anjing , bahkan saat kami lari-lari saja , anjing itu suka ikutan . Oya waktu itu disekitar kampung saya memang masih banyak yang suka makan daging anjing .

Entah kenapa lambat laun setelah mendengar bahwa cara membunuhnya dengan cara dipukul kepalanya , kami jadi kasihan sama anjing-anjing naas itu dan lama-kelamaan kita jadi tidak mau memelihara anjing . Mungkin berawal dari rasa kasihan mereka dibunuh dengan cara kasar , kita mulai tidak memelihara anjing lagi . Menurutku seekor anjing juga layak hidup dan tidak boleh dibunuh tanpa alasan yang jelas . Mereka juga pantas hidup karena memang mereka diciptakan untuk hidup .

Nah ngomong-ngomong soal anjing , berikut ada kisah menarik yang nanti bisa anda ambil hikmahnya dari cerita ini .

” Suatu malam, Abu Yazid Al-Busthomi sedang berjalan sendirian. Lantas ia melihat seekor anjing berjalan ke arahnya. Anjing itu cuek saja jalan, tidak menghiraukannya. Namun ketika jarak anjing itu makin dekat dan akan berpapasan dengannya, Al-Busthomi mengangkat gamisnya, khawatir tersentuh anjing yang najis itu.

Spontan anjing itu berhenti dan memandangnya. Entah bagaimana Abu Yazid seperti mendengar anjing itu berkata padanya, “Tubuhku kering dan tidak akan menyebabkan najis padamu. Bila pun engkau merasa terkena najis, engkau tinggal basuh 7x dengan air dan tanah, maka najis di tubuhmu itu akan hilang. Namun jika engkau mengangkat gamismu karena menganggap dirimu yang berbaju badan manusia lebih mulia, dan menganggap diriku yg berbadan anjing ini najis dan hina, maka najis yang menempel di hatimu itu tidak akan bersih walau kau basuh dengan 7 samudera”.

Abu Yazid tersentak dan minta maaf. Lalu sebagai permohonan maafnya dia mengajak anjing itu untuk bersahabat dan berjalan bersama. Tapi si anjing itu menolaknya.

“Engkau tidak pantas berjalan denganku. Mereka yg memuliakanmu akan mencemoohmu dan melempari aku dengan batu. Aku tidak tahu mengapa orang-orang menganggapku begitu hina, padahal aku berserah diri pada Sang Pencipta wujud ini. Lihatlah, aku juga tidak menyimpan dan membawa sepotong tulang pun, sedangkan engkau masih menyimpan sekarung gandum.

Lalu anjing itu pun berjalan meninggalkan Abu Yazid. Abu Yazid masih terdiam, “Duh Gusti, untuk berjalan dengan seekor anjing ciptaan-MU saja aku tak pantas. Bagaimana aku merasa pantas berjalan dengan-MU, ampuni aku dan sucikan hatiku dr najis, Ya Allah.”

Jika anda belum pernah mendengar kisah Ashabul Kahfi yang tidur selama 300 tahun dan dijaga anjing , mungkin anda akan sangat membenci binatang yang anda sebut binatang haram bin najis ini .

Anda boleh tidak suka dengan anjing , tapi jangan membencinya , memusuhinya bahkan membunuhnya dengan alasan yang tidak jelas . Ingat anjing juga makluk ciptaannya yang punya hak hidup …yang bermasalah itu najisnya bukan anjingnya .

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s