Dua TNI Dicopot dari Jabatan karena Istri Sebar Berita Hoax Penusukan Wiranto

KASAD Jendral TNI Andika Perkasa di RSPAD Gatot Subroto usai menjenguk seniornya Wiranto dan mengumumkan pencopotan anggotanya

M2000.Jakarta – Setidaknya dua anggota TNI aktif dicopot dari jabatannya terkait penusukan menkopolhukam Wiranto yang juga mantan Panglima TNI di era Suharto ini.

Bukan karena masalah disiplin , tapi karena kelakuan istri mereka yang kebablasan bermain medsos .
Kedua istri TNI ini kedapatan memposting berita hoax dan tidak simpatik kepada Wiranto terkait kasus penusukan oleh dua orang yang ditengarai sebagai anggota JAD .

Seperti diberitakan , anggota Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) Lanud Muljono Surabaya, Peltu YNS dicopot dan ditahan karena istrinya mengunggah opini negatif terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma Fajar Adriyanto mengatakan, Peltu YNS mendapat teguran keras, dicopot dari jabatan dan ditahan dalam rangka penyidikan oleh Pomau karena melanggar UU Nomor 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer.

“Dalam urusan politik, posisi prajurit TNI AU dan keluarganya (KBT/Keluarga Besar Tentara) sudah jelas, netral. Oleh karena itu, KBT dilarang berkomentar, termasuk di media sosial yang berdampak pendiskreditan pemerintah maupun simbol-simbol negara. KBT yang kedapatan melanggar, dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” katanya saat dihubungi iNews.id, Jumat (11/10/2019).

Dia mengatakan, FS, istri dari Peltu YNS anggota Satpomau Lanud Muljono Surabaya telah menyebarkan opini negatif terhadap pemerintah dan simbol negara dengan mengunggah komentar yang mengandung fitnah, tidak sopan, dan penuh kebencian kepada Menko Polhukam Wiranto yang terluka karena serangan senjata tajam di media sosial Facebook.

FS sudah dilaporkan ke Polres Sidoarjo karena melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) Pasal Penyebaran Kebencian dan Berita Bohong.

Sementara Dandim Kendari kolonel Hendi Suhendi dicopot dan Ditahan karena Istri Posting Konten Negatif tentang Penusukan Wiranto di akun facebook pribadinya .
KASAD Andika Perkasa yang mendengar berita tersebut dengan tegas mencopot anggota dan jajarannya yang terindikasi mengeluarkan kata-kata atau ujaran kebencian kepada pemerintah karena jelas SOP nya , keluarga besar TNI harus netral terhadap politik , apalagi ujaran kebencian kepada pemerintah .

“Sehubungan dengan beredarnya posting-an di sosial media menyangkut insiden yang dialami oleh Menko Polhukam, maka Angkatan Darat telah mengambil keputusan. Pertama, kepada individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI AD, yang pertama berinisial IPDN, dan yang kedua adalah LZ,” kata Andika di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).

Selain itu Dandim yang dicopot juga ditahan dan mendapat hukuman disiplin militer .
Ini jelas memberi angin segar kepada pemerintah yang selama ini dirasa kurang tegas dalam menangani kasus radikalisme karena makin banyak ujaran kebencian yang dilakukan di medsos untuk memprovokasi.

Iklan

gunakan suaramu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s